Langsung ke konten utama

7 Postingan 1 Hari


Sekarang saya mulai akan mengurangi jadwal ngeblog. Menjadi seminggu sekali atau seminggu dua kali saja. Tapi buat pengunjung setia blog ini yang selalu mampir setiap hari, tenang, tulisannya tetap akan update setiap hari. Dalam satu minggu itu akan ada tulisan yang terpajang. Satu tulisan tiap hari.

Saya akan menyiapkan banyak tulisan. Minimal 7 tulisan dalam satu minggu untuk memenuhi jadwal update blog ini. Sehingga tidak ada yang merasa perubahan yang berarti pada blog ini. Memaksa diri sendiri untuk menulis sebanyak mungkin agar blog ini tidak sepi. Yah, minimal saya merasa diri saya masih dibutuhkan atau masih bisa melakukan sesuatu.

6 hari yang tidak saya gunakan untuk ngeblog itu akan saya manfaatkan untuk menulis buku-buku yang akan saya terbitkan. Tidak memikirkan caranya. Entah selfpublishing atau mengirimkannya pada penerbit mayor. Saya tidak tahu. Saya hanya tahu akan tenggelam di kamar saja. Kembali ke tempurung saya, karena di luar tempurung yang saya tempati sekarang sangat menakutkan.

Banyak hal yang menggoda di luar sana. Tapi kenyataannya terlampau pahit untuk saya terima. Dunia di luar sana tidak membutuhkan seorang Hani. Dunia saya hanya di sini. Di blog ini. Menumpahkan semuanya di dinding 'rumah' yang saya miliki. Kesepian hingga akhir waktu yang saya miliki. Mati perlahan tanpa teman yang mau menemani.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs