Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Drama Menyusui Dirham

Akhirnya tidur juga si nomor 3, Dirham. Jaman abang Raza dulu, matiin lampu susuin 5 menit, tidur 10 jam. Jaman kakak Moy, lampu biarkan nyala dan susuin, nggak bakalan lepas sebelum tertidur, bisa sejam, dua jam, dan akan terbangun jam 1 atau jam 2 atau jam 3 minta cemilan dan minum, baru nyusu lagi dan tidur. Kalau sudah tidur baru matiin lampu. Tidur sampai pagi. Pas dia sudah bisa jalan biasa dia buka magicom dan makan nasi terus minum air putih. Jadi akhirnya setiap mau tidur biasanya di dekat tempat tidur sudah ada toples kue dan botol minum. Sekarang jaman dedek Dirham, matiin lampu kamar + susuin 30 menit, nggak tidur kabur, main, merengek, banting-banting barang, ajak baring susuin lagi, tapi sekarang matiin semua lampu dalam rumah, asli rumah gelap gulita macam mati lampu, susuin sampai tertidur. Drama belum selesai, karena dia setiap sejam sekali akan bangun dan minta nyusu. Pas tertidur susu terlepas. Sejam kemudian bangun minta nyusu dan tertidur lagi. Begitu berulang samp

Katalog Oriflame Oktober 2021

FWD Insurance Hadirkan FWD Hospital Care Protection Dengan Perlindungan Medis dan Dukungan Rehabilitasi yang Fleksibel

 PT FWD Insurance Indonesia (“FWD Insurance”), perusahaan asuransi jiwa berbasis digital terkemuka di Indonesia, menghadirkan FWD Hospital Care Protection. FWD Hospital Care Protection memberikan cakupan perlindungan menyeluruh untuk pelayanan medis rawat inap dan rawat jalan serta serangkaian fasilitas rehabilitasi termasuk perawatan ekstra. Para nasabah dapat memilih beragam pilihan layanan berdasarkan wilayah geografis dan manfaat yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tingkat resiko kesehatan mereka. FWD Hospital Care Protection merupakan salah satu produk perlindungan kesehatan yang menjadi bagian Kampanye #ProteksiON . Produk ini hadir seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap asuransi kesehatan yang terjangkau dengan manfaat optimal. Selain manfaat rawat inap dan rawat jalan biasa, produk ini juga dilengkapi dengan manfaat atas biaya rawat jalan untuk penyakit infeksi dan juga manfaat rehabilitasi, konsultasi ahli gizi dan pemantauan kanker selama masa pemulihan nasabah. S

5 Cara Bijak Menggunakan Gaji Bulanan

Gajian adalah saat yang paling ditunggu bagi semua orang, terutama para pekerja. Keinginan untuk beli ini dan itu setelah menerima gaji pun tak terbendung lagi. Namun, kebanyakan orang justru seringkali sudah kehabisan uang sebelum akhir bulan. Padahal, gajian baru beberapa hari yang lalu. Itulah sebabnya pengelolaan gaji bulanan sangat penting bagi setiap orang, terlepas dari besar-kecilnya penghasilan. Pengeluaran mendadak jadi besar? Mudah tergoda online shopping? “Gaji sering cepat habis? atau Terjebak tagihan kartu kredit atau utang-utang lainnya?” Kamu bisa menghindari kejadian-kejadian tersebut dengan pengelolaan gaji bulanan yang baik. Simak caranya menurut Co-Founder Sipundi.id, M.Kharisma pada artikel ini! 1. Gunakan metode 50-30-20 untuk mengelola gaji  Metode 50/30/20 adalah salah satu metode budgeting yang dapat membantumu mengelola gaji bulanan. Metode ini memaparkan masing-masing gaji dialokasikan sebesar 50% untuk keperluan, 30% untuk gaya hidup, dan 20% untuk tabungan

#ProteksiOn Self Love Juga On

Apa pembelajaran yang dapat kamu ambil dari pandemi yang masih belum selesai hingga sekarang? Belum lagi banyaknya orang yang masih bandel dan tak ingin divaksin. Suasananya seperti sedang perang dengan sesuatu yang tampak. Bahkan perang di sosial media antara yang percaya dengan pandemi itu ada dan banyaknya orang yang menganggap pandemi sebagai biopolitik. Lucunya bahkan banyak sekali yang beranggapan bahwa kita akan ditanam chip di tubuh kita jika mendapatkan vaksin. Padahal saat mau vaksin kita itu masih menyerahkan fotokopi KTP. Artinya apa? Belum secanggih itu teknologi negara kita. Elektronik KTP saja masih difotokopi. Sudah ada chip di dalam e-KTP kenapa tidak langsung scan saja? Jangan tanya saya, saya tidak tahu apa-apa dan saya lebih suka berada di dalam rumah selama masih ada pandemi. Biarkan pemerintah menjalankan tugasnya. Kita sebagai rakyat ikut sajalah. Kalau diminta PPKM yuk kita PPKM, diminta vaksin yuk kita vaksin. Doanya semoga pandemi segera selesai dan kita bisa
Apa pembelajaran yang dapat kamu ambil dari pandemi yang masih belum selesai hingga sekarang? Belum lagi banyaknya orang yang masih bandel dan tak ingin divaksin. Suasananya seperti sedang perang dengan sesuatu yang tampak. Bahkan perang di sosial media antara yang percaya dengan pandemi itu ada dan banyaknya orang yang menganggap pandemi sebagai biopolitik. Lucunya bahkan banyak sekali yang beranggapan bahwa kita akan ditanam chip di tubuh kita jika mendapatkan vaksin. Padahal saat mau vaksin kita itu masih menyerahkan fotokopi KTP. Artinya apa? Belum secanggih itu teknologi negara kita. Elektronik KTP saja masih difotokopi. Sudah ada chip di dalam e-KTP kenapa tidak langsung scan saja? Jangan tanya saya, saya tidak tahu apa-apa dan saya lebih suka berada di dalam rumah selama masih ada pandemi. Biarkan pemerintah menjalankan tugasnya. Kita sebagai rakyat ikut sajalah. Kalau diminta PPKM yuk kita PPKM, diminta vaksin yuk kita vaksin. Doanya semoga pandemi segera selesai dan kita bisa