Langsung ke konten utama

Jangan Takut Gagal Selama Masih Bisa Mencoba 2


417503_389942914394114_980650442_n_large

Beberapa tahun belakangan ini memang saya mengambil langkah yang risikonya lebih besar. Banyak dagangan yang telah saya coba. Banyak yang rugi. Banyak uang yang melayang. Tapi saya tidak beranggapan saya tidak cocok berdagang dan memutuskan berhenti. Anggapan uang tersebut melayang sia-sia juga tak pernah terlintas di kepala. Buat saya sendiri, rugi itu hanyalah kata lain dari pembelajaran dalam berdagang. Kita tidak akan pernah tahu cara mengatasi masalah kalo tidak berhadapan dengan masalah itu sendiri bukan?

Image_large

Banyak yang mengatakan mengapa tidak jadi guru saja? Toh pendidikan saya memang di fakultas keguruan. Saya pikir sejak awal saya masuk fakultas tersebut saya saya memiliki kelemahan dalam bahasa Indonesia tetapi saya sangat menyukainya. Sangat. Saya hanya ingin belajar. Belajar menulis lebih baik dari waktu ke waktu. Sampai sekarang pun masih terus belajar. Saya tidak pernah ingin menjadi pengajar, selalu ingin menjadi pelajar, menyerap ilmu sebanyak-banyaknya.


534217_505267112836347_1539904982_n_large

Setiap hal saya coba meskipun gagal, saya akan mencoba sesuatu yang lain lagi, gagal lagi, hingga akhirnya benar-benar menemukan sesuatu yang bisa saya jalankan. Tak pernah terbayangkan dalam kepala saya sendiri jika saya menerima penilaian banyak orang dengan prinsip kenyamanan. Tak sedikit yang menyayangkan saya melepaskan kesempatan untuk mengajar di sekolah dan peluang untuk menjadi PNS.

Lagi-lagi ya?

580339_273512639432585_1321546810_n_large


Saya bukanlah orang sehebat itu untuk mau bangun pagi, mengenakan seragam, Senin hingga Sabtu berada di kelas dan mengajarkan bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia saya sendiri saja masih belum sempurna. Bagaimana ceritanya saya mengajar?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs