Langsung ke konten utama

Rasa Aman dan Nyaman


Percayalah bahwa cinta tidak akan pernah ada akhir yang bahagia, karena sejatinya, cinta yang sesungguhnya tak akan pernah berakhir.

524169_480293008647426_2035590883_n_large
Perempuan mana pun bisa jadi akan terpesona pada lelaki yang tampan dan gagah. Tetapi di dunia nyata banyak hal yang bisa mengalahkan ketampanan dan rasa aman.

Apabila saya mundur beberapa ratus postingan ke belakang saya akan menemukan kembali postingan saya yang masih mentah itu. Diri saya yang belum benar-benar matang menghadapi yang namanya sebuah hubungan. Saya membuat sebuah daftar ‘lelaki yang saya inginkan’.

 Tumblr_m5flp7xtla1r5yp5bo1_500_large
Detik ini saya sadar satu hal, ketidakmatangan diri saya dulunya itulah yang membuat Tuhan masih menutup pintu yang akan membuat saya bertemu dengan jodoh saya. Walaupun itu bukan berarti lantas diri saya yang sekarang sudah matang.

Dulu, saya masih jauh dari matang, diri saya yang sekarang, saya harap sudah benar-benar matang.

 Tumblr_m5nzfekv4t1r78oplo1_400_large
Hari ini saya belajar satu hal bahwa, esensi dari hubungan sesama manusia adalah penerimaan. Contoh sederhana adalah tetangga, orang yang rumahnya berada di sebelah rumah kita. Bisakah kita memilih siapa yang akan berada di rumah yang bersebelahan dengan rumah kita? Saya rasa banyak orang tidak berpikir untuk memilih-milih tetangganya. Semua orang punya hak yang sama untuk tinggal di rumah mana pun yang ia mampu beli.
 Tumblr_m7prp9jqky1ryp7jko1_500_large
Kehidupan, semestinya adalah sesuatu yang harus kita terima. Kita tak bisa meminta dilahirkan oleh ibu yang mana, ditanam oleh benih ayah yang mana, atau bahkan kita tak bisa memilih kita ingin dilahirkan sebagai siapa. Kita hanya bisa menerima. Tetapi penerimaan juga tak lantas kita artikan sebagai sikap menerima tanpa melakukan apa-apa. Jika kita ingin kehidupan kita lebih baik pastinya kita melakukan sebuah usaha untuk membuatnya menjadi lebih baik. Tidak dengan mengubah jati diri kita sebenarnya atau mengutuki diri kita sendiri dan mengatakan: ‘Mengapa aku lahir sebagai orang yang ini?’

 Tumblr_m7u0ofmvtx1r4oulao1_500_large
Terimalah apa yang ada dalam dirimu. Sama juga dengan seseorang yang ditakdirkan untuk menjadi jodoh kita. Kamu bisa membuat daftar sepanjang apa pun. Persyaratan serumit apa pun. Bahkan kamu boleh menggambarkan jodohmu sebenarnya seperti apa. Tetapi ingat satu hal. Bahwa Tuhan akan memberikan apa yang kamu butuhkan dibandingkan memberikan apa yang kamu inginkan. Belum tentu kamu membutuhkan apa yang kamu inginkan.

 Tumblr_m7ts7zyfxl1qzh7tdo1_500_large
Saat saya mengingat semua persyaratan yang pernah saya tuliskan di blog ini. Kriteria lelaki yang saya inginkan. Jauh dari yang saya butuhkan sebenarnya. Detik ini saya sadar satu hal. Dari banyak syarat tersebut saya lupa, bahwa saya paling membutuhkan (alih-alih menginginkan) seorang lelaki yang bisa membuat saya merasa lebih aman dan nyaman. Sesederhana itu.

 Tumblr_m7u1aclqeo1rbhf8co1_500_large
Saya telah dekat dengan banyak lelaki. Menggilai mereka semua. Jatuh cinta dan kemudian terluka karena dikhianati. Terperangkap dalam patah hati yang berkepanjangan. Hingga suatu hari datang seseorang yang menunjukkan pada saya bahwa dibandingkan mabuk asmara saya lebih butuh seseorang yang melengkapi kehidupan saya. Membuat saya merasa lebih berharga dan diinginkan.

 554933_3591976962703_1173310111_n_large
Kemudian saya juga belajar lagi dari awal proses untuk mencintai seseorang. Bahwa cinta sejati, tak akan datang begitu saja, dia akan ditanam terlebih dahulu. Dipupuk dan disiram agar tumbuh subur. Lalu benih tersebut lama kelamaan akan bersemi. Waktu yang akan menunjukkan hasil yang akan dituai oleh orang yang menanamnya. Kamu menanam cinta, tak akan ada hasil panen kebencian di sana.

 483358_453790511309320_663056233_n_large
Saya rasa, saya tak butuh banyak syarat untuk belajar menyayangi seseorang. Saya hanya butuh waktu dan proses. Biarkan detik yang menjadikannya abadi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs