Langsung ke konten utama

MORNING KICKSTART

bersiaran

Sudah tiga kali menggantikan Bang Didit. Di program yang sebenarnya agak sulit dibawakan. Untuk hanya satu jam. Tiap hari Minggu pukul 8-9 pagi. Morning Kickstart. Kenapa sulit? Karena aku harus membaca artikel yang berbahasa Indonesia dan terdapat bahasa Inggris pula. Waw! Agak kesulitan karena selain bahasa Inggrisku yang belepotan, aku juga suka salah sebut nama artis yang ada dalam artikel.


Akan berbeda apabila yang membawa acara ini penyiar yang lain yang bahasa Inggrisnya bisa diacungi jempol.

Hari ini saya ingin berbagi pagi Minggu saya dengan Bujang Dare yang mampir dimari.
Saya bangun pukul 6 dan mandi pukul 7 karena saya satu jam masih senang berbaring dalam keadaan sadar tapi mata terpejam. Mungkin saya sempat tertidur. Entahlah.

Lalu saya mandi dan buru-buru keluar rumah dengan motor butut kesayangan saya yang pernah saya lukai di Ayani. Maaf banget ya cintaku supraX. Waktu itu terjadi sesuatu hal dalam dada saya, membuat saya kehilangan kesadaran beberapa saat. Untungnya, selalu masih ada untungnya padahal menurut nenek saya yang Tionghoa itu pasti rugi aja, untungnya saya tidak ditabrak dan menabrak pengendara motor yang lain waktu itu.

Saya mengalami serangan jantung lagi. Seperti biasa. Makanya saya jatuh waktu itu. Menakutkan sih. Sekarang serangannya biasanya di rumah tidak pernah di jalanan dan tidak sesering dulu. Palingan sebulan sekali saja.

Setelah saya berhasil mendorong pacar saya yang beroda dua ini saya mampir di warung yang menyediakan begitu banyak kue buat sarapan. Saya lalu membeli kerupuk basah yang tidak dijual sepanjang dulu dengan harga 8000, sekarang harganya sudah menjadi 600. Saya membelinya 5 biji termasuk dengan kuahnya. Hanya 3000.

Sarapan bersama Bang Pandi di studio. Dia makan satu potong dan saya empat. Hahahaha..

Sarapan itu berakhir dan saya harus mengasuh acara yang sama lagi. Kadang lidah saya berlipat-lipat membaca artikel atau nama yang berbahasa asing. Owh tidak… mudah-mudahan minggu depan saya tidak terpilih untuk menggantikan atau setidaknya pengasuhnya tidak lagi menghilang karena suatu urusan.

Berdoa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs