PNS (30 Hari Bercerita)



Day 15⠀ ⠀

P-N-S⠀ ⠀

"Sampai kapan Mama Abang mau maksain keinginannya?"⠀ ⠀

Aku baru pulang dari berkunjung ke rumah mertua. Hal yang sebenarnya malas kulakukan karena aku sudah paham apa yang ingin bicarakan. Memaksaku untuk ikut tes CPNS lagi.⠀ ⠀

"Soal PNS lagi?"⠀ ⠀

"Iya. Aku capek didesak terus. Bagaimana kalau aku lulus? Bagaimana dengan bisnisku? Bagaimana dengan rumah tangga kita? Mau LDR-an? Aku menikah bukan untuk berpisah."⠀

Lelaki yang sudah 5 tahun menikah denganku itu menarik napas panjang. ⠀ ⠀

"Jelasin saja."⠀ ⠀

"Kalau aku jelasin pasti bilangnya nanti jadi PNS dapat jaminan pensiun lho, gaji bulanannya tetap ada lho, padahal aku tahu kok maunya itu apa. Mau pamer ke orang-orang, ini lho menantu saya PNS. Suka heran apa yang mau dipamerin soal PNS."

Tarikan napas suamiku makin panjang. ⠀ ⠀

"Aku itu mata duitan Bang, mana cukup gaji PNS untuk kebutuhanku dan juga mengirimkan uang buat orang tuaku."⠀ ⠀

"Iya, Abang paham."⠀ ⠀

"Belum lagi kalau harus tinggal di pedalaman hidup tanpa listrik? Tanpa jaringan internet? Gila aja!"⠀ ⠀

"Mama akan sulit memahaminya. Abang tahu itu."⠀ ⠀

"Kalau Abang nggak bisa bikin Mama mengerti, ceraikan saja aku Bang. Aku menikah bukan untuk jadi PNS."⠀ ⠀


Suaraku lirih. Aku sebenarnya tak ingin menyelesaikan rumah tangga ini. Tapi ternyata menikah itu bukan hanya soal 2 manusia. Banyak manusia yang terlibat di dalamnya. Membuat rumah tangga ini terasa menyesakkan dan melelahkan.⠀⠀

Share:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes