Langsung ke konten utama

Memamah Jantungmu: Pemenang Borneo Book Award 2011



Begitu banyak hal yang terjadi di minggu ini. Dari yang membuat bedrest berhari-hari hingga mengguncangkan emosi. Baiklah, setidaknya saya harus memosting sesuatu yang indah hari ini. Karena ini adalah hari terakhir ditahun 2011. Itu artinya ini postingan yang akan menutup tahun ini dengan cantik. Semuanya pasti sudah tahu dengan novel pertama saya. Memamah Jantungmu yan terbit Februari 2011 lalu. 10 bulan kini usianya di bumi dalam bentuk fisik yang sesungguhnya.

Buat yang belum tahu sama sekali bisa membaca reviewnya di sini dan membaca satu bab pertama novel ini di sini.

Bacalah dan berbanggalah  karena novel tersebut telah menuai prestasi yang semalam terukir indah di tanah Borneo. Perjalanan buku tersebut memang tidak mudah. Dua tahun hanya mengendap di laptop tanpa ada niat untuk mempublikasikannya. Hingga pada tahun 2011 saya memberanikan diri untuk mencetaknya dan menjualnya sendiri. Hasilnya lumayan menggembirakan. Banyak yang mau membeli bahkan menulis review tentangnya.

 

Beberapa bulan yang lalu buku tersebut saya setorkan untuk ikut mendaftar di ajang Borneo Book Award 2011. Hasilnya adalah buku saya menang! Sepertinya saya harus membuat tanda di cover buku saya dengan tulisan ‘The Winner of Borneo Book Award 2011’ sebelum suatu hari nanti berhak menuliskan ‘Best Seller’ di sana.

 
Satu hal yang saya syukuri adalah saya berada di Pontianak. Di tanah Borneo sehingga memiliki kesempatan untuk ikut di dalam ajang ini. Berbeda jika saya berada di Jakarta. Memang lebih mudah untuk mencari penerbit mayor di sana. Bisa mengepakkan sayap lebih lebar. Semuanya terlalu dipusatkan di Jakarta sehingga Kalimantan Barat rasanya dianaktirikan.

 

Buku ini sekarang masih mejeng di nulisbuku buat pemesanan tanpa batas jumlah karena print on demand. Tapi doakan saja sebentar lagi tembus ke penerbit mayor untuk benar-benar bisa dipasarkan secara offline dan online. Sekarang kabarnya masih dalam waiting list. Ah! Lagi-lagi harus bersabar ya.

Selamat tahun baru 2012 ya? Semoga tahun 2012 bisa kita manfaatkan sebaik-baiknya dan lebih banyak hal baik yang bisa kita dapatkan. Sampai ketemu tahun depan ya? Sayonara!

NB: Kalo mau order via nulisbuku silakan kirim e-mail ke admin@nulisbuku.com dengan menginformasikan judul buku yang ingin dipesan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan