Langsung ke konten utama

Dari Balik Hati Senja [Bagian 3]


253882_1946683980401_1041585787_2191951_5632352_n_large 

Senja menyibak tirai jendela kamarnya. Matanya langsung bertemu dengan sepasang mata Sandy yang ternyata sudah berada di jendela seberang sana. Sudah mandi dan rapi. Senja baru saja bangun. Masih bau dan rambutnya awut-awutan.

“Apa-apaan berdiri di sana mematung?” tegur Senja dengan kesal.

 247988_1946680580316_1041585787_2191941_2024403_n_large
Sandy tak menyahut. Lelaki itu bergerak ke balkon kamarnya dan menyeberang ke balkon kamar Senja. Gadis itu hanya menggeeleng-gelengkan kepala sambil menarik napas. Sandy gelagatnya aneh sejak kemarin. Sekarang menyeberangi balkon seperti yang sering mereka lakukan sejak kecil? Bagaimana jika tetangga melihat itu?

“Pagi Nja.”

“Mau apa sih?”

Senja menguap sambil meregangkan otot lengannya. Sandy memeluknya dari belakang. Sejenak Senja bisa mendengar detak jantung Sandy dari punggungnya sendiri. Tapi detak jantungnya tak kalah keras berdetak. Tak ada perlawanan yang datang darinya.

“Aku harus mandi, lepaskan aku.”

“Kamu tidak merasakan apa-apa? Mimpi apa semalam?”

 Boys-couple-cute-girls-hug-favim.com-313159_large
“Pertanyaan aneh, sudah pulang sana. Aku mau mandi. Memangnya hanya kamu yang bisa rapi dan wangi? Aku juga bisa.”

“Senja, jawab dulu. Kamu mimpi apa?”

Sandy tak melepaskan pelukannya sedetik pun. Senja terpaksa menarik dirinya perlahan. Mendorong Sandy beberapa langkah. Membuat jarak antara mereka.

“Ada apa San?”

Tok! Tok!

“Senja! Bangun!”

Terdengar suara ibunya dari balik pintu yang diketuk.

“Sudah bangun kok. Mau mandi bentar lagi.”

“Ada suara siapa di kamarmu? Kamu bawa teman cowok menginap?”

“Hanya Sandy kok.”

“Sandy menginap?”

“Dia hanya menyeberang balkon tidak menginap. Aku suruh pulang sebentar lagi.”

Ibunya tak melanjutkan pertanyaannya dan Senja mendengar langkah ibunya menjauh dari pintu. Langkah itu terdengar di anak tangga.

“Sekarang pulang.”

“Masalahnya apa Senja?”

“Kamu yang jadi masalahku sekarang.”

“Aku? Bagian mana yang jadi masalah?”

Senja terpaksa duduk di pinggir ranjangnya sambil menarik napas yang teramat panjang.

“Aku sudah melihatmu sejak kecil hingga sekarang San. Semua model rambutmu aku sudah lihat. Semua tren yang kamu ikuti aku tahu. Kita selalu bareng sejak lahir, jika boleh kukatakan demikian. Kita seperti saudara kembar. Tapi kenyataannya kamu bukan saudaraku. Sekarang rasanya baru kemarin aku melihatmu menyeberangi balkon itu dengan tubuh mungilmu dan sekarang kamu sudah berubah menjadi seorang pria gagah yang ganteng dan popular di kampus. Aku harusnya sadar sejak awal kita akan membesar seperti sekarang ini…”

“Kamu bilang aku ganteng Nja?”

Senja terdiam. Tanpa sadar dia mengatakan sesuatu yang harusnya tidak dia katakan. Ia tak bisa menebak Sandy akan melakukan apa mendengar pujian semacam itu.


“Kamu melihatku dari kaca mata perempuanmu Nja? Kamu melihatku sebagai lawan jenis sekarang? Bukan teman sepermainanmu lagi? Bukannya selama ini tak pernah ada pemahaman seperti itu dalam hubungan kita?”

“Kamu salah mengerti…”

Sandy bergerak ke arahnya. Tanpa diduga, Sandy melabuhkan bibirnya di bibir Senja. Bibir mereka bertemu beberapa saat. Mata Senja sejenak terpejam dan dia membiarkan ciuman itu terjadi tanpa bisa menolaknya. Hatinya menghangat. Lebih hangat dari rasa yang ia dapati dengan Nugrah. Lebih berwarna dan lebih indah.

Tumblr_lj1um8rnme1qhkrmbo1_500_large

Sandy menarik wajahnya menyisakan sedikit jarak agar ia bisa menatap wajah Senja. Wajah tercantik yang ia kenali sejak kecil. Selalu menjadi pemandangan terindah yang ingin ia lihat setiap pagi dari jendela kamarnya.

“Mandi sana. Aku harus berangkat kuliah.”

Senja tak menyahut. Kejadian tadi sangat mengejutkannya sehingga ia tak mampu berkata-kata. Sebelum pergi Sandy mendaratkan kecupan hangat di dahinya. Senja tertegun. Apa yang terjadi dengan dirinya?

Bersambung

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs