29 Agustus 2019

Guru-Guru TK



Guru TK itu sudah terbiasa sabar menghadapi anak-anak. Ada anak yang seperti Raza yang tak mau berbicara ya seharian tak akan ada suaranya. Tapi begitu dia mau berkicau, sepanjang hari suaranya akan terdengar cuitannya. Kemarin, pas acara manasik haji di Masjid Mujahiddin, dia mengantuk, jadi agak rewel. Bahkan sebelum berangkat menangis tak berhenti dan merengek pula. 

Tetap harus ikut selama masih sehat biarpun mengantuk. Kapan lagi dia punya kenang-kenangan bersama teman-temannya melaksanakan manasik haji TK? Apalagi seluruh anak TK Aisyiyah berkumpul semua. Bukan hanya dari 1 sekolah. Saya baru sadar TK Aisyiyah itu ada di mana-mana. 

Selama menunggu giliran Raza tidak merengek atau menangis tapi Bu Guru-nya  Bu Fitri harus memangkunya selama beberapa saat. Setelah itu entah bagaimana caranya, dia mau berbaris bersama temannya tanpa dipangku lagi. Bu Fitri? Selesai Raza, muncul Una yang harus digendong. Membayangkan saya yang harus diposisi guru-guru TK, mungkin cukup sehari untuk saya menyerah dan angkat tangan mengurus puluhan anak dengan berbagai ragamnya.


Foto ini, adalah kenang-kenangan, kalau Raza pernah dipangku sama Bu Fitri. Suatu hari nanti, mungkin belasan tahun lagi, dia akan melihatnya dan tertawa, menertawakan dirinya yang pernah cengeng dan bergantung pada guru TK-nya. 

Related Posts

Guru-Guru TK
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).