Langsung ke konten utama

#10 MENGUASAI BANYAK BAHASA


Saya semenjak kecil selalu tertarik dengan berbagai bahasa. Terutama bahasa yang tidak saya ketahui. Saya selalu ingin mempelajari semuanya. Walaupun terkadang saya tidak tahu bagaimana caranya waktu itu. Maklum saya masih tinggal di kampung saya yang memang tidak ada tempat kursus bahasa. Saya dulu mengawali belajar bahasa Tionghoa dengan nenek saya. Kebetulan nenek saya memang orang Tionghoa. Saya belajar setiap hari dan mulai menggunakannya secara campur aduk saat saya masih belum sekolah.

Saya berkomunikasi dengan tetangga saya yang memang semuanya Tionghoa. Saya kadang menyelipkan bahasa Tionghoa yang saya tahu saat saya ngobrol dengan mereka. Kadang kebetulan saja saya harus mengatakan sesuatu dan ternyata saya tahu padanan bahasa Tionghoanya. Bahasa Tionghoa Khek lebih spesifiknya.

Nah, berawal dari sinilah teman-teman saya yang memang semuanya Tionghoa berbaik hati untuk mengajari saya. Mereka mengucapkan ulang kalimat saya yang campur-campur bahasanya. Maklum di rumah kakek saya menggunakan bahasa Melayu karena beliau memang etnis Melayu.

Alhasil dari pertemanan ini hingga duduk di bangku SMP saya selalu belajar bahasa Tionghoa. Saat duduk di bangku SMP saya mengenal bahasa Inggris dan tertarik untuk belajar. Meskipun masih pas-pasan saya setiap hari selalu belajar mengucapkan kalimat dalam bahasa Inggris. Bisa dengan lawan bicara jika memungkinkan saya menyambar dengan bahasa Inggris. Kalau tidak saya bisa berkomunikasi dengan motor saya menggunakan bahasa asing tanpa takut ada yang menertawakan. Saya kadang ngomong sama dia menggunakan bahasa Jepang, Mandarin, Korea, dan India. Hahahaha…


Saya masih sedikit menguasai bahasa asing. Saya yakin semuanya bisa dipelajari. Mau mahir atau tidak itu urusan belakang. Belajar! Saya pasti bisa!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs