Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2012

Cerita Panjang 1

Akhirnya setelah perjuangan panjang, saya berhasil memiliki OS Linux yang sesuai dengan yang saya butuhkan. Sekarang saya menggunakan Kubuntu. Ubuntu dan Jolicloud tak mampu menampilkan resolusi yang maksimal di Lenovo Ideapad S10-2 yang katanya terlampau canggih ini. Entah saya yang tak mengerti atau bagaimana, yang jelas saya sendiri puas meskipun harus belajar lagi dari awal cara menggunakan semua programnya. Terutama cara menggunakan program 'Calligra Words'. Sekarang memang bisa mengetik buat blog tetapi ternyata masih gagal menemukan tombol untuk memisahkan spasi atas dan bawah. Sehingga rapat sekali tulisannya dengan atas dan bawah. Hari ini saya simpan dulu cerita perjalanan saya Sabtu-Selasa kemarin ya? Saya sekarang sudah sehat kembali. Sudah keluar dari rumah sakit, setelah menghabiskan dua botol infus. Sampai ketemu dibulan September. Selamat bulan baru.

Foto Profil Baru

Perjalanan yang melelahkan. Saya sangat kelelahan, nanti saya cerita selengkapnya ya. Ini foto saat naik bis dari Singkawang ke Pontianak. Sempat melantai sebentar baru dapat kursi yang nyaman. Dengerin musik biar tak terganggu dengan orang yang ribut minta ampun dan musik yang tak karuan.

Aih Ternyata Mereka

Anak-anak yang ada di perkawinan Titin dan Daniel Pas buka-buka foto dari memori kamera ada foto ini. Sepertinya mereka pinjam kamera buat foto wajahnya sendiri. Anak-anak yang narsis yah. :)

Pernikahan: Ini Bukanlah Sebuah Akhir, Ini Baru Dimulai

Biasanya apabila kita menonton film, banyak cerita diakhiri dengan 'happy ending' yang mempersatukan dua insan, baik itu dalam pernikahan atau tidak. Untuk kisah cinta yang diakhiri dengan pernikahan itu seperti 'fairytale' bahkan dalam disney kita sering menemukan dongeng yang ditutup dengan kalimat: 'Akhirnya mereka pun menikah dan hidup bahagia selama-lamanya.' Banyak yang bilang kami mirip, mirip nggak sih? Apakah memang kebahagiaan harus diukur dengan sebuah pernikahan baru benar-benar lengkap? Sebenarnya tadi pengen menyampaikan sesuatu buat kedua pengantin yang memang teman saya semasa SMA. Tidak banyak sebenarnya. Hanya butuh tak lebih dari lima menit. Sayangnya, saya masih saja seperti dulu. Pemalu untuk tampil di muka umum. Makanya saya lebih berani menjadi penyiar radio dibandingkan dengan pembawa acara televisi. *memangnya ada yang mau membayar saya jadi presenter televisi? Ahihihihihihi* Numpang kursi pelaminan pengantin bukan d

Setelah Sekian Lama, Akhirnya Mereka Menikah

Jika ada kisah cinta yang paling sabar yang pernah saya lihat pastinya itu adalah cinta Daniel pada Titin. Sejak duduk di kelas 1 bangku SMA, dia sepertinya sudah menyimpan perasaan yang istimewa pada teman sebangku saya. Titin Julia Sari.  Jarang-jarang ya lihat pengantin memotret pengantinnya. :D Sejak kelas 1 SMA, tahun 2001/2002 tepatnya, sekarang tahun 2012. Hitung saja sendiri. Berapa banyak cinta yang hadir sepanjang tahun-tahun mereka belum bersama.   Habis akad pasang cincin. Tadi pagi saya tidak tidur karena takut ketiduran menunggu taksi yang akan mengantarkan saya dari Pontianak ke Semparuk. Tidak butuh waktu lebih dari 4 jam untuk tiba di Semparuk. Sangat pagi karena Titin bahkan belum didandani. Saya memotret banyak hal yang ada di sana. Tetapi karena jaringan internet yang saya miliki tidak begitu mumpuni saya hadirkan beberapa foto saja ya? Makan di tarup. Enjoy!

Jalan Kehidupan

T erkadang di dalam kehidupan kita tidak bisa memilih skenario hidup untuk kita. Hal yang paling mudah hanyalah menjalani apa yang telah dituliskan dengan cara yang kita bisa. Begitu juga saya hari ini. Selama beberapa tahun belakangan ini saya merasa semakin bermetamorfosa dari kehidupan saya yang sebelumnya. Banyak perubahan drastis yang saya rasakan. Suka atau tidak suka. Besok, saya akan menjalani liburan pendek untuk menghadari pernikahan teman baik saya. Saya telah membuat pigura untuknya. Pukul 4 pagi berangkat dan semoga pukul 8.30 sudah tiba di sana. Karena dia mengabarkan dia akan diijab kabul pukul 9. Jalan hidup terkadang kita tangisi, terkadang pula kita tertawai, tak jarang pula kita marahi. Padahal hidup itu sendiri tak pernah salah. Sama seperti kita memakan buah mangga, kita tak bisa menyalahkan rasa yang ada pada buah mangga. Bisa jadi terasa manis, bisa pula asam. Apabila kita ingin menikmatinya, cobalah membu

Menang Lomba Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta!

Setiap orang punya impian, begitu juga dengan saya. Ketika kita tidak memiliki impian, sulit rasanya untuk membangun motivasi saat melakukan sesuatu. Sering saya menuliskan impian saya di blog ini dan beberapa di antaranya terwujud. Entah karena saya menjadi lebih termotivasi dengan mengabadikannya dalam bentuk tulisan atau memang keinginan yang benar-benar lekat untuk mendapatkan apa yang saya inginkan. Pernah baca tulisan saya yang berjudul ‘ Dapat Job Review ’, saya waktu itu tidak pernah membayangkan job review seperti apa yang akan saya dapatkan. Saya juga tidak memperkirakan berapa nominal yang akan saya dapatkan. Ternyata untuk pertama kalinya mendapatkan uang dari job review itu adalah dari Telkomsel. Nominal mendekati 1juta rupiah. Senang sekali saat itu. Saya bahkan menyelesaikan draft yang diminta dalam waktu kurang dari dua jam untuk tulisan tersebut. Kemudian saya juga suka menuliskan impian saya di kertas kemudian menempelkannya di dinding

Wisata Kuliner: Red Bean

Berkeliling jalan hanya untuk mencari makanan yang belum pernah dicicipi sebelumnya jadi rutinitas sendiri bagi kami. Setiap malam akan kebingungan untuk mencoba makanan baru. Kemudian memutuskan untuk singgah di Red Bean yang ada di A. Yani Mega Mall. Here we go! 1.       Tempat Tempatnya sangat nyaman. Lampu yang tidak begitu terang tetapi tidak juga remang-remang. Terletak di mall tetapi tidak di bagian yang akan dilewati banyak orang sehingga suasananya lebih tenang.   Kursinya nyaman meskipun kurang luas untuk Bang Acan. Saya berikan 9 bintang dari 10. 2.       Pelayanan Sekarang susah banget menemukan pelayan yang mau ramah dan murah senyum dengan pelanggannya meskipun di restoran ternama. Tetapi tidak di Red Bean. Pelayanannya sangat ramah dan selalu menebar senyum. Sehingga pelanggan akan merasa dilayani dengan maksimal. Bahkan pelayan yang cuma lewat pun akan memberikan senyuman apabila bertatap mata dengan kita.   Makanan dibawa dengan nampan. Pelayannya berdiri tegak

Wisata Kuliner: Ayam Dower

Singgah lagi ke Warung Sotong Pangling karena pelayanannya yang sangat memuaskan dan rasa sotongnya yang enak. Awalnya tertarik dengan kuliner yang satu ini karena banyak yang ngetwit tentangnya. Ayam Dower dengan tagline: ‘Keringat anda kepuasan kami’. Tetapi sedikit menciut gara-gara pertanyaan saya di twitter yang dicuekin. Saya memang menanyakan sesuatu yang bisa jadi tak semua tempat makan berani jawab. Tetapi saya yakin setiap koki pasti akan menjawab iya, jika dia yakin dengan apa yang dia jual. Pertanyaan saya: “Yakin nggak makanannya enak nih?” Tidak dijawab. Sebelum menuliskan pertanyaan tersebut yang ditujukan pada akun @ayam_dower, sudah yakin 90% tidak akan dijawab. Banyak yang bilang pertanyaan seperti ini sesuatu yang absurd. Tidak pantas ditanyakan. Nah, kalau mau tahu makanannya enak atau tidak ya tinggal mampir dan makan di sana. But, hey, setiap pertanyaan yang saya ajukan tentu saja ada maksudnya. Saya hanya ingin menguji keberan

Wisata Kuliner: Bebek Merindu

Namanya dari awal memang sudah menarik. Temanya ‘rindu’. Bisa jadi supaya orang yang pernah makan di sana datang lagi karena ‘merindu’. Entahlah apa filosofi dari namanya. Baiklah kita mulai dari pemesanan hingga selesai makan. 1. Tempat Bagi saya kekuatan pandangan pertama pelanggan tentu saja dari tempat. Namanya juga belum pernah berkunjung. Melihat dari tempat sebenarnya pertaruhan pelanggan akan memutuskan untuk singgah atau tidak sedang dimulai. Saat melihat tempat ‘Bebek Bakar Merindu’ saya pikir tempatnya tidak buruk meskipun tidak dapat pula dikatakan bagus. Satu hal yang pasti, pelayan sangat rajin membereskan dan membersihkan meja sehingga tidak ada meja kotor setelah ditinggal lebih dari 5 menit pelanggan. Tempat bersih merupakan nilai jual yang sangat tinggi untuk sebuah rumah makan. Saya pikir saya boleh menyebut tempat makan ini sebagai rumah makan. Meskipun bukan warung nasi

Memberi Sebanyak-banyaknya di Kehidupan

Pernahkah merasa lega saat memberikan sesuatu yang kita miliki untuk keluarga? Tahun ini adalah tahun yang sangat indah meskipun saya tidak pulang kampung. Untuk pertama kali di dalam kehidupan saya, saya tidak pulang ke tanah kelahiran. Tidak perlu lagi saya ceritakan alasan-yang-teman-teman-rata-rata-tahu. Saya tidak menangis lo. Pagi tadi saya bangun dengan tenang dan mandi. Siap-siap buat ke mesjid. Ketika ada yang berpikir saya telah kehilangan segalanya dengan meninggalkan apa yang seharusnya menjadi milik saya. Mereka salah besar. Karena sekarang, saya memiliki pengganti yang lebih baik. Tolak ukur bahagia ada pada keikhlasan kita untuk menerima. Mengikhlaskan apa yang tak ada dan mensyukuri apa yang ada. Memaafkan yang rasanya sulit untuk dimaafkan. Bukankah sebaik-baik manusia adalah manusia yang bisa bermanfaat bagi orang lain. Bukan malah sebaliknya, memberikan mudarat dan menyusahkan sesama. Minal aidin walfaidzin. Mohon maaf lahir dan batin.

It’s Sexy Time

Menonton video di Youtube menjadi sesuatu yang sering saya lakukan. Mulai dari mencari video klip yang memang dibuat oleh label musik atau yang sekadar video milik artis Youtube. Nonton punya nonton nih ya, saya membuka video yang sedikit membuat ketagihan. Pengunggahnya seorang pemuda berusia 18 tahun yang memang suka iseng. Jadi dia suka chatting di Chatroulette yang mirip dengan Omegle. Random chat gitu. Saya suka mikir apa asyiknya juga coba chatting dengan orang asing yang diberikan secara acak oleh server. Cih! Mendingan saya buka whatsapp dan ngobrol dengan orang yang saya kenal di sana. Eh tapi ternyata seorang Dominic berhasil membuat Chatroulette itu jadi sesuatu yang unik. Pemuda ini orangnya memang sangat lucu dan suka iseng. Dia suka berbicara dengan logat yang berbeda dan kadang-kadang menyamar menjadi orang lain. Setiap kali dia chatting di Chatroulette dia akan merekamnya kemudian mengunggahnya di Youtube. Uniknya, video hasil chatting ters

Patah Hati dengan Ubuntu, Pilih Windows?

Tanggal 14 Agustus kemarin saya membeli sebuah netbook yang lebih baik dari netbook saya sebelumnya. Ini adalah tulisan pertama yang saya ketik dengan netbook ini. Tiga hari saya dibuat pusing dengan kenyataan bahwa netbook saya terlampau baru untuk bisa dikawinkan dengan Ubuntu 12.04. Ada beberapa driver yang tidak sesuai dengan hardware yang disediakan oleh netbook saya ini, sehingga ada ‘keyboard function’ yang tidak bisa digunakan. Fungsi tersebut mungkin terasa sederhana tetapi sangat penting penggunaannya bagi saya. Fungsi meredupkan dan menerangkan cahaya layar netbook ini. Mengapa? Tentu saja karena saya suka menulis dan apabila terlalu lama menulis dengan layar yang terlampau terang, mata saya jadi perih karena silau. Panjang sekali punya cerita ya anak muda, ngomong-ngomong sebenarnya saya menggunakan netbook apa sih? Eng ing eng, saya menggunakan Lenovo Ideapad S10-2. Nah kalau penguna notebooknya sih tidak mengalami masalah seperti yang saya alami dengan netboo