Langsung ke konten utama

Detective Monk Serial Jadul 2002

Ya ampun akhirnya menemukan serial ini di dailymotion. Sudah lama banget ini serialnya.

Keluar jaman SMA tahun 2002. Setelah 18 tahun ketemu lagi. Dulu nggak sampai tamat nontonnya. Terharu dan terhura.

Segala jenis serial detective saya suka banget. Ya semacam Conan dan Sherlock Holmes gitulah. Di drama Korea juga banyak kisah detective dan serial killer. Tapi sekarang lagi musim romance ya gaes, sama pelakor. Jadi saya hiburannya sekarang tidur siang dan tidur sore, selain bawaan hamil, suami juga ngomel kalau saya nggak banyak tidur. Mungkin dia kasian ya liat istrinya 24 jam di rumah berbulan-bulan.

Kalau saya nonton serial itu yang bakalan bikin  saya betah adalah 'siapakah pembunuhnya (pelakunya)?' atau 'Apa trik yang digunakan pelaku?'. Kayak mecahin teka-teki.

Balik lagi ke serial Detective Monk nih. Iseng dong nunjukin foto pemain utamanya ke suami, dan minta dia memilih yang manakah Detective Monk di antara 4 orang ini?

Suami memilih detective ganteng di kanan bawah. Buahahahahahaha...

Ternyata dia belum paham selera istrinya. Saya nggak nonton serial itu karena wajah pemainnya. 

Detective Monk itu yang paling kiri. Rambut kriwil, OCD, super duper takut sama yang namanya kotor, takut ketinggian, nggak bisa lihat barang berantakan. Serialnya lucu banget  pokoknya. Nggak bikin stress.

Kalo kamu suka Conan dan Sherlock Holmes, serial ini cocok buat kamu. Sudah jadul tapi ceritanya tetap menarik untuk diikuti. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…