Langsung ke konten utama

Oriflame Media Hub, Tools untuk Jalankan Bisnis Oriflame Lewat Sosial Media

Oriflame Media Hub Satu lagi layanan gratis yang disediakan Oriflame adalah Oriflame Media Hub yang bisa diakses di link id.oriflame.social


Layanan ini sangat membantu kita mengatur postingan di berbagai sosial media yang kita miliki secara teratur.

Tidak hanya itu di Oriflame Media Hub ini juga tersedia fitur edit banner. Jadi tidak perlu menggunakan aplikasi tambahan. Fitur yang disediakan mirip dengan canva.

Jadi banner-bannernya sudah kece badai dan resmi dari Oriflame. Apa saja yang tersedia di Oriflame Media Hub? Yuk kita kupas 1-1.

Kita bahas yang versi mobile ya. Jadi tak ada alasan tak bisa menggunakan fitur Oriflame karena tak punya laptop atau komputer. Sosial media yang bisa kita hubungkan dengan Oriflame Media Hub ini ada 6 ya.

Facebook page, twitter, linked.in, pinterest, telegram, dan Google+ (tapi Google+ bentar lagi mau tutup sih jadi kita gunakan 5 saja ya). Dan dengan Oriflame Media Hub ini kita bisa kerja 1 hari untuk mengatur postingan sosial media selama 1 bulan ke depan bahkan lebih.

Tinggal kita lagi maunya bagaimana. Enak nggak? Biasanya tools autopost semacam ini berbayar gaes. Di Oriflame mah dikasih gratis. Sayang banget kalau nggak dipakai ya.


1. Suggested Messages

Di sini sudah disediakan gambar dan pesan yang bisa langsung kita pakai untuk update ke sosial media kita. Jadi buat yang suka alasan 'susah mikir' buat update sosmednya sudah tersedia fitur tak perlu mikir-mikir. Tinggal klik dan pakai. Sudah jadi plek-plek.

2. Create Message Suka bikin konten sendiri? Bisa bebas membuat pesan yang kita inginkan ke sosial media dan atur kapan waktu terbitnya.

 3. Image creator Ini fitur buat edit foto, banner, dan lain-lain yang berupa foto. Ada blank canvas alias canvas kosong dan bisa juga create design dari design yang sudah tersedia. Terserah kita mau gunakan yang mana. Kalau sudah biasa menggunakan canva, ini mirip dengan canva jadi mudah digunakan ya.

4. Social Planner Nah kalau kita sudah membuat postingan terjadwal atau auto post, kita bisa lihat lagi postingan tersebut di social planner. Siapa tahu mau diedit atau dihapus. Bisa ke bagian ini ya.

5. Social Statistik Fitur ini digunakan untuk melihat sejauh mana postingan kita dilihat orang, dikomentari atau dan lain-lain. Jadi kalau penasaran postingan kita banyak yang lihat atau enggak bisa ke sini ya. Meskipun tak ada yang komentar belum tentu postingan kita tidak ada yang lihat ya. Ini penting sekali buat nambahin semangat. Kayak kita melihat penilaian dan perkembangan sosial media kita melalui fitur ini.


6. Manage Accounts Fitur ini untuk menambahkan akun sosial media yang kita miliki. Bisa juga menghapus akun sosial media yang telah kita tambahkan.

7. Social Training Merasa selama ini haus akan ilmu dan masih kekurangan ilmu untuk menguasai sosial media? Oriflame Media Hub menyediakan banyak ebook. Bisa baca di sini ya. Ini tidak hanya bermanfaat untuk mengembangkan Oriflame tapi juga pengembangan diri kita. Sudah siap belajar lebih banyak?

8. Account Setting Di fitur ini kita bisa menambahkan data diri kita dan menyimpannya. Jika ingin melihat fitur Oriflame Media Hub versi komputer atau laptop melalui HP bisa pilih tampilan desktop via browser HP. Jadi tidak punya laptop atau komputer pun masih bisa menikmati fitur Oriflame Media Hub melalui smartphone Anda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan