Langsung ke konten utama

Pontianak Rusuh Pengalihan Isu?



Berdasarkan hasil reportase reporter Radio Volare, dikabarkan jika dua kubu yang sempat bertikai kemarin, antara FPI dan Dayak, telah berhasil didamaikan. Sehingga Pontianak bisa dikatakan aman meskipun jalanan masih sangat lengang dibandingkan biasanya. Banyak sekolah diliburkan. Termasuk sekolah Fahd sehingga saya harus membawanya bekerja.


Kemarin sore saya harus menempuh rute alternatif yang perjalanannya bisa dua kali lebih lama dari jalur yang biasa saya lewati menuju rumah. Damai sekali bisa melihat wajah Fahd yang sama sekali tidak resah. Meskipun dia terjebak macet bersama teman saya yang membantu menjemputnya, dia tidak tahu apa yang sedang terjadi di Kota Pontianak. Itu enaknya menjadi anak kecil. Banyak hal yang tidak terpikirkan oleh mereka sehingga mereka terlihat selalu bahagia.


Saat seperti ini, tidak ada kesempatan untuk dihinggapi rasa galau dan semacamnya. Rumah dan istirahat adalah dua hal yang hinggap dalam kepala saya. Banyak TNI yang diturunkan untuk menjaga keamanan di Jembatan Kapuas 1 agar tidak terjadi bentrokan yang membahayakan nyawa semua orang.


Tadi saat berangkat kerja saya melihat Rumah Adat Dayak, Rumah Betang, yang berada di Jalan Sutoyo terlihat dijaga beberapa polisi. Halamannya dipenuhi sampah dan tidak terlihat ramai lagi warga Dayak di sana. Hari Rabu saya sendiri sebenarnya sudah melihat keberadaan mereka yang meramaikan Rumah Betang. Saat itu yang ada di dalam kepala saya adalah mereka akan mengadakan acara gawai atau semacamnya dalam waktu dekat. Ternyata bukan.



Jalan utama sudah tidak ditutup lagi dan tidak terjadi kemacetan. Lebih banyak yang berada di rumah bersama keluarga dibandingkan melakukan aktivitas seperti biasa.


Kemudian kepingan mozaik dari kejadian yang saya lihat membentuk siluet. Siluet pemilihan pejabat negara dalam waktu dekat. Paling dekat lagi adalah kenaikan BBM. Benarkah ini hanya pengalihan isu? Karena apabila memang bentrokan akan terjadi, seharusnya sudah terjadi. Jembatan Kapuas 2 kan tidak ditutup dan bebas dilewati siapa saja. Mengapa dua kubu tersebut tidak menyeberanginya saja? Ah entahlah.


Sampai sekarang masih bertanya-tanya dana yang mereka gunakan untuk beroperasi dan meluaskan jaringan FPI itu dari mana. Apakah benar mereka sebenarnya 'boneka' negara? Saya tidak tahu apa-apa. Sama sekali tidak tahu. Tapi setiap kali ada seseorang yang sedang mengikuti jalannya sidang peradilan atau akan ada kebijakan yang berjalan, selalu ada hal-hal mengejutkan yang akan membuat kita lupa pada hal sebelumnya yang kita perjuangkan.

Beberapa hari yang lalu banyak yang demo soal kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi. Tagline yang mereka usung singkat saja, 'BBM naik, SBY turun'. Sehari kemudian terjadilah ketegangan antara FPI dan Dayak. Sebenarnya ada apa?


Saya hanya bisa menjalani apa yang saya tahu dan membiarkan saja apa yang saya tidak tahu. Tidak akan ada penghuni Istana Negara yang akan menjawab pertanyaan saya. Entahlah...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs