Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2012

#IniSahurku Mana Sahurmu?

Sebelas hari sudah bulan puasa ini berjalan. Setiap jam 3 pula saya harus bangun untuk menyalakan pemancar dan bangun karena harus mengudara di 103.4FM, Radio Volare. Soalnya ada program khusus puasa yang dinamai Sahur di Radio. Setiap dini hari pula saya harus mengunggah foto makan sahur kami ke twitter untuk mengundang Bujang Dare pendengar setia Radio Volare ikutan memajang foto menu sahurnya. Dengan tagar #IniSahurku foto makanan itu pun mewarnai lini masa. Berikut foto-fotonya. Rendang, mie goreng, kentang mini Soto buatan Mama Eri. Sop ceker, perkedel jagung, kuah ikan teri kacang, dan telor puyuh. Nasi kuning dan tekwan. Tekwan. Ayam goreng, tahu goreng, kerupuk udang, dan sambal teri kacang. Sop kacang merah dan rendang. Bagi saya sendiri menu apa pun yang paling penting adalah keberadaan kuah yang enak. Kalau sudah ada kuah dalam piring, saya bisa makan dalam waktu kurang dari 10 menit. Besok saya bagikan fot

Baju Baru, Alhamdulillah

Lebaran waktu kecil menjadi momen yang sangat menyenangkan karena banyak yang membelikan baju baru. Memang sih esensi lebaran bukan untuk mendapatkan baju baru. Baju baru sendiri bisa didapatkan dengan memenuhi persyaratan yang diajukan oleh orang tua. Paling umum adalah puasa satu bulan penuh. Jadi banyak anak-anak yang termotivasi untuk puasa tanpa bolong selama satu bulan. Ternyata saya tetap mendapatkan baju baru tahun ini. Lama sekali rasanya tak membeli pakaian baru. Nah beberapa hari yang lalu saya malah mendapatkan tiga pakaian baru. Satu sudah saya kenakan. Dua saya simpan untuk lebaran nanti.   Dalam pikiran saya distro atau yang sejenisnya tidak akan menjual pakaian yang lebih girly. Ternyata saat mampir ke The Maximum Shop yang terletak di Jalan Putri Dare Nante no. 88F (di depan Pondok Ale-Ale) pendapat saya benar-benar salah. Di sini saya menemukan banyak sekali dress yang lucu. Bahkan saya ingin memborong semuanya. Pakaian yang menjadi pilihan saya satu

Shabu-Shabu, Steak dan Shake

Sebelumnya saya hanya berhasil menemukan steak di Food Court Mega Mall A. Yani. Ternyata di Jalan Johar ada warung yang menyediakan steak dengan harga yang sepertiga dari steak yang sempat saya makan sebelumnya. Tapi mereka tak menyediakan steak seperti yang saya makan waktu itu. Di sini hanya ada sirloin.   Sirloin single dihargai 11.000IDR. Takut tidak cukup (karena lapar berat) saya memesan sirloin double yang harganya 16.000IDR. Saya tidak berharap banyak pada steak yang harganya miring begitu. Ketika steaknya datang memang sudah saya duga, saya tidak akan begitu puas dengan steak ini. Dagingnya dibuat besar dengan balutan tepung keriting. Padahal tidak masalah ukurannya kecil. Asalkan benar-benar daging.   Rasanya? Tidak seenak tenderloin yang pertama kali saya cicipi. Hanya sausnya yang membuat saya sedikit puas. Sausnya lebih enak bagi lidah saya dibandingkan saus steak yang di Mega Mall. Ditemani sepiring kentang goreng yang harganya 7.000IDR steak ini saya

Rasa Aman dan Nyaman

Percayalah bahwa cinta tidak akan pernah ada akhir yang bahagia, karena sejatinya, cinta yang sesungguhnya tak akan pernah berakhir. Perempuan mana pun bisa jadi akan terpesona pada lelaki yang tampan dan gagah. Tetapi di dunia nyata banyak hal yang bisa mengalahkan ketampanan dan rasa aman. Apabila saya mundur beberapa ratus postingan ke belakang saya akan menemukan kembali postingan saya yang masih mentah itu. Diri saya yang belum benar-benar matang menghadapi yang namanya sebuah hubungan. Saya membuat sebuah daftar ‘lelaki yang saya inginkan’.   Detik ini saya sadar satu hal, ketidakmatangan diri saya dulunya itulah yang membuat Tuhan masih menutup pintu yang akan membuat saya bertemu dengan jodoh saya. Walaupun itu bukan berarti lantas diri saya yang sekarang sudah matang. Dulu, saya masih jauh dari matang, diri saya yang sekarang, saya harap sudah benar-benar matang.   Hari ini saya belajar satu hal bahwa, esensi dari hubungan sesama manusia adalah penerimaan. Contoh sederh

Makan Malam di Ayam Sugeban

Sejak pertama membaca tulisan ‘Ayam Sugeban’ sebenarnya tidak begitu berminat untuk masuk. Memang tampilan luarnya tidak begitu meriah. Tetapi semalam mencoba mampir dan terkagum-kagum dengan tempatnya yang nyaman. Kursi yang empuk dan menu dengan cita rasa yang tinggi menjadi andalan Restoran Ayam Sugeban ini.   Tidak perlu berlama-lama memperhatikan makanan yang ada di menu saya langsung tertarik mencoba daging sapi lada hitam paket nasi mentega. Bang Candra memesan Ayam Goreng Saus Asam Manis Pedas. Nasi mentega dengan daging sapi lada hitamnya sungguh enak. Saya suka meskipun sebenarnya saya berharap akan merasakan sedikit kepedasan karena lada. Ternyata tidak. Potongan timunnya juga enak dan segar. Kriuk-kriuk.   Ayam goreng saus asam pedas manisnya sebenarnya enak. Tetapi ukuran ayamnya sedikit terlalu kecil. Pedasnya pas. Bagian yang paling saya suka adalah potongan nanas yang membuat ayam ini menjadi terasa segar dan sedikit asam.   Minuman yang kami pesan ada dua. Aloever

Makan di Pondok Ale-Ale

Jalan-jalan makan memang sekarang menjadi rutinitas sehari-hari. Setiap malam habis salat taraweh, sekitar pukul 9 saya akan berkeliling Kota Pontianak untuk mencicipi ragam kuliner baru. Mulai dari yang murah sampai yang harus merogoh kocek sedikit dalam. Mulai dari warung pinggir jalan hingga restoran. Teman saya pesan nasi goreng, tapi saya lupa tanya harganya berapa. Nah, kali ini saya ingin berbagi tentang sebuah tempat yang sudah punya nama di Pontianak. Pondok Ale-Ale. Ale-ale sendiri adalah hewan sejenis kerang yang banyak terdapat di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Bahkan sudah menjadi makanan khas di sana. Di Pondok Ale-Ale ini memang menyediakan masakan yang terbuat dari hewan kecil ini. Istimewa tentunya karena di Pontianak sendiri ale-ale tidak ada. Tetapi saya mendatangi tempat ini bukan karena ingin makan nasi dengan sambal goreng ale-ale. Datang ke sini karena sudah bingung mau ke mana. Eh, ternyata Pondok Ale-Ale yang luas itu terletak di Jalan Putri Cand

Sudahkah Anda Makan Sotong Pangkong Hari Ini?

3 cara makan sotong pangkong. Pertanyaan macam apa itu? Sudah tahu Sotong Pangkong belum? Ini adalah makanan khas Pontianak, Kalimantan Barat. Terbuat dari sotong tentu saja. Ini panganan yang dibuat dari sotong yang sudah dikeringkan kemudian sotongnya dipanggang setelah itu dipangkong-pangkong. Dipangkong itu artinya sotongnya dipukul-pukul agar lebih mudah dinikmati. Menikmatinya juga bisa dengan berbagai cara. Ada yang suka merendam sotong pangkongnya di dalam kuah cabai kacang. Setelah beberapa saat sotongnya menjadi lembek dan mudah untuk dimakan. Ada pula yang suka menghisap sotong yang dibasahi sebentar dengan kuah cabai. Apabila kuah yang menempel di sotong mengering, sotongnya akan dibasahi lagi dengan kuah cabainya. Cara lainnya adalah dengan mengunyah sotong itu sedikit demi sedikit kemudian menghirup kuah cabainya. Beragam cara bisa dilakukan untuk menikmati seekor sotong pangkong yang harganya mulai 5.000-25.000IDR. Biasanya saya menikmati sotong seharga 8.0

Spiderman, Amazing!

Sebelum benar-benar berada di kursi yang benar dan pada akhirnya menduduki tempat duduk yang tidak benar, saya ingin menceritakan ini. Ini tentang sesuatu hal yang sebenarnya tidak mungkin terjadi apabila ada satu pihak yang menyadari kesalahan saya. Apakah yang terjadi? Saya salah masuk studio. Tentu saja dari awal saya yang keliru. Tetapi bukankah tugas pemeriksa tiket adalah untuk memeriksa tiket penonton. Jangan sampai pemilik tiket masuk di tempat yang salah. Nah, saya salah masuk studio, harusnya masuk studio 5 malah nyasar ke studio 6. Tentu saja ini karena kekeliruan pemeriksa tiket yang tidak teliti saat merobek tiket yang saya bawa.   Lima menit berlalu untuk film yang ada di studio 6. Kami mulai menyadari ada yang tidak benar. Saya tidak melihat Emma Stone atau Andrew Garfield. Saya bertanya lagi apakah memang Bang Candra membeli tiket yang benar atau tidak. Tentu saja dia ngotot tiketnya benar dan memang saat dilihat kembali tiketnya tertulis ‘The Amazing S

Original Flame dari Oriflame 3

Baca ini dulu agar lebih memahami postingan yang ketiga ini. Bagian 1. Bagian 2.   Impian saya dulunya adalah memiliki penghasilan tambahan 1-2juta dalam satu bulan tanpa mengganggu jadwal pekerjaan saya yang sekarang. Dulunya memang itu hanyalah impian. Tetapi sebuah impian akan menjadi kenyataan jika kita mau berusaha untuk mewujudkannya. Banyak orang di dunia ini yang bahkan punya penghasilkan lebih besar dari yang ada dalam impian saya. Itu artinya bukanlah sesuatu yang mustahil bagi saya untuk mendapatkan penghasilan yang berkisar jutaan. Kemudian saya berkenalan dengan teman-teman dari Oriflame yang siap membantu saya untuk menggapai impian yang saya inginkan. Bahkan lebih dari yang saya bayangkan. Penghasilan yang bisa saya dapatkan bukan hanya berkisar 1-2juta. Sepuluh kali lipat sampai ribuan kali lipat. Tentu saja tanpa membuat orang lain rugi dengan sistem money game. Oriflame jauh dari hal yang berbau seperti itu. Saat saya terlibat pelatihan beberapa bulan saya akhirn

Sahur Di Radio

Woho untuk tahun ketiga saya tetap saja menjadi penyiar acara sahur. Dua tahun namanya INSAP kepanjangan dari INi SAhur bareng Penyiar. Tiap tahun pasangan saya bersiaran berubah-ubah. Tahun pertama saya bersiaran dengan Rieddha, tahun kedua Jaka, dan tahun ketiga Herimawardi.   Nah bagian yang paling saya tidak suka saat bangun dini hari adalah ketika sudah bangun tepat waktu dan berhasil menyalakan pemancar tetapi tak menemukan kunci studio. Ohhhh disaster! Meskipun setidaknya kepanikan membuat saya lebih bangun dan mengantuknya hilang seketika. Sayangnya sangat tidak suka dengan yang namanya terlambat padahal tidak terlambat. Belum lagi ponsel tiba-tiba ngehang sehingga tak bisa berkomunikasi dengan Ibu PD kita, Temi. Untungnya ponselnya bisa digunakan sebelum benar-benar terlambat. Kunci pun ditemukan di tempat persembunyiannya. Sebenarnya saya juga panik gara-gara tahun-tahun sebelumnya kunci itu ada di tempat biasanya tapi tak ditemukan. Harus berkali-kali bolak-balik menatap t

Kentang Cincang Bola-Bola

Saya beberapa hari yang lalu sempat menemani Bang Candra ke mall karena dia sedang memasang CCTV di sebuah stand makanan ringan yang menjual panganan dari kentang. Berbagai makanan dari kentang pun begitu menggoda iman saya sehingga saya menjatuhkan pada bola-bola dari kentang yang dicincang. Jadi kentang yang dibentuk bola-bola itu sebenarnya adalah kentang yang dicincang seperti stik. Tetapi entah mengapa mereka bisa membuatnya menjadi bola-bola yang lucu. Panganan ini disajikan dengan mayonaise, saus tomat, dan sambal. Harga yang dibanderol untuk semangkuk kentang ini 12.000 harga yang cukup pantas dengan rasa yang enak. Pas panas dinikmati semakin enak rasanya.  Buat teman-teman yang di Pontianak bisa mendatangi A. Yani Mega Mall lantai tiga di depan Cafe Olala. Nama standnya K-Patats. Dikirim dari Samsung Galaxy Pocketnya Honeylizious