Langsung ke konten utama

Jangan Takut Gagal Selama Masih Bisa Mencoba 3


548635_426628287395234_1522014175_n_large

Banyak yang menyayangkan pilihan saya untuk tidak mengajar. Idealisme mungkin adalah sesuatu yang sangat saya pegang teguh. Idealisme tentang hidup hanya sekali, nikmatilah, lakukan apa yang kamu suka. Saya suka menulis. Itu saja. Masalah mencari uang saya berdagang karena itu tidak membuat saya terikat dengan jam kerja. Kapan saja saya mau saya bisa menulis dan berdagang. Bahkan melakukan keduanya dalam satu waktu.

Ketika melihat kembali pada keluarga yang telah membuat saya ada seperti sekarang ini, saya tidak pernah menyesal mendapati ayah yang menjadi ayah saya adalah laki-laki yang itu, ibu yang menjadi ibu saya adalah perempuan yang itu. Tak pernah lagi saya ingin menyesali apa yang saya miliki. Meskipun banyak orang lain yang mengatakan saya berasal dari keluarga yang tidak baik. Pilihan saya untuk tidak berkumpul bersama keluarga adalah sesuatu yang buruk, menurut mereka. Saya tidak berkumpul bersama keluarga saya selain karena saya ingin hidup mandiri adalah karena keluarga saya tidak berada di Pontianak. Sedangkan saya butuh berada di Pontianak untuk melanjutkan usaha bisnis saya. Bukan berarti saya tak menginginkan keluarga saya lagi bukan? Pandangan sempit seperti itu juga bisa saya dengar dari kalimat orang-orang yang merasa keluarganya 'normal'.

Tumblr_mas1y74pih1rbcqgeo1_500_large_c3_b8_large

Tak ada yang namanya keluarga normal jika keluarga tersebut harus sempurna. Setiap keluarga punya masalahnya sendiri.

Keluarga yang saya miliki sekarang adalah keluarga terbaik yang tercipta untuk saya. Bayangkan, ibu saya memberikan kepercayaan sepenuhnya bagi saya untuk memilih jalan kehidupan yang saya inginkan. Tidak pernah sekali pun beliau meminta saya menjadi ini atau itu. Kepercayaan penuh yang diberikan membuat saya berani untuk mengambil keputusan yang paling berisiko. Karena saya percaya, ibu saya selalu ada untuk membantu saya jika saya jatuh.

Hingga hari ini saya terus mencoba banyak hal untuk membangun bisnis saya. Beberapa kali gagal. Tapi saya tak pernah takut untuk mencoba lagi, selama saya tidak mati, berarti saya masih cukup kuat untuk bangkit dan mencoba terus. Saat ini kedua orang tua saya masih ada, saya tak ingin gagal ketika usia saya menua dan orang tua saya sudah tak ada. Inilah saat yang paling tepat bagi saya untuk terus mencoba. Mengembangkan apa yang bisa dikembangkan. Mempelajari apa yang bisa dipelajari.

527562_426627427395320_647289599_n_large

Banyak di antara teman-teman saya yang tak mendapatkan kebebasan untuk memilih sendiri jalan kehidupannya. Kecuali Boysandi. Dia sama dengan saya, ibunya tak pernah menuntut dia harus menjadi apa. Kami berdua sangat beruntung, memilih apa yang kami inginkan dalam kehidupan kami tanpa paksaan dari keluarga. Tapi setiap pilihan pasti harus bisa dipertanggungjawabkan dan semua ketidakberhasilan adalah proses untuk belajar. Itu yang selama ini saya percaya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs