Langsung ke konten utama

Susah Merekrut, Mitos Atau Fakta?


Siapa di sini yang sudah menjalankan bisnis Oriflame dan mengalami kendala saat merekrut? Sebelum tahun 2019 sebenarnya saya juga mengalami masalah yang sama. Bolak-balik ditolak dan susah closing ketika menawarkan bisnis Oriflame. Tapi waktu itu memang jumlah prospek setiap harinya sedikit. Biasanya paling banyak hanya 30 orang dan itu pun rasanya riweh banget karena belum terbiasa. Suka baper kalo ditolak prospekan. Padahal yang level President Director dengan bonus ratusan juta perbulan juga mengalami penolakan. Lebih banyak pastinya, makanya mereka bisa melesat ke level yang lebih tinggi. Ditolak puluhan orang setiap hari harusnya kecil.

Apakah saya menyerah karena ditolak? Tidak menyerah cuman mengambil time out sebentar untuk meredakan baper. Terus coba lagi. Ditolak lagi. Coba lagi. Sampai akhirnya closing 10-20 perhari dan berani bikin target 300 new member setiap bulannya. Terbanyak saya pernah rekrut 550 new member dalam 1 bulan. 

Sekarang yang masuk jadi prospekan bisa ribuan setiap bulannya. Tidak riweh. Sudah tahu caranya dengan membuat template untuk setiap pertanyaan. Sehingga pertanyaan yang sama bisa dibalas dalam hitungan 1-2 detik. Jadi saat ada 100 prospekan yang masuk dan mereka memberikan pertanyaan yang sama, hanya butuh 100-200 detik untuk kasib jawabannya. Kalau mereka rata-rata memberikan 5 pertanyaan, artinya paling lama saya menghabiskan 1000 detik atau 17 menitan. Closing 20 KTP dan menggunakan waktu sekitar 3 jam untuk pendaftaran dan getting started. Lalu membuat banner selamat datang perorang butuh 2 menit, total 40 menit untuk 20 member baru.


Wajar kalau kita cukup memaksimal 4 jam untuk mengerjakan bisnis Oriflame dari 24 jam yang kita punya. Masih ada 20 jam lagi. Jika tidur 8 jam, masih ada 12 jam lagi untuk mengerjakan hal yang lain. Jadi sebenarnya tak ada alasan mengatakan tak ada waktu untuk Oriflame-man. Cukupluangkan 4 jam saha setiap harinya.

Kayak kemaren akhirnya saya bisa berolahraga dengan menyikat lantai dan beres-beres rumah. Padahal biasanya tak sempat saya lakukan saking sibuknya belajar soal Oriflame dan prospek orang. Sekarang lebih efektif dengan pembagian waktu kerja di Oriflame dan kerja di rumah.

Dulu saking saya merasa banyaknya prospekan yang masuk saya membalas denga jari gemetar karena takut terlambat membalas chat yang masuk. Sekarang sudah terbiasa chat masuk puluhan dalam 1 jam. Balas seperti biasa dengan tenang.

Dulu saya merasa susah merekrut karena sedikitnya orang yang saha prospek. Sekarang banyak yang closing karena saya memanfaatman facebook ads dengan maksimal. Bahkan sekarang saya bisa membantu downline saya untuk merekrut juga. Jadi jangan kaget kalau gabung di tim saya dan bisa punya 150 downline dalam waktu 2 minggu atau 300 member perbulan.


Kamu rekrut lewat apa gaes?

Komentar

  1. Numpang Promo Ya Admin! Mau Modal kecil Bisa Diputarkan menjadi Ratusan juta Dan Dapat uang masukan Tanpa Usaha Apapun Kunjungi situs yang sudah saya kunjungi yaAduQ Online terpercaya, Thanks bruhh.

    BalasHapus

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma