Langsung ke konten utama

FWD Insurance Menjalin Kemitraan dengan Bank Commonwealth untuk Meluncurkan FWD Treasury Armor Link



Plan yang ditawarkan memberikan perlindungan bagimu hingga 100 tahun

PT FWD Insurance Indonesia (“FWD Insurance”), asuransi  jiwa berbasis digital terkemuka di Indonesia, hari ini menghadirkan produk perlindungan jiwa terbaru, FWD Treasury Armor Link, dimana produk ini dipasarkan melalui jalur distribusi bancassurance dengan PT. Bank Commonwealth (“Bank Commonwealth”).

Produk ini bertujuan untuk memberikan perlindungan seumur hidup dan menjadikannya cara untuk membantu meningkatkan kesejahteraan finansial melalui investasi demi memenuhi tujuan jangka panjang keluarga Indonesia. 

FWD Treasury Armor Link adalah produk asuransi jiwa unit-link yang dapat dibeli melalui kantor cabang Bank Commonwealth di seluruh Indonesia. Produk ini memberikan perlindungan diri jangka panjang yang dapat diwariskan ke keluarga kamu secara penuh jika meninggal dunia, dan disaat yang sama membangun kesejahteraan finansial melalui hasil investasi dari premi yang diinvestasikan. 

Kamu juga bisa mendapatkan Manfaat 

Bonus Loyalitas (Loyalty Bonus Benefits) dan Manfaat Bonus Investasi (Investment Bonus Benefits) yang membantu kamu mencapai tujuan investasi.

Beberapa keunggulan dari FWD Treasury Armor Link adalah:
● Komprehensif
o Masa Asuransi hingga usia 100 tahun.
o Tersedia berbagai pilihan jenis investasi dengan hasil optimal.
o Terdapat berbagai pilihan asuransi tambahan yang bisa melengkapi 
perlindunganmu.
● Kompetitif
o Alokasi investasi sejak tahun pertama
o Kesempatan untuk mendapatkan manfaat Bonus Loyalitas pada tahun ke-
5 dan ke-10, untuk menjaga keuanganmu agar tetap aman dan sesuai 
rencana.
o Kesempatan mendapatkan manfaat Bonus Investasi pada ulang tahun 
Polis dimulai dari akhir tahun Polis ke-3.
● Fleksibel
o Bebas melakukan penarikan atau penambahan dana setiap saat.
o Bebas biaya Pengalihan Dana Investasi untuk transaksi online.
o Nikmati fasilitas e-Services dalam satu genggaman

Direktur, Chief of Operations, Product Proposition & Syariah Ade Bungsu mengatakan, “Pandemi ini telah membuat kami sadar bahwa hidup tidak dapat diprediksi. Situasi ini membuat kita berpikir kembali tentang manfaat perlindungan dari sebuah produk asuransi dan bagaimana hal ini dapat menganggu kestabilan kondisi finansial; seperti yang kita ketahui bahwa keluarga merupakan prioritas utama bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, kami memperkenalkan FWD Treasury Armor Link agar masyarakat dapat menjalani hidup dengan tenang dan berkualitas tanpa perlu khawatir karena telah memperoleh manfaat terbaik dari sebuah proteksi seiring berjalannya waktu.”

Chief of Retail & SME Business Bank Commonwealth Ivan Jaya mengatakan, “Kami menyadari pentingnya peranan kami di masa yang penuh tantangan ini, untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat. Sebagai bentuk komitmen kami untuk terus memenuhi kebutuhan nasabah, kami yakin dapat memberikan manfaat yang optimal serta meningkatkan kesejahteraan finansial para nasabah melalui kerja sama dengan FWD Insurance dalam produk FWD Treasury Armor Link.”

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi fwd.co.id.


Tentang FWD Group:
FWD Group adalah bisnis asuransi jiwa di wilayah Asia Pasifik yang telah menjangkau sekitar 10 juta nasabah di 10 jaringan usaha, termasuk beberapa pasar asuransi dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Berdiri sejak 2013, FWD fokus dalam menciptakan pengalaman berasuransi menjadi lebih simpel, cepat, dan lancar dengan produk yang inovatif dan mudah dipahami, yang didukung oleh teknologi digital. Melalui pendekatan yang berfokus pada nasabah, FWD berkomitmen mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.fwd.com
Tentang PT FWD Insurance Indonesia (“FWD Insurance”):
PT FWD Insurance Indonesia (“FWD Insurance”), perusahaan asuransi jiwa patungan dan bagian dari FWD Group (“FWD”) yang sebelumnya dikenal sebagai PT Commonwealth Life, telah resmi bergabung dengan PT FWD Life Indonesia (“FWD Life”) sejak 1 Desember 2020 dan akan dikenal selanjutnya sebagai FWD Insurance.

Dengan bergabungnya FWD Life dan FWD Insurance, FWD Insurance akan memiliki rangkaian produk yang lebih lengkap mencakup produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi, asuransi berjangka individu & kumpulan, asuransi kecelakaan diri individu & kumpulan, dan asuransi kesehatan kumpulan melalui jalur distribusi yang didukung teknologi terintegrasi termasuk keagenan, bancassurance, e-commerce dan korporasi. 

FWD Insurance terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”). 

FWD Insurance adalah anggota dari Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.fwd.co.id

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi: 
Fitriannisa Picces
Head of Corporate Communication & CSR Qcomm untuk FWD Insurance
FWD Insurance
P 1500 393
P 081213535990
E fitriannisa@fwd.com 
E piccesius@qcomm.id

Tentang PT Bank Commonwealth:

PT Bank Commonwealth (PTBC) adalah anak perusahaan Commonwealth Bank of Australia (CBA) yang telah hadir di Indonesia sejak tahun 1997, di mana CBA merupakan salah satu kelompok usaha keuangan terbesar yang terdaftar di Bursa Efek Australia dan tercatat dalam Morgan Stanley Capital Global Index. Didukung oleh lebih dari 1.300 tenaga profesional di bidang perbankan, PTBC saat ini melayani nasabah di 23 kota di Indonesia.

PTBC menawarkan beragam solusi perbankan termasuk pinjaman rekening koran (overdraft) dan pinjaman berjangka (term loan) bagi SME, kredit pemilikan rumah (KPR), wealth management, pembukaan rekening tabungan secara digital dan menyeluruh, pinjaman kredit bisnis SME secara digital dan investasi reksa dana dengan fleksibilitas untuk menetapkan tanggal transaksi, fitur standing order, dan pembelian reksa dana melalui Internet Banking.


PTBC telah memecahkan lima rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui: (i) Aplikasi SmartWealth sebagai aplikasi digital perbankan pertama dengan layanan robo advisory; (ii) Aplikasi SmartWealth sebagai digital perbankan pertama yang mengintegrasikan informasi kepemilikan produk wealth management secara menyeluruh; (iii) e-Kiosk sebagai platform digital banking pertama di Indonesia dengan end-to-end onboarding (kartu ATM, Mobile Banking dan Internet Banking aktif) dalam waktu 10 menit; (iv) Produk KTA sebagai Kredit Tanpa Agunan Pertama yang Proses Pengajuannya secara Digital dan Mendapatkan Keputusan Seketika, dan (v) Mobile Banking Bank Commonwealth sebagai platform aplikasi Mobile Banking pertama dengan fitur investasi. PTBC juga menawarkan best in class customer experience melalui cabang berkapabilitas digital yang telah hadir di Jakarta (Kensington – Kelapa Gading, Puri Indah, PIK, Treasury Tower SCBD dan Pondok Indah), di Surabaya (Panglima Sudirman, Manyar, dan Bukit Darmo Golf), Bandung (Dago), Bali (Sunset Road) dan juga Malang.

PTBC meraih berbagai penghargaan di antaranya “The Best Wealth Management Business (Affluent Segment) in Indonesia” 2018 oleh The Asian Banker Indonesia Country, Peringkat 1 untuk kategori Wealth Management Conventional Bank pada Digital Brand Awards 2019, Majalah Infobank, dan Peringkat 1 dari 10 Best Banks pada Banking Service Excellence Monitor 2018, 2019, dan 2020, Marketing Research Indonesia.

Sejak tahun 2014, PTBC memfokuskan kegiatan CSR melalui program WISE (Womenpreneur Indonesia for Sustainability and Empowerment). WISE adalah program literasi dan inklusi keuangan yang diluncurkan untuk meningkatkan kesejahteraan finansial perempuan Indonesia khususnya pengusaha perempuan melalui suatu program literasi keuangan yang terpadu dan berkesinambungan. Pada tahun 2019, PTBC dan Mastercard menggandeng Mercy Corps Indonesia untuk membantu perempuan pengusaha UMKM Indonesia mendorong pertumbuhan bisnisnya melalui pendampingan bisnis secara digital dengan platform MicroMentor yang dapat diakses di id.micromentor.org

Kunjungi www.commbank.co.iduntuk informasi lebih lanjut mengenai Bank Commonwealth.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan