Langsung ke konten utama

Saya Sangat Kelelahan



416856_343778135668235_221811281198255_1002227_1867464399_n_large

Saya ingat terakhir kali saya kelelahan, yang terjadi adalah saya pingsan saat mengendarai sepeda motor. Jatuh di Jalan Ahmad Yani dan akhirnya seminggu beristirahat di rumah. Sekarang saya mengalami tingkat kelelahan yang kurang lebih sama dengan waktu itu. Belum lagi tekanan setiap hari yang harus saya terima.

Tumblr_m0dlesh7k01qj6goqo1_500_large

Setiap pagi saya harus mengantar adik saya sekolah dengan segala macam tingkahnya yang harus saya hadapi dengan sabar. Walaupun akhirnya kadang saya meledak dan berteriak untuk mendiamkannya sebentar. Setelah itu saya berangkat kerja dan di tengah jam kerja harus menjemput adik saya lagi. Saya harus mengendarai sepeda motor sekitar 30 menit untuk menjemput dan kembali ke kantor untuk melanjutkan pekerjaan saya.

Tumblr_lx645xmzrx1qgz1bko1_500_large

Saya sangat kelelahan. Pulang kerja bukan berarti saya bisa beristirahat. Banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan. Memasak makan malam untuk saya dan adik saya. Ditambah tetek bengek cemilan dan susunya. Tak ada yang membantu saya menyelesaikan itu semua. Cucian yang menumpuk. Pakaian kering yang harus disetrika. Kamar yang berantakan. Ujung-ujungnya saya lagi-lagi harus mengorbankan skripsi saya. Kuliah saya yang sudah tujuh tahun berjalan. Tiga tahun mengerjakan skripsi tidak ada akhirnya. Dua tahun mengejar seminar untuk judul ke-13.

Tumblr_m0o3ajgvis1qak6q0o1_500_large

Saya lelah.

Sudah terlalu banyak yang saya korbankan, waktu dan tenaga yang tak terhitung lagi banyaknya. Saya harus memilih langkah sekarang. Apakah saya akan terus membiarkan kehidupan saya seperti ini? Mengorbankan banyak hal untuk hal yang tak akan ada ujungnya. Saya bisa juga memilih untuk pergi dan memulai sesuatu yang baru.

Tumblr_lw69602xwa1qd2b6yo1_500_large

Kehidupan apa yang saya inginkan?

Apakah yang terjebak rutinitas yang penuh tekanan terus-menerus atau melangkah ke kehidupan yang mempertaruhkan semua kepastian demi kenyamanan? Saya bisa mengambil risiko apa pun untuk kehidupan saya. Tapi bagaimana dengan kehidupan adik saya? Apa yang harus saya berikan untuk memberinya makan? Dia baru enam tahun dan tidak tahu berbagai masalah yang harus saya hadapi. Bahkan setiap bangun tidur saya harus berpikir, dia akan makan apa hari ini?

391118_262609483788733_100001190505517_672568_1260964839_n_large

Bulan depan harus membayar uang kontrakan lagi. Di saat saya sendiri bahkan bingung dengan kehidupan saya, kehidupan ini menuntut sedemikian banyak hal.

Sebenarnya saya menginginkan pekerjaan baru yang bisa saya kerjakan dari rumah tanpa harus terikat jam kerja. Supaya saya bisa konsentrasi ke skripsi dan adik saya. Dua-duanya adalah hal yang sangat penting dalam dunia saya.

7004973683_d487c271ce_b_large

Saya lelah.

NB: Ditulis dengan berurai air mata dan tubuh kelelahan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs