Langsung ke konten utama

Pernikahan: Ini Bukanlah Sebuah Akhir, Ini Baru Dimulai



Biasanya apabila kita menonton film, banyak cerita diakhiri dengan 'happy ending' yang mempersatukan dua insan, baik itu dalam pernikahan atau tidak. Untuk kisah cinta yang diakhiri dengan pernikahan itu seperti 'fairytale' bahkan dalam disney kita sering menemukan dongeng yang ditutup dengan kalimat: 'Akhirnya mereka pun menikah dan hidup bahagia selama-lamanya.'

Banyak yang bilang kami mirip, mirip nggak sih?

Apakah memang kebahagiaan harus diukur dengan sebuah pernikahan baru benar-benar lengkap?

Sebenarnya tadi pengen menyampaikan sesuatu buat kedua pengantin yang memang teman saya semasa SMA. Tidak banyak sebenarnya. Hanya butuh tak lebih dari lima menit. Sayangnya, saya masih saja seperti dulu. Pemalu untuk tampil di muka umum. Makanya saya lebih berani menjadi penyiar radio dibandingkan dengan pembawa acara televisi. *memangnya ada yang mau membayar saya jadi presenter televisi? Ahihihihihihi*
Numpang kursi pelaminan pengantin bukan dosa dong ya? :D

Ingin bilang bahwa pernikahan bukanlah akhir dari sebuah cinta sejati. Karena sesungguhnya cinta sejati tidak pernah berakhir dan pernikahan adalah sebuah awal perjalanan cinta yang panjang. Cinta hingga akhir usia. Diwujudkan dengan menjalaninya bersama sampai ajal menjemput. But, tahu apa saya tentang cinta dan pernikahan? Cinta saya gagal berkali-kali dan berat untuk mencoba dari awal. Pernikahan belum saya jalani dan saya masih berharap untuk memulai sebuah hidup di dalam perkawinan dengan seorang lelaki yang memperlakukan saya seperti seorang Tuan Puteri.

Baiklah, liburan saya hari kedua lumayan melelahkan. Senang karena saya seakan-akan bukan hanya berada dalam sebuah pernikahan, melainkan di dalam reuni besar-besaran di waktu yang sama. Banyak teman SMA saya yang datang. Ada yang masih saya ingat namanya tapi banyak pula yang saya lupa. Hanya ingat wajahnya. Maklum sudah 8 tahun yang lalu sejak saya terakhir kali bertemu mereka pada perpisahan kelulusan.

Hidup saya masih belum baru layaknya sahabat baik saya yang tak bisa saya ajak tidur bersama kayak dulu. Malam tadi adalah malam terakhir.

Pengantinnya lapar, sekilas saat menunduk pengantin perempuan mirip dengan saya, ada yang setuju?

Tetapi hari-hari yang saya jalani selalu baru. Begitu pula besok, besok adalah hari terbaru dalam hidup saya sebelum lusa dan selanjutnya. Hey, besok saya masih akan berpetualang menjajal dua rumah teman baik saya yang lain. Satu sudah menikah dan punya anak. Satunya lagi, sepertinya sama seperti saya, belum menemukan orang yang cocok untuk ia berikan segenap kehidupannya.


Menikah adalah pertaruhan masa depan. Kita tentu tak mau menikah dengan sembarangan orang yang akan membuat hidup kita selanjutnya tak menyenangkan dan malah berisi penderitaan. Anyway tak perlu berpanjang lebar, silakan lihat-lihat lagi foto-foto yang saya hadirkan malam ini. Tak banyak karena masih menggunakan jaringan yang seadanya dari ponsel.

Sampai besok! Daaaaa... Eh iya, hari ini hari ulang tahun saya di bulan Syawal. Ada yang pengen ngucapin sesuatu? Syukur-syukur kirim kado. *aih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs