Langsung ke konten utama

Menang Lomba Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta!


Setiap orang punya impian, begitu juga dengan saya. Ketika kita tidak memiliki impian, sulit rasanya untuk membangun motivasi saat melakukan sesuatu. Sering saya menuliskan impian saya di blog ini dan beberapa di antaranya terwujud. Entah karena saya menjadi lebih termotivasi dengan mengabadikannya dalam bentuk tulisan atau memang keinginan yang benar-benar lekat untuk mendapatkan apa yang saya inginkan.

Pernah baca tulisan saya yang berjudul ‘Dapat Job Review’, saya waktu itu tidak pernah membayangkan job review seperti apa yang akan saya dapatkan. Saya juga tidak memperkirakan berapa nominal yang akan saya dapatkan. Ternyata untuk pertama kalinya mendapatkan uang dari job review itu adalah dari Telkomsel. Nominal mendekati 1juta rupiah. Senang sekali saat itu. Saya bahkan menyelesaikan draft yang diminta dalam waktu kurang dari dua jam untuk tulisan tersebut.

Tumblr_m4wd6bdekq1r9s66so1_500_large

Kemudian saya juga suka menuliskan impian saya di kertas kemudian menempelkannya di dinding kamar.

Peace-ukh1ialhx-88849-475-354_large

Sekarang saya ingin menuliskan impian saya yang lainnya di sini. Memenangkan lomba menulis novel di Dewan Kesenian Jakarta. Juara berapa pun saya sangat senang. Tetapi tentu saja menjadi juara pertama adalah yang paling menyenangkan karena saya ingin membeli sepeda motor baru. Apabila Tuhan memang merasa saya butuh sepeda motor baru berarti saya akan memenangakan lomba tersebut. Sekarang saya sedang dikejar deadline untuk menyelesaikan novel yang akan saya ikutkan dilomba tersebut.

Tumblr_m959l8ieqi1rrextwo1_500_large

Beberapa minggu sebelumnya saya memang sangat banyak berpikir dibanding menulis karena saya pikir saya harus menulis yang bagus untuk memenangkan lomba tersebut. Padahal sebenarnya sebelum menulis yang bagus, saya harus menulis dulu. Kelamaan mikir tentang novel yang sensasional akhirnya saya malah membuang banyak waktu.
Harusnya saya tidak perlu terbebani dengan banyak hal. Menulis saja. Harapan menang tentu saja ada, tapi tidak sampai memikirkan membuat sesuatu yang rasanya hanya ada dalam pikiran dan tak mampu menuangkannya dalam bentuk tulisan bukan?

Saya pikir saya hanya butuh ‘rasa’ untuk membuat sebuah novel. Entah itu sesuatu yang sederhana, yang penting saya melakukan yang terbaik yang saya mampu untuk menyelesaikannya dan saya bisa ikut masuk dalam jajaran peserta lomba tersebut.

Kamu sudah tahu ada lomba menulis novel di Dewan Kesenian Jakarta? Yuk buruan ikutan.

Tumblr_m4666vvrbm1r86we0o1_500_large

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs