Langsung ke konten utama

Usaha Suling Air Bersih Pontianak Untuk MCK di Lokasi yang Tak Ada PDAM

 Di Pontianak masih banyak sekali komplek perumahan yang tak mendapatkan layanan air dari PDAM sehingga mau tak mau kalau air sumur tak layak pakai banyak orang memilih untuk membeli air bersih yang membawa air PDAM ke rumah-rumah. Ukurannya mulai dari 2000 liter sampai 8000 liter. Khusus untuk air pengisian kapal bisa sampai ratusan ribu liter, tergantung kebutuhan. Suami saya sudah menjalankan usaha ini sejak 2006. Sudah belasan tahun dan permintaan air bersih bukannya menurun malah semakin meningkat karena banyak developer perumahan yang terus membangun rumah baru di lokasi-lokasi yang sebelumnya hanya tanah kosong.


Saya tidak pernah survey jumlah komplek perumahan yang ada di Pontianak yang tak mendapatkan layanan PDAM. Ada juga yang sebenarnya sudah terpasang jalur PDAM tapi airnya kadang jalan kadang tidak, bahkan tak jarang airnya tak mengalir sama sekali. Pengalaman saya ngekost di beberapa tempat yang ada di Pontianak memang banyak tempat yang kesulitan mendapatkan air bersih untuk MCK. Jadi impian saya adalah memiliki 1 tempat penyulingan air bersih untuk kebutuhan MCK tersebut di setiap komplek perumahan. Saya rasa untuk sehari produksi minimal 40 kubik air bersih perhari sudah cukup bisa memenuhi 1 komplek yang isinya 20-40 rumah. 


Beberapa kali memang suami membahas ingin cari rumah yang lokasinya dibangun tak jauh dari sungai yang airnya tawar, jadi lokasinya tidak dekat dengan laut, yang bisa dimanfaatkan untuk disuling menjadi air yang jernih dan bisa digunakan untuk keperluan rumah tangga. Sekarang masih belum lokasi yang sesuai. Tapi jika kamu punya infonya atau kamu adalah developer yang memang membangun banyak komplek perumahan dan butuh penyedia air bersih untuk keperluan orang yang tinggal di komplek tersebut silakan kontak kami di Air Bersih Pontianak WA 05252103301. Siapa tahu kita bisa bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat.


Dibandingkan membeli air bersih menggunakan tangki 2000 liter tentunya akan jauh lebih terjangkau kita membuka tempat penyulingan air di lokasi tempat tinggal orang yang membutuhkan dan untuk menyalurkannya tinggal menggunakan pipa-pipa yang disambung ke rumah-rumah warga, jadi tak perlu pick up yang dibekali tangki untuk membawa air tersebut ke rumah warga. Melainkan airnya kita sediakan di sana. Harga rata-rata air 2000 liter yang menggunakan pick up untuk yang kualitas PDAM Rp150.000.


Coba bayangkan jika satu rumah membutuhkan 10 kubik setiap bulannya? Paling tidak dia harus mengeluarkan uang 1.5juta untuk kebutuhan air. Belum lagi yang lainnya. Saya waktu tinggal sebagai anak kost, pemakaian rata-rata air di kost kami perorangnya dalam sebulan itu bisa menghabiskan 3-4kubik. Pemakaian rumah tangga tentu berbeda, bisa lebih banyak lagi karena jumlah anggota keluarga yang lebih dari satu orang. Kalau satu orang butuh 3 kubik, bayangkan jika satu rumah ada 5 orang. Sebulan butuh 15kubik.


Penyulingan air ini bisa jadi solusi untuk mendapatkan air bersih seperti air PDAM dengan harga yang lebih terjangkau. Misal satu rumah kita tagih 300rb perbulan untuk pemakaian unlimited normal. Jadi kita setiap hari menyuling air dan warga tinggal sedot ke rumahnya masing-masing. Hemat biaya dan tenaga dibandingkan setiap hari supir harus bolak-balik mengantar air ke perumahan tersebut bukan? Belum lagi banyak orang yang tak memiliki tempat penampungan air yang besar. Tak jarang suami saya dapat pesanan air yang mintanya 1000 liter saja alias satu kubik, apakah bisa? Tidak bisa, karena tangki ukurannya 2 kubik dan harus diisi penuh supaya aman saat dibawa jarak jauh dengan mobil pick up.


Kamu setiap hari mandi pakai air apa? PDAM? Sumur? Sungai? Kepengen punya pasokan air bersih yang murah di Pontianak? Langsung cek AirPontianak.com ya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan