Langsung ke konten utama

INI HIDUPKU, BUKAN HIDUPMU

menangis

Terkadang orang lain melihat kedalam kegalauan orang lain dan mencercanya. Memberikan kalimat-kalimat motivasi untuk (yang katanya sih) membantu. Padahal ketika seseorang jatuh dia hanya membutuhkan sebuah lengan yang kuat dan mau membantunya berdiri.



Tiga hari termasuk hari ini, ketika postingan ini ditulis aku menangis.

Aku ingin bercerita apa yang terjadi sebelumnya padaku.

Aku sakit dan aku baru sadar betapa pentingnya sebuah keluarga. Sayangnya aku tak memiliki keluarga yang ideal itu. Minimal yang ibunya mau menelpon anaknya setiap hari untuk bertanya kabar.

Bahkan dia tidak pernah tahu ada apa dengan jantungku yang semakin melemah. Aku sangat merasakan detak yang berbeda. Aku juga telah mampu membaca air muka dokter yang memeriksanya. Dia seakan-akan ingin mengatakan: “Hidupmu tidak akan lama lagi.”

Merdu sekali terdengar di telingaku jika dia benar-benar akan mengatakannya. Seperti kalimat-kalimat yang ada di sinetron.

Bahkan di sinetron masih ada kebahagiaan. Minimal ketika ada yang sakit dan hampir mati ada yang mau peduli.

Aku sekarat. Tapi tak ada yang tahu, mungkin tak ada yang mau tahu.

Aku pikir seminggu yang lalu itu aku akan mati. Aku benar-benar sekarat dan seseorang memberikanku kekuatan untuk bangkit. Meskipun hanya hari itu dia memberikan perhatian untukku, aku memang berhasil bangun dari sakitku dan mampu hidup lagi. Walaupun aku tahu. Di dalam dadaku, ada jantung yang telah lelah untuk berhenti berdetak.

Sebelum aku merasakan keberhentiannya, keinginannku tidak banyak. Aku hanya ingin merasakan kasih sayang seorang ibu yang sesungguhnya. Kasih seorang ayah yang setulusnya.

Sebuah lengan, aku hanya butuh sebuah lengan dan bahu untuk menyandarkan semua lelahku. Lelah yang tak tertanggungkan oleh jantungku.

Aku menghitung hari dengan hampa. Aku ingin menyerah dan membiarkan semuanya berakhir saja.

Mungkin banyak orang yang akan bertanya-tanya dengan sikap anehku. Kalimat mereka akan sama:
ADA APA DENGANMU?
Ini bukan judul lagu, karena suaraku sumbang untuk bernyanyi.

Bagaimana aku mengatakannya? Aku sekarat! Sekarat tanpa ada yang mau memberi sebuah arti di dalam hidupku. Seorang sahabat mungkin. Sebuah bahu. Hanya sebuah bahu yang aku butuhkan untuk meruntuhkan air mataku.

Dadaku sesak degan kesedihan dan penderitaaan. Aku kesepian.

Banyak yang pernah bertanya, kenapa kamu memiliki begitu banyak energi untuk menulis? Yah, memang terkadang aku bisa menulis hingga 10 post sehari.

Masalahnya bukan aku punya banyak energi. Aku nggak punya waktu yang lebih banyk. Tenaga yang lebih kuat juga semakin menipis.

Aku tak dapat membayangkan bila suatu hari tiba-tiba aku tidak kuat lagi untuk mengetikkan jemariku di atas keyboard. Ketika napasku benar-benar berhenti.

Untuk semua orang yang memiliki rumus kehidupan bahagia, tolong jangan berikan rumus hidup kalian padaku. Satu rumus kebahagiaan hanya berlaku untuk satu kehidupan. Tidak akan mempan dalam kehidupanku jika berhasil digunakan untuk hidupmu.

Ini hidupku, bukan hidupmu!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs