Langsung ke konten utama

Nurut Kata Upline

Perbedaan antara orang gagal dan sukses di Oriflame hanya satu. Orang yang gagal berhenti berusaha dan yang akhirnya sukses yang tidak pernah berhenti berusaha.

Mengapa ada orang yang berhenti berusaha dan tetap mau berusaha apa pun tantangannya?

Kalau saya, karena di Oriflame semua impian saya bisa diwujudkan. Dapat penghasilan seperti yang saya mau. Kerja dari mana saja tanpa terikat jam kerja dan tidak perlu meninggalkan rumah. Nabung buat kuliahin anak-anak di kampus mana saja di Indonesia mudah-mudahan bisa di kampus ternama di dunia.

Kamu sendiri punya impian apa? Pergi haji? Punya rumah sendiri? Punya mobil sendiri?

Apa pun impianmu bisa diwujudkan di Oriflame. Selain butuh usaha juga butuh waktu. Jadi jangan berharap kamu sukses di Oriflame dalam waktu 1 minggu, 1 bulan, bahkan 1 tahun. Ada yang sukses mencapai impiannya di Oriflame setelah 4 tahun, 8 tahun, bahkan 10 tahun.

Paling penting adalah kamu bertahan dan mewujudkan impian kamu satu demi satu di Oriflame. Kerjakan apa yang leader Oriflame kerjakan untuk mencapai kesuksesannya. Sebab itu yang akan menentukan posisi kamu di bisnis ini.

Jika kamu menolak melakukan apa yang mereka lakukan setiap hari, artinya kamu akan menjemput kegagalan di bisnis ini. Itu sebabnya ada pepatah Oriflame mengatakan "nurut sama upline". Saat upline kasih kamu saran dan tips sukses, ikuti dan kerjakan, jangan hanya nunggu, karena Allah tidak akan mengubah nasib kita, kalau kita sendiri nggak berniat mengubahnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny