Langsung ke konten utama

Gurindam Bulan Dua Belas


Jangan suka bermain cinta
Sakit hati tak ada obatnya

Jangan suka bermain api
Tak hati-hati terbakarlah diri

Tentang keluarga
1.      Sudah lebih dari 20 tahun kami tidak ada foto bersama jadi mohon maaf saya tidak memajang foto keluarga saya di sini.
2.      Sudah lebih dari 10 tahun saya hidup sendiri tanpa keluarga, sejak saya masuk SMA jadi apa yang harus saya ceritakan di sini?

Mohon maaf untuk bagian ini saya pas. Sebenarnya mungkin lebih baik saya tidak ikutan giveaway ini karena menuliskan bagian ini saja sangat menyakitkan untuk saya. Tapi karena undangan dari Bunda Yunda Hamasah saya pikir saya harus ikut meramaikan bukan? Tapi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk yang ingin mengetahui tentang keluarga saya, saya tidak tahu apa yang harus saya ceritakan karena saya tidak merasa memiliki keluarga lagi sejak kakek saya meninggal dunia.

Saya 6 tahun di Pontianak sendirian tanpa keluarga. Mulai mencari uang sejak usia 18 tahun hingga sekarang untuk bertahan hidup sambil menyelesaikan kuliah saya.

11 Janji.
1.      Saya berjanji akan menulis lebih banyak lagi tanpa henti di blog ini.
2.      Saya berjanji akan mencari jodoh yang terbaik untuk diri saya sendiri.
3.      Saya berjanji akan menyelesaikan kuliah saya dalam hitungan bulan.
4.      Saya berjanji akan memasukkan buku saya ke penerbit mayor.
5.      Saya berjanji akan mencintai diri saya sendiri setiap hari.
6.      Saya berjanji akan menabung setiap bulan untuk masa depan saya.
7.      Saya berjanji akan menaikkan berat badan saya.
8.      Saya berjanji akan menyelesaikan semua buku yang belum saya baca.
9.      Saya berjanji akan menjadi pendongeng untuk banyak anak Indonesia.
10.  Saya berjanji akan menghapuskan stigma terhadap ODHA.
11.  Saya berjanji akan mengunjungi tempat yang indah di Indonesia.

11 tak akan dan akan diulangi.
1.      Jika marah tidak akan menyiksa diri sendiri lagi. Inilah bagian terburuk dalam diri saya. Jika sudah marah saya akan mematikan ponsel berhari-hari, tidak berniat berbicara dengan siapa pun, tidak makan, tidak minum, saya tahu itu tidak baik, tapi saya hanya ingin ‘bertapa’ agar kemarahan saya reda.
2.      Jika kesepian tidak akan berbicara dengan tali jemuran atau sepeda motor lagi. Pernahkah merasa hidup di tengah keramaian tapi tidak ada satu orang pun di dunia ini yang mau mendengarkanmu? Saya sering merasa kesepian itu sehingga saya hanya bisa berbicara dengan benda mati yang ada di sekitar saya.
3.      Tidak akan kecewa meskipun merasa tidak punya keluarga. Saya tidak ingin iri dengan kisah mengharukan tentang keluarga mana pun dan tidak akan membandingkannya dengan keluarga saya. Setiap keluarga diciptakan berbeda dan itulah orang yang menjadi pembentuk keluarga yang saya miliki.

4.      Tidak akan memaki-maki orang sembarangan lagi. Biasanya ini terjadi karena saya ingin curhat tapi malah dapat wejangan atau motivasi sejenisnya. Saya hanya ingin didengarkan karena tidak ada satu orang pun di dunia ini yang punya penyelesaian masalah saya kecuali diri saya sendiri. Saya yakin itu karena memang tidak ada satu orang pun yang mengerti masalah saya. Mereka menganggap bahwa satu penyelesaian cocok untuk setiap masalah.

5.      Menulis novel lebih banyak lagi. Novel terakhir yang saya tulis adalah Memamah Jantungmu. Saya pikir saya harus mulai menulis lagi. Meskipun luka hati yang saya miliki belum kering adanya.

6.      Liburan lebih lama. Selama ini saya tidak pernah liburan lebih dari empat hari. Saya pikir saya butuh liburan yang lebih lama untuk meredakan semua luka di dalam kehidupan saya. Jadi ingat liburan tiba-tiba pada tahun 2009 yang berakhir di hari ke-delapan. Ingin liburan nekad seperti itu lagi karena dilanda ledakan kegalauan menghantarkan saya mengelilingi Malang, Yogya, dan Magelang.

7.      Berkenalan dengan orang-orang baru. Saya merasa terlalu sepi. Saya rasa saya butuh orang baru untuk saya masuki hidupnya.

8.      Ingin bertemu dengan seseorang yang bisa saya baca hatinya. Seperti tiga tahun yang lalu saya bertemu dengannya yang mencuri hati saya. Hingga hari ini pun saya masih bisa merasakan getaran yang pernah dia sampaikan. Dan sayangnya kami saling tahu kami tidak pernah menghentikan cinta kami.

9.      Ingin teriak-teriak di tepi pantai seperti ketika masih kecil dulu. Bersama teman-teman SMP yang sekarang sudah terpisah jauh. Memasukkan keinginan dalam botol kemudian membuangnya ke laut.

10.  Ingin mengulang masa-masa saat masih memiliki seorang kakek dalam kehidupan saya dan menghentikan perjalanan waktu sampai di sana saja. Saat saya merasa sangat memiliki keluarga dan tempat bernaung di dalam kehidupan saya.

11.  Hari yang tidak akan pernah saya lupakan adalah suatu hari di mana seseorang, pengunjung blog ini, menghangatkan hati saya, dan menuliskan kata-kata yang membuat saya merasa menjadi perempuan paling beruntung di dunia ini. Seandainya dia tidak jatuh cinta pada blogger lain, saya rasa kisah cinta itu akan berakhir dengan indah. Lagi-lagi itu hanya seandainya sebelum saya membaca di blognya tentang perasaannya pada perempuan lain yang tulisannya jauh lebih bagus dari tulisan saya.

 

Tulisan ini saya ikutsertakan di acara Gurindam Muharam Plus 33
yang diselenggarakan oleh Yunda Hamasah dan Lyliana Thia.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs