Langsung ke konten utama

Blogger Lawas


April ini blogger akan memberlakukan tampilan dashboard yang baru untuk semua penggunanya. Sebenarnya saya sudah lama tidak menggunakan tampilan blogger lawas. Tapi karena sekarang jarang daring menggunakan laptop untuk online, jadi saya memanfaatkan ponsel saya yang bukanlah sejenis ponsel pintar. Hanya ponsel biasa yang bisa internetan, tampilan blogger lawas ini pun saya gunakan kembali.

Mengapa?

Karena tampilan blogger lawas lebih ramah terhadap opera mini. Berbeda dengan dashboard yang baru, ada beberapa bagian yang tidak muncul di opera mini yang saya gunakan. Saya sih hanya menggunakan dashboard dari ponsel untuk menerbitkan entri yang telah saya simpan dalam ponsel sebelumnya.

Dulu, sebelum di warung kopi banyak hotspot gratisan dan bekerja di Radio Volare, saya jarang internetan menggunakan laptop. Selalu menggunakan ponsel. Bahkan waktu itu saya bisa menerbitkan tulisan yang memang saya ketik dari ponsel. Mengunakan opera mini. Memang tidak ada gambarnya dan tulisannya 'default'. Itu enaknya menggunakan tampilan blogger lawas. Keterbatasan gadget tidak menjadi masalah untuk sekadar menerbitkan tulisan.

Sekarang sih apabila saya tidak memiliki tabungan konsep, mengirim e-mail dari ponsel adalah hal yang biasa saya lakukan. Nah sekarang karena sudah tahu caranya update melalui e-mail, saya bisa menyelipkan satu gambar untuk mendukung tulisan saya. Sebenarnya mengirim e-mail dari ponsel adalah hal terakhir yang ingin saya tempuh untuk memasukkan tulisan baru. Soalnya tulisan yang ditampilkan lagi-lagi 'default' dan tidak rata kiri kanan. Ini saya yang belum tahu atau memang tidak bisa ya? *ihihihih
Gambar yang saya masukkan juga tidak akan berada di tengah. Pokoknya rata kiri semua. Suka tak tenang melihat tampilan tulisan yang demikian di blog. Memang bisa diperbaiki nanti sih saat daring menggunakan laptop. Tapi kan kurang asyik membiarkannya terlalu lama seperti itu.

Coba tampilan blogger lawasnya tetap ada meskipun sekarang sudah ada tampilan yang baru. Soalnya ponsel saya bukan ponsel pintar yang bisa menampilkan pilihan-pilihan saat akan menerbitkan tulisan baru di kotak 'entri baru'.

Apakah saya harus mengganti ponsel? Mau sih ganti ponsel lama dengan yang baru tapi saya maunya gratisan. *tutup muka pake bantal*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs