Langsung ke konten utama

Merekrut New Starter Oriflame Itu Mudah! Paksa - Bisa - Biasa!

Belajar tanpa kuliah. Sekarang saya masih terus belajar menjalankan bisnis Oriflame. Kalau banyak yang merasa susah atau ribet menjalankannya sebenarnya karena tidak mau belajar dan tak punya ilmunya. Kalau sudah punya ilmunya dan sudah terbiasa menjalankan bisnisnya ya semuanya tidak terasa ribet atau susah lagi.

Karena memang itu bagian dari 'pekerjaan' dalam bisnis Oriflame. Lebih repot atau ribet nggak punya duit dibandingkan ngerjain bisnis Oriflame. Apalagi kalau sejatinya kita punya hutang. Makin ribet nggak tu kalau tak punya pemasukan. Kemaren-kemaren saya belajar massive rekrut. Caranya? Ya praktik sendiri. Praktik bikin facebook ads. Praktik memprospek.

Bikin formula buat ngerespon chat prospekan. Sampai ketemu kalimat yang paling pas buat menjawab pertanyaan prospek yang menyapa pertama kali. Semuanya awalnya bikin sport jantung dan ngos-ngosan. Karena belum terbiasa.

Dipaksa akhirnya bisa sampai akhirnya sekarang terbiasa chat sama ratusan orang dalama satu hari. Tantangan sekarang beda lagi. Memprospek sudah lancar, merekrut juga lancar, saatnya menaikkan target, merekrutnya dipersempit lagi pakai batas umur sehingga bisa memilah calon downline lebih spesifik lagi.

Prospekan otomatis menurun jumlahnya dibandingkan sebelumnya yang bisa dapat 100-200 perhari. Sekarang dengan modal yang sama, yang seharusnya dapat 100 prospekan berkurang menjadi 50-70 prospekan saja. Tantangannya menaikkan konversi normal 10%, biasanya dapat prospek 100 orang yang closing 10 member baru, sekarang tertantang untuk menaikkan konversi menjadi 20% minimal atau kalau bisa 50%-lah ya.

Syukur-syukur kalau closing semua, walaupun agak jarang terjadi. Nanti kalau konversi closing rekrutnya sudah bagus, tinggal belajar lagi untuk menaikkan konversi aktivasi. Jangan ngeluh soal, Mbak Hani sih enak bisa belajar sama upline. Upline bukan faktor kunci untuk bisa fokus dan sukses di Oriflame. Tapi kemauan untuk belajar dan praktik.


Banyak orang yang berada di jaringan yang sama namun bernasib berbeda. Ada yang terminate, ada yang bobo cantik, dan ada yang melesat terus. Bisnis memang bukan hanya Oriflame, bisnis online banyak, silakan pilih yang sesuai dengan passion masing-masing lalu fokus mengerjakannya. Karena bisnis apa pun tak bisa menjadi bisnis yang kuat hanya dalam waktu 1-2 minggu atau 1-2 bulan. Semua butuh proses dan waktu.


Kayak ini nih, rekrutan hari ini kembali ke angka yang diharapkan setelah libur beberapa hari karena sakit gigi. Mengejar target closing new member 300 lagi bulan ini. Semangat terus dalam berbisnis dan lihat hasilnya. Tak ada usaha yang sia-sia. Mau bisnis Oriflame juga? Klik bit.ly/maudaftarbisnis #AkuOriflame #eCampusKBDS

Komentar

  1. Numpang Promo Ya Admin! Mau Modal kecil Bisa Diputarkan menjadi Ratusan juta Dan Dapat uang masukan Tanpa Usaha Apapun Kunjungi situs yang sudah saya kunjungi yaAduQ Online terpercaya, Thanks bruhh.

    BalasHapus

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…