Langsung ke konten utama

Dibutuhkannya Jasa Service Komputer Handal Pada Saat Tidak Bisa Menanganinya Sendiri

Memiliki komputer baik PC desktop ataupun Notebook di era digital seperti sekarang ini adalah sebuah kebutuhan khusus bagi beberapa kalangan seperti pekerja kantoran dan mahasiswa. Harga dari komputer ini memang tidak murah sehingga tentunya kamu tidak ingin kan komputer yang dimiliki rusak. Karena jika rusak maka segala aktivitas yang biasanya kamu kerjakan didalam komputer tidak akan dapat segera diselesaikan. Sebagai contoh para pekerja kantoran tidak akan bisa dengan segera menyelesaikan tugas kantornya. Sedangkan para mahasiswa tidak dapat segera menyelesaikan tugas kampusnya. Kondisi seperti ini pastinya akan menjadi masalah karena para pekerja kantoran kemungkinannya akan dimarahi atasannya, sedangkan para mahasiswa tersebut akan kena marah dosennya. Untuk mengatasi komputernya yang rusak maka mereka akan membutuhkan jasa service komputer yang handal.


Tetapi mereka perlu tahu terlebih dahulu hal yang bisa menyebabkan komputer rusak.  Berikut 4 faktor yang menyebabkan cepat rusaknya komputer diantaranya yaitu sebagai berikut.

1. Overheating
Overheating merupakan sebuah kondisi dimana komputer keadaannya terlalu panas sehingga akhirnya akan mati dengan sendirinya. Salah satu yang menyebabkan overheating adalah komputer terlalu dipaksa untuk bekerja ekstra.

Misalnya saja pada saat mereka sering melakukan banyak multitasking program dan setiap hari bermain game berat tiada hentinya. Pada saat komputer ini bekerja terlalu berat maka processor dan komponen lainnya akan dipaksa untuk bekerja lebih ekstra lagi. Hal inilah yang menyebabkan komputer akan menjadi panas hingga akhirnya mengalami overheating.

2. Debu Yang Menumpuk

Kebanyakan pengguna komputer ini menganggap remeh adanya debu pada komputer miliknya dan merasa tidak yakin dapat menyebabkan kerusakan pada komputer dengan cepat. Tetapi yang perlu diketahui adalah seiring dengan berjalannya waktu, komputer yang digunakan akan dipenuhi dengan debu yang menganggu. Terlebih lagi debu debu tersebut akan dengan mudahnya menumpuk pada bagian dalam komponen komputer seperti pada bagian kipas, heatsink, motherboard, dan juga pada komponen yang lainnya. Kondisi ini pastinya akan menurunan perfoma komputer karena menjadi tidak terkendalinya suhu dari hardware dan cenderung akan meningkat.

3. Secara Mendadak Listrik Tidak Stabil Dan Listrik Padam

Komputer juga cepar rusak pada saat listrik tidak stabil dan secara mendadak listrik padam. Pasalnya pada saat listrik mati maka akan terbunuhnya secara perlahan lahan perangkat keras. Hardware yang paling menderita pada saat terjadinya listrik padam ini adalah HardDisk mengingat komponen tersebut berkaitan dengan penyimpanan data yang sensitif. Jika komputer yang mereka miliki sering mengalami ini maka kemungkinannya HardDisk akan mengalami kerusakan pada komponen dan akan kehilangan data.

4. Komputer Terserang Virus Suatu komputer akan dengan mudah terserang virus melalui internet dan juga pada saat pemindahan atau transfer file antar komputer maupun yang berasal dari perangkat eksternal yang lainnya. Komputer yang terserang virus ini akan mengalami kerusakan pada sistem komputernya, sehingga komputer tidak akan berfungsi dengan baik. Beberapa virus juga akan mengkonsumsi daya yang cukup besar, sehingga virus akan menyedot penggunaan daya. Dan akibatnya kerja processor akan lebih keras hingga kewalahan lalu overheating dan mati sendiri.


Itulah 4 faktor yang menyebabkan cepar rusaknya komputer. Jika saat ini komputer yang dimiliki terlanjur rusak dan tidak bisa menanganinya sendiri, maka akan dibutuhkannya jasa service handal yang bisa menanganinya dengan mencarinya di Carijasa.co.id. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan