Langsung ke konten utama

Bekerja dengan Suara? Jaga Kualitasnya!



Hallo dunia!

Apa kabar? Pada sadar tidak jika blog ini tidak update dua hari dan itu adalah hal yang sangat menyakitkan buat saya sendiri. Saya punya draft novel Merajut Jembatan Pelangi, sayangnya belum diedit dengan baik jadi mau tidak mau tidak ada postingan yang hadir untuk mengisi kekosongan blog ini.

Aih! Bukankah normal jika manusia sakit dan akhirnya harus beristirahat total? Walaupun jujur, saya tidak bisa tidak bekerja dalam waktu lebih dari tiga hari. Saya tipikal seseorang yang workaholic, tidak mesti bekerja di luar rumah, minimal saya bisa bekerja di dalam rumah itu sudah cukup menyenangkan. Tapi mau tidak mau saya harus absen bersiaran 2 hari dan di hari ketiga saya sudah cukup sakit kepala di rumah dan memutuskan untuk keluar dari rumah dan bekerja seperti biasa.

Nah, sakit apa sih saya? Awal mulanya saya tidak menyadari bahaya yang sedang mengancam dari segelas es teh yang muncul di rumah karena Fahd (adik bungsu saya) membeli sebatang es batu. Malam Senin kami minum es bertiga di rumah dan saya merasakan hal yang tidak nyaman di tenggorokan saya. Kemudian PDAM mengalirkan air hujan untuk pelanggannya sehingga saya mandi dengan air hujan tersebut. Salahnya saya keramas padahal saya sedang datang bulan. Alhasil habis mandi, tubuh saya langsung panas dan demam.

Dua hari bedrest total. Istirahat penuh tanpa melakukan apa-apa. Bukan saya banget sepertinya. Hari ini pun suara saya masih tidak bisa membahana seperti biasa dan saya berbicara sangat perlahan dan sopan dengan orang. Padahal ciri khas saya berbicaranya ya nabrak sana-sini. sekarang? Mau nelan makanan saja susah! Padahal saya kan gila makanan dan tidak tahan dengan yang namanya lapar. Tapi beberapa hari ini benar-benar tak bisa menelan nasi. Hanya bubur.

Nah, buat siapa pun di luar sana yang bekerja mengandalkan suaranya. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga tenggorokan dan kualitas anda. Simak daftar berikut ini.

1.      Jangan minum es
Musim yang tak menentu membuat tubuh kita juga gampang sakit jika tidak dijaga. Buat pekerja yang mengandalkan suaranya untuk bekerja harus menghindari minuman yang mengandung es karena nanti akibatnya bisa membuat radang tenggorokan atau flu. Suara harus dijaga baik-baik karena tanpanya anda tidak bisa bekerja.

2.      Minumlah air hangat
Biasakanlah untuk minum air putih hangat disetiap kesempatan. Selain menenangkan ini juga membuat tenggorokan lebih nyaman.

3.      Minum air madu
Campurkan dua sendok madu murni dengan sebotol air putih dan bawa ke tempat kerja. Bisa menjaga stamina dan suara juga lo.

4.      Jangan tidur terlalu larut
Suara kita bisa berubah menjadi serak bahkan bisa hilang jika kurang tidur. Apabila memang terpaksa bekerja hingga larut. Satu sendok madu sebelum sarapan semoga bisa mengembalikan suara merdu anda kembali.

5.      Komsumsi bawang putih
Banyak orang yang tidak suka dengan bau bawang putih yang menyengat tapi saya sering mengonsumsinya satu siung (kadang mentah, kadang saya panaskan sebentar) setiap satu minggu sekali. Tapi pas lagi sakit begini, satu siung setiap hari. Daripada mengonsumsi antibiotik dalam bentuk kapsul mendingan langsung makan bawang putihnya kan?

Ada yang ingin menambahkan?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs