Langsung ke konten utama

Cara Asyik Produktif dengan Coworking Space Jakarta, Sudah Diterapkan?


Apabila Anda adalah seorang milenial yang senang bekerja dalam kondisi santai, nyaman, dan minim sekat, pasti Anda sudah jatuh hati dengan coworking space. Apalagi kini tak bisa dipungkiri bahwa keberadaan coworking space Jakarta sangatlah meningkat pesat. Tetapi mengapa masih banyak milenial yang enggan bekerja di coworking space?
Apabila memilih bekerja di tempat yang tidak kaku seperti layaknya perusahaan konvensional, tentu yang harus diprioritaskan adalah bagaimana membuat diri kita menjadi semakin produktif di tempat itu. Sayangnya, banyak coworking space yang hanya menjual narasi bahwa tempat mereka nyaman, namun lupa menguatkan persepsi agar mereka menjadi lebih produktif berkat tempat mereka.
Karenanya banyak dari milenial, terutama mereka yang merintis usaha startup atau bekerja sebagai freelancer, tidak berminat menggunakan jasa coworking space. Mereka tidak melihat adanya perbedaan antara bekerja di coworking, coffee shop, atau sewa tempat apabila telah memiliki tim yang banyak. Padahal, ada banyak cara agar Anda produktif dengan coworking space.

  1. Disiplin dan akuntabel terhadap diri sendiri
Salah satu kelebihan dari coworking space adalah, desain interior yang sangat memanjakan mata. Belum lagi apabila Anda beruntung untuk mendapatkan spot di samping jendela dengan pemandangan kota Jakarta dari atas yang menakjubkan. Sangat mudah untuk membuat diri Anda terlena dengan kondisi sekitar. Apalagi dengan suasana santai yang menenangkan dan nyaman.
Kunci untuk menjadi produktif adalah tetap fokus dengan tujuan awal Anda menyewa coworking space. Apakah ingin menyelesaikan pekerjaan, bertemu klien, diskusi, atau meeting dengan tim? Catat semuanya dalam daftar tugas dan beri tanda setiap Anda menyelesaikannya. Dengan begitu Anda bisa menjadi lebih fokus dan tidak mudah tergoda dengan kenyamanan.
  1. Ciptakan kerja yang tak hanya berorientasi pada keuntungan pribadi
Ketika Anda memiliki suatu proyek, ide, atau hal lain yang ingin Anda realisasikan, dan Anda tahu bahwa ide tersebut bermanfaat dan berkontribusi positif bagi masyarakat, pasti akan membuat Anda lebih semangat dalam menjalaninya. Kepuasan yang Anda peroleh tidak dalam konteks yang egois. Semangat yang tinggi juga bisa menjadi alasan untuk bekerja lebih produktif.
  1. Berinteraksi dengan orang baru
Mungkin Anda sudah bosan mendengar kalimat bahwa bekerja di coworking space dapat membuat Anda berkenalan dengan banyak talenta-talenta baru yang mungkin akan tercipta relasi baik di masa mendatang. Sayangnya, tidak banyak orang yang berinteraksi dengan orang baru ini dalam konteks produktif.
Untuk menjadikannya produktif, Anda harus mengetahui tujuan Anda berinteraksi dengan orang lain. Jangan sampai waktu yang seharusnya bagus untuk internal tim atau penyelesaian tugas freelance, namun jadi terbuang karena Anda menghabiskan waktu dengan orang asing tersebut.
Karena itulah Anda harus bisa menjadi lebih bijaksana dalam mengelola waktu di coworking space. Jangan biarkan harga sewa yang Anda bayar secara rutin justru membuat Anda tidak mampu untuk mencapai hal-hal yang lebih esensial.
  1. Jangan pernah menunda
Suasana lingkungan yang interaktif dalam membangun interaksi sosial memang baik untuk bekerja. Namun salah satu kelemahannya adalah, banyak yang justru memiliki sifat senang menunda. Tak peduli apakah Anda seorang pelajar yang menunda mempelajari pelajaran yang tidak disukai atau CEO yang menunda untuk berurusan dengan hal kecil dan dianggap tidak penting.
Karena itulah Anda perlu memecah deadline atau hal yang tidak disukai menjadi suatu langkah kecil untuk mencapai sesuatu yang besar.
Singkatnya, apabila Anda mencari coworking space Jakarta untuk membuat Anda lebih produktif, pastikan semua itu berawal dari diri sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…