Langsung ke konten utama

#24 KAMU SEBENARNYA SIAPA?

holding hands

Dear Jodohku
Sekian lama tak menulis surat untukmu akhirnya aku memikirkan kembali keberadaan dirimu. Ternyata terapi dengan menulis surat cinta untuk kamu yang sangat aku cintai walaupun kita sama sekali tak saling mengetahui keberadaan diri masing-masing, membantu aku untuk lebih sabar menunggu.


Aku akan sabar menanti kedatanganmu dalam hidupku.
Menjemputku dan membawakan sebuah cinta yang akan aku jaga seumur hidupku.

Apakah kamu percaya kita akan dipertemukan suatu hari untuk melengkapkan semua kebahagiaan kita.
Aku memang tak bisa berbicara dengan waktu dan memintanya memutar jam dengan lebih cepat. Karena aku memang sudah tak sabar ingin tahu siapa kamu sebenarnya.

Seandainya aku punya mesin waktu, ingin aku menyambangi sebuah waktu yang terdapat kamu di dalamnya. Iya ada kamu. Kamu yang telah diciptakan Tuhan hanya untukku.

Aku sebenarnya iri kemarin mendengar teman sekantorku hamil untuk anak yang kedua. Bukan dalam artian aku tidak suka sih. Aku merasa kamu harusnya malu karena nggak sampai-sampai juga di hadapanku sementara orang lain telah menciptakan banyak anak.

Minimal aku ingin wujud kamu sekarang ada di hadapanku. Itu saja tidak lebih.

Kabur. Aku merasa kamu itu semakin mengabur warnanya. Bahkan bentuknya sudah tidak begitu jelas. Aku masih yakin sih kamu manusia. Aku tidak teracuni dengan film serial Roswell yang memperlihatkan betapa tampannya makhluk asing di sana.

Aku sekarang sedang membangun diriku menjadi seorang perempuan yang lebih perempuan. Minimal sekarang aku tidak akan keluar rumah sebelum benar-benar rapi. Aku juga lebih perhatian dengan baju yang aku kenakan.

Aku ingin detik kamu bertemu denganku itu adalah detik kamu terpesona dengan apa yang ada di diriku.

Apakah ini terlalu berlebihan? Aku sangat berharap kamu memang menatapku dengan mata yang bercahaya dan menginginkanku seutuhnya.

Aku tahu hidup bukan shitnetron ataupun novel fiksi yang memperlihatkan betapa bahagianya seorang tokoh ketika telah berada di ending cerita.

Aku ingin aku bahagia bersamamu bukan di bagian paling akhir. Tapi sekarang dan selamanya.

Tapi kamu sebenarnya siapa sih jodohku?

Jodohmu yang masih menunggu.
Honeylizious. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs