23 Januari 2019

Astra Motor kampanyekan #Cari_aman di Madrasah Tsanawiyah

PONTIANAK  - Team Honda Safety Riding Astra Motor berikan sosialisasi edukasi Safety Riding kepada siswa/i MTsN 02 Pontianak , Selasa (22/01) yang dihadiri sekitar 70 an siswa/i. Edukasi safety riding yang dilakukan Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Kalimantan Barat, Astra Motor gencar melakukan kampanye #Cari_aman ke berbagai golongan masyarakat mulai dari TK hingga perguruan tinggi, komunitas sepeda motor, dan berbagai perusahaan.







Tujuannya agar pemahaman berkendara aman dapat dipahami seluruh masyarakat ketika berlalu lintas di jalan raya. Tidak hanya untuk diri sendiri, pemahaman ini mampu menciptakan kondisi aman dan tertib bagi seluruh pengguna jalan raya. Dalam hal edukasi kami tidak pandang bulu, seluruh golongan masyarakat kami upayakan mendapat edukasi safety riding. Khusus bagi siswa/i Madrasah Tsanawiyah Negeri 02 Ptk, kami berupaya menanamkan benih pemahaman agar ketika dewasa menjadi pengendara motor yang berperilaku tertib lalu lintas, papar Dony Adrian selaku Instruktur Safety Riding Astra Motor.

Lebih lanjut dikatakan Dony, langkah sosialisasi kepada kalangan pelajar merupakan upaya preventif dalam menangkal keinginan pelajar mengendarai sepeda motor. Kami berharap pelajar sadar bahwa ada peraturan tentang usia mengendarai sepeda motor, untuk itu kami menghimbau orang tua agar tidak memberikan kesempatan anaknya mengendarai motor sampai cukup usia, kata Dony Adrian Dalam kegiatan ini juga pihak astra motor memberikan Rambu Tangan Stop kepada PKS MTsN 02 Pontianak yang nanti nya akan digunakan untuk membantu pengaturan penyeberangan Siswa/I yang akan masuk sekolah maupun saat pulang sekolah.

Jika ada pihak sekolah maupun instasi Sekolah/pemerintah/swasta yang membutuhkan informasi berkenaan tentang safety Riding dapat menghubungi Instruktur Safety Riding Astra Motor Dony Adrian ( Hp. 085249819160 ). TANPA DI PUNGUT BIAYA

22 Januari 2019

Step By Step: Cara Mudah Order Oriflame



1. Buka id.oriflame.com/mypages/vip-orders di browser
2. Login dengan cara klik gambar orang di bagian kanan atas.
3. Klik order baru
4. Masukkan kode produk
5. Klik lanjutkan lanjutkan sampai ke bagian pengiriman pilih yang sesuai
6. Pembayaran pilih yang paling atas
7. Klik tombol BELANJA untuk konfirmasi orderan 8. Orderan yang belum 1 jam bisa dibatalkan, jadi kalo mau ubah segera klik pembatalan order sebelum lewat 1 jam.

21 Januari 2019

Selamat Lolos Welcome Program 1 Oriflame (Januari 2019)

Saya ya kalau di Oriflame menyediakan banyak hadiah saya akan berusaha semaksimal mungkin membantu downline buat dapat hadiahnya sebanyak-banyaknya.


Jadi ceritanya kan Oriflame kasih lipstik The One Unlimited Matte Lipstick yang harganya Rp139.000 jika kita order Rp249.000 harga katalog. Nah kebetulan orderan downline saya ini bisa dijadikan 4 orderan. Soalnya orderannya banyak produk yang harganya di bawah 50rb jadi enak bikin paket orderannya biar mencapai order minimal buat dapetin lipstik The One gratis tadi.


Orderan pertama saya bikin total Rp300.000an, biar gratis staterkit + katalog senilai 49.900 + bisa beli Miss Charming harga Rp129rb bayar Rp29.900, di luar hadiah The One Lipstick tadi. Terus orderan kedua, ketiga, dan keempat ya sekitaran Rp249.000 harga katalog dan dapat lipstik juga semua.


Bagi-bagi orderan enak bulan ini, soalnya order Rp99.000 sudah free ongkir, jadi order Rp249.000 sudah free ongkir + free lipstik. Pas dihitung-hitung, orderannya ternyata mencapai 114BP atau 114poin. Loloslah dia Welcome Program 1 dan berhak mendapatkan hadiah lagi senilai Rp289.000. 

Banyak banget hadiahnya, saya sampai bikin list daftar hadiah yang dia dapatkan bersamaan dengan orderan dan yang harus diklaim bulan depan. Selamat ya Mbak Lilis Suryani. Bulan Februari lanjut WP 2 dan Maret WP 3.

Sukun atau Keladi (30 Hari Bercerita)

Day 21


SUKUN atau KELADI?

Paling suka namanya keripik sukun dan keladi. Tapi kalau diminta pilih satu saya yang bingung. Karena dua-duanya enak dan punya cita rasa yang berbeda meskipun bumbunya hanya garam. Garam memang bumbu terbaik. Hanya memberikan sensasi rasa asin dan menguatkan rasa asli dari bahan pembuat keripik tersebut. Keripik ini potongannya tipis, jadi krispinya pas.


Kamu suka yang mana? Oiya ini bisa dibeli sama Mbak @nopriyantineti ya whatsappnya 081346570658.


 #30HBC1921 #30HBC2019 #30haribercerita @30haribercerita

19 Januari 2019

Why Oriflame?

Masih ingat betul beberapa tahun lalu, saat masih bisnis fashion, sepatu, dan pernak-pernik lainnya, suami langsung mengingatkan. Pilih satu bisnisnya. Paling tidak yang satu jalur. Begitu katanya. Saya pikir makin banyak bisnis, makin banyak jenis barang yang dijual makin besar penghasilan. Untuk marketplace, palugada (apa lu mau gue ada) memang bagus. Supaya banyak yang mampir dan belanja saat tersedia banyak pilihan. Namun untuk membangun personal branding tentu membingungkan jika bisnisnya di sosial media. Si Rohani Syawaliah itu jualannya apa sih? Mungkin ada yang akan berpikir seperti itu. Satu hal yang saya pelajari dari suami adalah bisnis cukup satu tapi menghasilkan, daripada banyak bisnis malah keteteran. Saya diminta memilih, mau bisnis yang mana. Setelah mempertimbangkan banyak hal saya akhirnya memilih Oriflame. Alasannya karena: 1. Tidak perlu stok barang. 2. Jam kerja bebas tentukan sendiri. 3. Modal kecil. 4. Target penjualan kecil. 5. Bonus bulanan lebih besar dari target penjualan (pernah punya bisnis yang jualannya 800rb-900ribu namun bisa menghasilkan 5-9juta perbulan?). Belum lagi hadiah barang dan lain-lain. 6. Produknya itu bisa habis jadi orang bisa repeat order setiap bulan. 7. Bisa dikerjakan lewat HP. Ada alasan lain? Silakan tambahkan sendiri.

18 Januari 2019

Bukan Blackberry Messenger (30 Hari Bercerita)




Day 18

Bukan Blackberry Messenger

#30HBC #30HBC2019 #30HARIBERCERITA #30HBC1918 @30haribercerita

"P."

"Saya nggak pakai BBM, ini whatsapp."

Lain waktu.

"Ping."

"Nama saya bukan Ping!."


Jengah. Kutekan tombol 'report as spam'.


17 Januari 2019

Oriflame Hydra Matte Challenge #OriflameHydraMatteChallenge

Oriflame Hydra Matte Challenge Yuk, ramai-ramai ikutan #OriflameHydraMatteChallenge ! Caranya gampang banget! MEKANISME Upload di akun Instagram Anda, video pendek tentang pengalaman Anda menggunakan Optimals Hydra Matte SET, dengan durasi video maksimal 30 detik.Pada caption video, tulis cerita/pengalaman Anda mengenai Optimals Hydra Matte SET. Gunakan hashtag #OptimalsHydraMatteChallenge dan mention 2 (dua) orang teman Anda untuk ikut mencoba tantangan ini. Periode kompetisi : 15 Januari - 14 Februari 2019 KETENTUAN PEMENANG Tim Oriflame akan memilih 5 (lima) orang pemenang dengan video & cerita paling kreatif dan menarik. Setiap pemenang akan mendapatkan hadiah berupa 3 (tiga) set Optimals Hydra Matte untuk suplai selama 1 (satu) tahun. Pemenang akan diumumkan melalui akun resmi Instagram Oriflame Indonesia (@id.oriflame) pada tanggal 28 Februari 2019.Keputusan Oriflame akan pemenang tidak dapat diganggu-gugat. Syarat & Ketentuan Keikutsertaan Pada Kompetisi Video Digital #OptimalsHydraMatteChallenge Acara ini adalah kompetisi video "OPTIMALS HYDRA MATTE CHALLENGE" yang diselenggarakan oleh PT ORINDO ALAM AYU (Oriflame) (untuk selanjutnya disebut “Kompetisi”). SELURUH PESERTA TUNDUK PADA KETENTUAN SEBAGAI BERIKUT 1. Setiap entri video harus asli, ciptaan/kreasi sendiri, dan belum pernah diajukan, di muat, di-twit, maupun dipublikasikan atau dikirimkan untuk publikasi di media apapun; 2. Peserta dapat menggunakan semua jenis perangkat untuk mengambil video, termasuk namun tidak terbatas pada smartphone dan kamera digital; 3. Kompetisi ini terbuka untuk umum baik pria maupun wanita; 4. Satu Peserta dapat memposting beberapa video. Tidak ada batasan untuk jumlah unggahan video yang dapat Anda kirimkan. Namun, kunci untuk penilaian adalah berdasarkan kreativitas, bukan kuantitas. 5. Para karyawan Oriflame dan keluarga mereka tidak berhak untuk mengambil bagian dalam Kompetisi ini. 6. Kompetisi ini berlangsung dari Periode 15 Januari - 14 Februari 2019. Oriflame dalam kebijaksanaannya dapat membatasi atau memperpanjang Periode Kompetisi bila dianggap perlu. Semua peserta mengakui dan setuju bahwa kompetisi ini adalah berdasarkan penilaian atas kreativitas maka akan ada unsur subjektivitas dalam kriteria penjurian. 7. Juri terdiri dari Pihak Manajemen Oriflame dan pihak ketiga lain yang ditunjuk oleh Oriflame untuk melakukan penilaian Video. Keputusan Juri bersifat final dan tidak dapat diganggu-gugat. 8. Oriflame berwenang untuk mengevaluasi semua kiriman video untuk tujuan Kompetisi ini, termasuk melakukan verifikasi sebagaimana ditentukan dalam Persyaratan ini. 9. Oriflame tidak bertanggung jawab atas segala akibat dari kesalahan Peserta, termasuk (tanpa batasan) memberikan rincian kontak dan bukti identitas yang tidak benar. 10. Dengan mengirimkan Video kepada Oriflame, maka Peserta telah menyerahkan kepada Oriflame hak cipta atas video dan penggunaan video oleh Oriflame untuk kepentingan promosi Oriflame dan produk Oriflame telah disetujui secara eksplisit oleh peserta Kompetisi. 11. Peserta wajib menjamin bahwa Oriflame termasuk seluruh karyawan, manajemen dan/atau pemegang saham Oriflame bebas dari segala tuntutan dan/atau gugatan dalam bentuk apapun, termasuk tuntutan dan/atau gugatan hukum berkaitan baik secara langsung dan/atau tidak langsung dengan pelanggaran hak kekayaan intelektual yang terdapat di dalam Video yang dikirimkan untuk mengikuti Kompetisi ini. 12. Jika peserta telah ditetapkan menjadi Pemenang Kompetisi, maka peserta dianggap juga telah menyetujui untuk melakukan satu dan/atau semua tindakan, perbuatan, hal, dokumen dan setiap eksekusi lainnya dengan cara dan lokasi yang dianggap perlu oleh Oriflame dalam kebijakannya untuk pelaksanaan pengumuman pemenang dan pemberian hadiah. 13. Semua kiriman video oleh Peserta/Pemenang, termasuk informasi pribadi yang diserahkan secara sukarela oleh peserta/pemenang akan menjadi milik Oriflame. Peserta/Pemenang menyetujui penggunaan video untuk kegiatan promosi dan pemasaran Oriflame di masa yang akan datang, baik terkait dengan grup PerusahaanOriflame dan perwakilan resminya. 14. Seluruh informasi pribadi Peserta akan dirahasiakan oleh Oriflame menurut batasan penggunaan informasi pribadi yang diperkenankan oleh peraturan perundang-undangan Republik Indonesia. 15. Atas permintaan Oriflame dan tanpa memberikan biaya apapun, peserta yang hasil videonya terpilih menjadi pemenang Kompetisi ini dan/atau sebagai pemenang kategori khusus, dianggap bersedia untuk berpartisipasi dalam kegiatan promosi (seperti publikasi dan pemotretan) sehubungan dengan penerimaan hadiah dan peserta yang terpilih secara khusus setuju nama dan gambarnya digunakan oleh Oriflame dalam setiap materi promosi. 16. Dalam keadaaan apapun, Oriflame tidak akan bertanggung jawab atau berkewajiban untuk memberikan kompensasi dalam bentuk apapun kepada pemenang atau menerima tanggung jawab atas ketidakmampuan pemenang untuk menerima hadiah karena alasan yang disebabkan oleh ketidak-kepatuhan terhadap persyaratan oleh Pemenang. 17. Bukti surat, faksimili, atau rincian pengiriman (dengan cara apapun) kepada Oriflame tidak menunjukkan bukti bahwa Oriflame telah menerima pengiriman tersebut. 18. Oriflame berhak untuk meniadakan hadiah untuk setiap pemenang Kompetisi yang tidak dapat memberikan verifikasi yang diperlukan setelah menerima permintaan / pemberitahuan dari Oriflame. 19. Oriflame tidak bertanggung jawab atas keterlambatan, kehilangan, ketidak-lengkapan, kesalahan dalam penyampaian, ketertundaan, tidak terbacanya, kerusakan atau salah arah dalam pengajuan yang dibuat oleh Peserta yang disebabkan karena kesalahan, kelalaian, perubahan, gangguan, kegagalan penghapusan, pencurian, perusakan, gangguan transmisi, komunikasi, serangan virus, hacking data yang tidak diperkenankan, korupsi data, kegagalan dalam perangkat lunak atau perangkat keras atau apapun penyebab kegagalan lainnya. 20. Kompetisi ini tunduk pada setiap dan semua hukum yang berlaku di wilayah negara Republik Indonesia. Syarat dan Ketentuan ini diatur, dan ditegakkan sesuai dengan hukum negara Republik Indonesia. 21. Oriflame berhak atas kebijakannya mendiskualifikasi pengiriman, dan melarang partisipasi lebih lanjut dalam Kompetisi ini, setiap orang yang dianggap mengganggu atau memanfaatkan gangguan untuk membantu proses pengajuan atau dengan tindakan yang melanggar ketentuan dan kondisi, bertindak dengan cara yang mengganggu atau bertindak dengan maksud untuk mengganggu, mengancam atau melecehkan orang lain. 22. Seorang peserta dianggap mendapatkan pemberitahuan dari perubahan tersebut atau interpretasi atas publikasi yang sama dan akan dianggap telah menerima perubahan atau penafsiran tersebut berdasarkan / partisipasi dan melanjutkannya di Kompetisi ini. Jika Peserta tidak ingin terus berpartisipasi dalam Kompetisi ini sesuai dengan persyaratan yang berlaku sebagaimana telah diubah atau ditafsirkan, dia dapat mengakhiri partisipasi dalam Kompetisi ini dengan pemberitahuan tertulis kepada Oriflame. 23. Jika untuk alasan apapun setiap aspek dari Kompetisi ini tidak dapat berjalan sesuai yang direncanakan, termasuk dengan alasan terinfeksi oleh virus komputer, kegagalan jaringan, bug, gangguan, intervensi yang tidak sah, penipuan, kegagalan teknis atau sebab apapun di luar kendali Oriflame yang merusak atau mempengaruhi administrasi, keamanan, keadilan, integritas, atau pelaksanaan Kompetisi ini, Oriflame dapat membatalkan, mengakhiri, memodifikasi atau menangguhkan Kompetisi ini. 24. Oriflame tidak akan bertanggungjawab atas kerugian, kerusakan atau pembatalan Kompetisi ini yang disebabkan oleh keadaan kahar (peristiwa di luar kontrol yang wajar) termasuk perang, bencana alam, banjir, dan lain-lain. 25. Oriflame, Grup perusahaan/Asosiasi dan lembaganya masing-masing tidak akan bertanggung jawab atas kerugian (termasuk, tanpa batasan, insidental, tidak langsung, khusus atau kerugian atau kehilangan keuntungan konsekuensial), biaya, kerusakan, cedera atau kematian yang diderita atau berkelanjutan (baik atau tidak timbul dari kelalaian orang) sehubungan dengan Kompetisi ini atau penerimaan atau penggunaan hadiah apa pun, kecuali untuk kewajiban yang tidak dapat dikesampingkan oleh hukum (dalam hal ini bahwa kewajiban terbatas pada minimum yang diijinkan oleh hukum). 26. Keputusan Oriflame secara umum sehubungan dengan Syarat dan Ketentuan ini bersifat final dan mengikat semua peserta dan tidak ada komunikasi yang akan dilayani dalam hal ini setiap saat. 27. Setiap perselisihan yang timbul pada Kompetisi ini akan diselesaikan secara musyawarah untuk mencapai kesepakatan. 28. Peserta Kompetisi ini mengakui bahwa promosi ini sama sekali tidak disponsori, didukung, dikelola oleh atau berkaitan dengan Facebook. Peserta sepenuhnya membebaskan Facebook serta Panitia dari segala tanggung jawab apabila partisipasi didapati melanggar hak pihak ketiga, termasuk hak cipta, hak penerbitan atau hak kekayaan intelektual atau hak milik lainnya. a. Panitia berhak dan memiliki kewenangan mutlak untuk menghapus partisipasi yang dianggap: / Mencemarkan nama baik, melanggar, memfitnah, merendahkan, penuh kebencian, melecehkan, mengancam atau cabul; b. Melanggar hak cipta atau hak kekayaan intelektual pihak lain; c. Mendukung atau mendorong kegiatan yang berlawanan dengan hukum; d. Curang, menipu atau menyesatkan; e. Mengandung gambar yang bersifat ofensif atau terkait dengan seks; f. Melenceng dari topik; g. Berisi tautan atau iklan; h. Melanggar undang-undang atau peraturan setempat, daerah, pusat, dan/atau internasional.

16 Januari 2019

Yuk Ikutan Dulux Colour of The Year Photo Contest!







Reposted from @liputan6 - Yuk ikutan Dulux Colour of The Year Photo Contest! Berhadiah mendapat kesempatan difoto langsung oleh fotografer profesional @riomotret. 5 Pemenang hiburan juga mendapatkan voucher Carrefour total 1,5 juta Rupiah! Seru kan? Simak dulu mekanismenya:

1. Peserta wajib follow @letscolourid & @liputan6.
2. Upload foto kamu di Instagram menggunakan frame foto yang ada di postingan ini. Swipe untuk lihat framenya.
3. Berikan caption menarik. Mention dan tag @letscolourid & @liputan6. Jangan lupa juga mention 3 teman kamu untuk ikutan foto kompetisi ini.
4. Sertakan hashtag #DuluxCOTY19 dan #DuluxRioMotret.
5. Periode kompetisi dari 2-31 Januari 2019.

Buruan upload fotomu sekarang juga! - #regrann

10 Tahun yang Lalu (30 Hari Bercerita)




DAY 16

10 Tahun yang Lalu

Tersebutlah sebuah kisah tentang seorang perempuan yang makannya banyak tapi tak pernah bisa gendut. Kadang makan dua bungkus mie instant tambah sebutir telur dan sepiring nasi. Banyak yang bilang dia cacingan. Banyak yang bilang 'enak ya makannya banyak nggak gendut-gendut'.

Dulu dia menjadi perempuan yang mendapat predikat 'enak' itu. Sepuluh tahun yang lalu. Sebelum dia menikah. Sebelum dia makannya enak dan semakin banyak. Sebelum dia punya dua anak. Pernikahan membuat tubuh kurusnya berisi. Mungkin kalau selama menikah dia makannya cinta, tubuhnya tak akan seberisi itu. Bisa melonjak 20kg dibandingkan 10 tahun lalu. Karena dia makannya nasi, kadang dua, tiga piring kalau ada lauk yang dia suka. Terkadang sambal petai meluluh-lantakkan niatnya mengatur porsi makannya. Apalagi saat seringnya kepiting segar mampir ke dapurnya. Belum tambah rendang jengkol yang banyak dijual di sosial media.


Perempuan itu menyerah kalah, pada semua makanan yang menggodanya. Lupa dengan tubuh kurusnya yang pernah ada. Lupa dengan pakaian ukuran S yang kadang masih terasa longgar saat dia memakainya. Lidahnya menginginkan banyak selera. Kemudian di sebelah kanan itulah dia sekarang. Dengan berat badan lebih dari 60kg. Jangan tanya tepatnya berapa. Nanti kalau beneran bisa turun 10kg mungkin ada lagi kabar tentangnya. Tentang dia yang kembali ke bentuk semula.


15 Januari 2019

PNS (30 Hari Bercerita)



Day 15⠀ ⠀

P-N-S⠀ ⠀

"Sampai kapan Mama Abang mau maksain keinginannya?"⠀ ⠀

Aku baru pulang dari berkunjung ke rumah mertua. Hal yang sebenarnya malas kulakukan karena aku sudah paham apa yang ingin bicarakan. Memaksaku untuk ikut tes CPNS lagi.⠀ ⠀

"Soal PNS lagi?"⠀ ⠀

"Iya. Aku capek didesak terus. Bagaimana kalau aku lulus? Bagaimana dengan bisnisku? Bagaimana dengan rumah tangga kita? Mau LDR-an? Aku menikah bukan untuk berpisah."⠀

Lelaki yang sudah 5 tahun menikah denganku itu menarik napas panjang. ⠀ ⠀

"Jelasin saja."⠀ ⠀

"Kalau aku jelasin pasti bilangnya nanti jadi PNS dapat jaminan pensiun lho, gaji bulanannya tetap ada lho, padahal aku tahu kok maunya itu apa. Mau pamer ke orang-orang, ini lho menantu saya PNS. Suka heran apa yang mau dipamerin soal PNS."

Tarikan napas suamiku makin panjang. ⠀ ⠀

"Aku itu mata duitan Bang, mana cukup gaji PNS untuk kebutuhanku dan juga mengirimkan uang buat orang tuaku."⠀ ⠀

"Iya, Abang paham."⠀ ⠀

"Belum lagi kalau harus tinggal di pedalaman hidup tanpa listrik? Tanpa jaringan internet? Gila aja!"⠀ ⠀

"Mama akan sulit memahaminya. Abang tahu itu."⠀ ⠀

"Kalau Abang nggak bisa bikin Mama mengerti, ceraikan saja aku Bang. Aku menikah bukan untuk jadi PNS."⠀ ⠀


Suaraku lirih. Aku sebenarnya tak ingin menyelesaikan rumah tangga ini. Tapi ternyata menikah itu bukan hanya soal 2 manusia. Banyak manusia yang terlibat di dalamnya. Membuat rumah tangga ini terasa menyesakkan dan melelahkan.⠀⠀

13 Januari 2019

Bunuh (30 Hari Bercerita)



Day 13⁣

BUNUH⁣

⁣ "Aku minta cerai."⁣


Lelaki itu terdiam memandangi lembaran kertas di hadapannya.⁣


"Sama seperti kita menikah dulu, aku nggak akan minta apa-apa dari kamu. Cukup ceraikan aku."⁣


"Alasannya?"⁣


"Aku lelah. Kita bertengkar terus."⁣


"Bukan karena laki-laki lain?"⁣


"Siapa?"⁣


"Andy."⁣


"Andy?"⁣


"Aku sudah tahu semuanya."⁣


"Tahu semuanya dan kamu pikir aku sama Andy?"⁣


"Jika alasanmu minta cerai karena Andy, aku bisa terima dan itu masuk akal."⁣


"Kamu gila?"⁣


"Tapi asal kamu tahu, kamu tidak akan pernah bisa bersama Andy!"⁣


Dia berdiri. Menyambar pisau dari dapur dan membawa kunci mobilnya. Setengah berlari keluar. Tidak! Dia tidak sedang memikirkan apa yang aku takutkan selama ini. Tidak!⁣

12 Januari 2019

Smart (30 Hari Bercerita)



DAY 12

SMART
⠀⠀⠀⠀⠀⠀

⠀⠀⠀
"Tapi saya tidak punya e-mail."
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
"Pakai yang ada di HP saja."
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
"Saya tidak punya email di HP."
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
"Tidak pakai smartphone?"
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
"Saya pakainya android."
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Kukatupkan bibirku rapat-rapat sebelum amarahku berhamburan.


11 Januari 2019

Terlambat (30 Hari Bercerita)



Day 11

TERLAMBAT

Cincin itu hanya kupandangi. Lelaki di depanku tersenyum ringan seperti biasa. Sama seperti senyumannya yang menjawab pertanyaan 'kapan kita nikah'.

"Terserah mau kapan. Kamu yang tentukan kapan kita menikah."

Kali ini aku yang tersenyum sambil meletakkan selembar undangan di samping cincin itu.

"Kamu mau menikah?"

"Ya."

"Dengan siapa?"

"Ada seseorang."

"Siapa?"

Wajah lelaki yang usianya 9 tahun di atasku itu menegang. Senyumannya sirna. Amarah tertinggal di sana.

"Aku sudah bertanya berkali-kali, ratusan, mungkin ribuan kali tapi Abang tak pernah menjawabnya."

"Setidaknya kamu harusnya bilang mau menikah dengan orang lain."

"Ini aku sedang bilang, Bang."

"Apa yang dia punya?"

"Keberanian."

Lelaki yang baru kukenal di Wechat dan mengajakku menikah beberapa waktu lalu memang memiliki keberanian. Dia nekad menemui kedua orang tuaku keesokan harinya setelah kujawab 'boleh'. Aku yang kecewa tak kunjung dilamar dan dia yang selalu ditolak kekasihnya saat nekad melamar. Impas saat bertemu denganku. Orang tuaku juga tak ingin menunggu lamaran yang lain. Semuanya terjadi begitu cepat. Jangan tanya apakah aku mencintainya. Karena rasanya kewarasanku sudah lama menguap.


10 Januari 2019

Keluar (30 Hari Bercerita)


DAY 10

KELUAR

Pengawas ujian hari itu matanya semakin melotot. Aku masih bertahan di depannya. Memohon izin untuk diperbolehkan keluar. Ke toilet.

"Jangan bohong."

"Saya nggak bohong, Bu. Saya sakit perut."

"Kamu mau buka contekan kamu kan?"

"Saya serius, Bu. Saya sakit perut. Saya harus ke toilet."

"Semua peserta ujian tidak boleh keluar atau kalau kamu mau keluar kumpulkan lembar jawaban ujian kamu."

"Tapi saya belum selesai, Bu."

"Kalau begitu tidak bisa izin keluar."

"Bu, perut saya sakit."

Aku berusaha meredamnya dengan meremas-remasnya menggunakan kedua tanganku.

"Jangan bohong."

"Saya nggak bohong, Bu."

"Mana buktinya?"

"Bukti apa, Bu?"

"Surat dokter yang menyatakan kamu sakit perut."

"Sakitnya baru tadi pagi, Bu. Saya belum sempat ke dokter."

"Bisa saja kamu bohong kan?"

Aku meringis. Pengawas merasa menang.

"Saya bisa buktikan, Bu."

"Mana buktinya?"

"Barusan keluar buktinya, Bu."

Aku menggeser posisi berdiriku. Lantai basah. Aroma tak asing menyeruak. Ruangan panik. Buktinya tumpah di sana. Di depan mata pengawas itu yang tampak menyesal tak memberikan izin padaku untuk ke toilet.

#30HBC1910 #30HBC #30HariBercerita #30HBC2019

9 Januari 2019

Jadi, Kapan (30 Hari Bercerita)



Day 9



"Jadi kapan Bang, kita nikah?"


Jika dihitung oleh MURI, kayaknya aku akan jadi perempuan yang memecahkan rekor bertanya pertanyaan yang sama paling banyak di dunia. Lalu kamu akan jadi lelaki yang memecahkan rekor untuk tak menjawabnya. Kamu hanya tersenyum dan tak dapat kupahami maknanya.

"Jadi kapan Bang, kita nikah?"

Tak ada jawaban lagi. Akupun sudah tahu kamu tak akan pernah menjawabnya. Dua tahun kumenunggu dan tak pernah ada jawabannya. Mungkin aku adalah perempuan bodoh yang membiarkan dirinya menunggu jawaban yang tak pernah ada. Aku hanya bisa tersenyum pahit sambil menarik napas panjang menyesali telah membuang waktu sedemikian banyak hanya untuk menunggu kamu melamarku.

"Masuklah, sudah malam."

Arloji di tangan kananku jarumnya sudah menunjukkan lewat pukul 12 malam. Entah sudah berapa lama kita berdua duduk diam dalam remang di dalam mobil yang tak kalah dingin dengan perasaanku saat ini. Untuk apa kita selama ini bersama jika tak ada niat untuk saling menikahi? Bukankah untuk hidup bersama sampai tua kita harus menikah? Ingin kulontarkan ribuan kata tapi kutahu semua hanya sia-sia. Kubuka pintu mobil hitam itu dan turun. Berjalan pelan membuka pagar. Belum sempat kulambaikan tangan, mobil hitam itu sudah bergerak, melaju meninggalkanku.

Sebuah sepeda motor berhenti saat aku menarik pagar untuk menutupnya. Sesosok lelaki berdiri di sana. Membuka helmnya. Seingatku aku pernah melihatnya. Tapi di mana?


"Baru pulang?"

Dia menyapa dengan suaranya yang serak dan berat sambil tersenyum.

"Iya. Kita kenal?"

"Wechat."

Benar, sekarang aku mengingatnya. Lelaki yang sering menyapaku di wechat ternyata.

"Aku tahu kamu sudah punya pacar."

"Iya?"

Aku berusaha memahami arah pembicaraannya.

"Kamu ada rencana menikah dengan pacarmu?"

"Sudah malam, aku harus masuk."

Sedikit takut aku mundur dari pagar. Aku rasa dia gila.

"Kamu belum menjawab pertanyaanku."

"Memangnya kenapa?"

"Kamu mau nikah sama aku?"

"Boleh."

Tak sadar aku menjawabnya begitu saja. Mungkin aku yang gila.


8 Januari 2019

Jalan Tak Berujung (30 Hari Bercerita)




Day 8

Jalan Tak Berujung

Aku ingin menjadi jalan yang tak berujung untukmu. Berbagi rasa dan dunia. Meskipun kutahu, kita tak ditakdirkan bersama. Lima tahun berlalu, kita sudah berdua, bahkan bertiga dan berempat. Aku menjadi ibu. Engkau menjadi ayah. Dari anak yang berbeda. Aku bukan istrimu. Kau bukan suamiku.

"Apa kabar keluarga?"

Notifikasi di whatsapp sedikit mengejutkanku. Pertanyaan sederhana tapi terasa begitu menusuk, sebab aku dan kau bukan bagian dari keluarga yang sama.

"Baik."

Ingin kubertanya pertanyaan yang sama. Bahagiakah kau dengannya? Apakah dia bisa masak enak seperti harapanmu selama ini. Bagaimana kalian berdua bisa bertemu. Pertanyaan paling penting sebenarnya, mengapa kamu tak mengajakku menikah kala itu? Saat kita masih mampu berpegangan tangan dan saling bertatap muka? Kurasa penilaianku selama ini salah tentangmu. Kukira kamu tak pernah ingin menikah. Kukira kamu petualang cinta yang tak ingin punya tempat untuk pulang.

Kumenunggu balasanmu. Pertanyaan basa-basi lainnya yang sebenarnya menyembunyikan pertanyaan 'masihkah kau mengingatku?'. Masih. Setiap kali aku membuka mataku, kamu masih ada di sana. Di ruang hati yang sama seperti pertama kali kita berjumpa.

#30HBC #30HBC1908 #30HBC2019 @30haribercerita

7 Januari 2019

Syarat (30 Hari Bercerita)

Syarat (30 Hari Bercerita)



Day 7

Syarat


"Mau sampai kapan kamu menolak lamaran orang Nak? Kamu mau jadi perawan tua?"

Nasi yang barusan masuk ke mulut hampir tersembur keluar. Di meja makan, lagi-lagi, ibu membahas masalah yang sama. Bapak menyelesaikan makannya diam-diam. Dia selalu merasa lebih baik diam daripada memihak satu di antara kami.

"Nana tidak menolak lamaran mereka, Bu."

"Mau nikah jangan banyak-banyak minta syaratnya."

"Nana tidak minta rumah atau mobil atau uang, Bu."

Nasi di dalam piring semakin mendingin. Sama dinginnya dengan tatapan ibu yang sudah tak tahan mendengar ocehan tetangga karena anak perempuannya tak kunjung menikah.

"Lalu apa? Kamu minta apa sampai mereka mundur semua?"

Suara ibu menggelegar. Aku menarik napas panjang.

"Nana hanya minta mereka berhenti merokok kalau mau jadi suami Nana."

"Apa?"

"Nana cuma minta mereka berhenti merokok, Bu. Kalau tidak mau berhenti atau berniat pura-pura berhenti Nana tak akan menerima lamarannya."

"Berhenti merokok?"

Suara ibu menurun. Tak setinggi nada sebelumnya. Dia kemudian ingat betapa alerginya aku sama asap rokok. Ibu berdiri dan mengangkat piringnya yang sudah kosong. Di luar sesosok lelaki mematahkan rokok terakhir yang diisapnya. Membuangnya ke tong sampah beserta bungkusnya. Dia tersenyum pada kedua orang tuanya yang kemudian mengucapkan salam sambil mengetuk pintu rumah perempuan pujaan hatinya.


#30HBC #30HARIBERCERITA #30HBC1907


6 Januari 2019

5 Masker Alami Untuk Perawatan Kulit Wajah Yang Harus Kalian Coba!



Membahas tentang cara merawat kulit wajah memang selalu menjadi perbincangan yang menarik untuk kita bahas. Ya, terang saja demikian, sebab semua orang di dunia ini menginginkan kulit wajah yang halus, mulus, dan bersih. Namun, tak semua orang tahu tentang cara alami untuk merawat kulit wajahnya. Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi tentang cara merawat kulit wajah secara alami, mari kita simak saja langsung paparannya dibawah ini.

1. Menggunakan Masker Buah Pepaya
Siapa sih dari kita yang tidak kenal pada buah bertekstur lembut dan memiliki rasa manis ini? Ya, tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan buah pepaya tersebut. Berdasarkan dari hasil penelitian, masker buah pepaya ini dapat mencegah penuaan dini, mengatasi flek hitam, mengatasi masalah jerawat, menghaluskan kulit, dan melembapkan kulit. Berikut cara membuat dan cara menggunakan maskernya => siapkan beberapa potongan buah pepaya, kupas kulit dan bijinya, lalu lumatkan hingga hancur. Aplikasikan pada wajah secara merata sambil dipijat-pijat, dan istirahatkan selama 25 menitan. Jika sudah demikian, segera bilas kembali wajahmu dengan air hangat sampai bersih.

2. Menggunakan Masker Aloe Vera
Aloe vera atau yang lebih dikenal dengan nama lidah buaya, merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat dijadikan masker untuk memelihara kecantikkan kulit wajah. Mengapa bisa demikian? Pasalnya, lidah buaya ini kaya akan kandungan nutrisi seperti zinc, vitamin E, tithanium, dan lain sebagainya. Berikut cara membuat dan cara menggunakan maskernya => sediakan 1 batang tanaman lidah buaya, kupas kulitnya, lalu aplikasikan gelnya pada wajah secara merata. Istirahatkan kurang lebih sekitar 20 – 25 menit, lalu bilas lagi wajahmu dengan air hangat hingga bersih.

3. Masker Buah Alpukat dan Madu
Masker alami berikutnya yang dapat kamu gunakan untuk memelihara kecantikkan kulit wajah, yaitu masker buah alpukat dan madu. Seperti inilah cara membuat dan cara menggunakan maskernya => siapkan 1 buah alpukat, keruk dagingnya, lalu sisihkan kedalam mangkuk. Tumbuk daging buah alpukat tersebut hingga hancur, tambahkan 1 sdm minyak zaitun, aduk-aduk, lalu oleskan pada wajahmu secara merata sambil dipijat-pijat. Istirahatkan selama 25 menitan, kemudian basuh kembali wajahmu dengan air hangat sampai bersih.

4. Menggunakan Masker Yogurt dan Buah Strowberi
Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa yogurt dan buah strowberi ini sama-sama kaya akan kandungan vitamin C. Nah, kandungan vitamin C tersebutlah yang berperan aktif untuk menjaga kecantikkan kulit wajah. Siapkan 1 cup yogurt tawar, 2 buah strowberi (iris tipis-tipis), kemudian masukkan buah strowberinya kedalam yogurt. Aplikasikan maskernya pada wajah secara merata sambil dipijat-pijat, diamkan selama 25 menit, lalu basuh lagi wajahmu dengan air hangat sampai bersih.

5. Masker Yogurt dan Buah Pisang
Selain dapat dikolaborasikan dengan buah strowberi, masker yogurt juga bisa dikolaborasikan dengan buah pisang lho. Berikut cara membuat dan cara menggunakan maskernya => siapkan 1 buah pisang, kupas kulitnya, lumatkan dagingnya hingga hancur, lalu sisihkan kedalam mangkuk. Tambahkan dengan 1 cup yogurt tawar, aduk-aduk, dan aplikasikan pada wajah secara merata sambil dipijat-pijat. Istirahatkan sekitar 25 menit, lalu bilas kembali wajahmu dengan air hangat sampai bersih.

Itulah 5 masker alami yang dapat memelihara kecantikkan kulit wajah. Dengan menggunakan masker tersebut, tentunya kesehatan dan kecantikkan kulit wajahmu akan senantiasa terjaga.


Cinta Tapi Tak Menikah (30 Hari Bercerita)



Day 6



Tatapan mata kita akhirnya bertemu setelah terakhir kali kamu bilang, kamu akan menemukanku lagi. Nanti di ibukota negaramu. Janji itu terucap. Terpatri. Masih kuingat hingga hari ini. Ya, kutunggu saat itu tiba. Paspor sudah kusiapkan. Sudah kubayangkan negeri yang akan kudatangi, untuk menemukan dekapan hangatmu kembali. Aku diam. Begitu juga kau. Meskipun begitu banyak yang ingin kuucapkan setelah 5 tahun janji itu terikrar.

Kita tak pernah menepatinya. Aku, kamu, kita ingkar janji. Di tengah perjalanan itu, kubertemu dia, dan kamu pun bertemu dia. Kumenikah. Kaupun menikah. Dengan orang yang berbeda. Walaupun kita tahu, kepingan hati kita pernah menyatu. Mungkin masih hingga detik ini.

"Jangan lihat aku seperti itu."

Ucapanmu malam itu masih teringat jelas serasa kemarin kumendengarnya. Aku hanya tersenyum pahit seakan menyadari bahwa terlalu banyak aral yang harus kita lewati untuk bersama. Jarak yang terlalu jauhkah? Cinta yang terlalu cepat bertumbuhkah? Atau bisa jadi kita bertemu di waktu yang keliru. Saat hatiku kosong, kamu membuatku jatuh cinta. Terlalu dalam hingga air mata pun tak mampu kukeluarkan untuk menghapus sisa cinta itu.

"Apakah ini adalah terakhir kalinya?"

"Kita hanya akan berpisah sebentar, nanti kita akan bertemu lagi."

"Di mana?"

"Datanglah padaku, aku akan menunggumu."

Kemudian aku tak pernah datang. Tak pernah merencanakan untuk datang. Kembali ke kehidupanku sebelumnya, tanpamu. Padahal aku tahu, kau telah mencuri hatiku dan seharusnya kuambil kembali hati yang telah kau curi itu. Tapi tak bisa. Kubiarkan saja kamu miliki hatiku. Begitu saja. Lalu kita memilih jalan yang lebih dewasa. Menikah dengan orang yang mungkin untuk kita nikahi. Membuat kompromi dalam hidup kita dengannya.

Entah kau tahu atau tidak, bahwa kita memang ditakdirkan untuk saling mencintai, tapi tidak untuk saling menikahi. Jika kamu baca ini, ingin kukatakan terima kasih telah membuatku jatuh cinta sedalam itu dan memberikan debaran bahagia yang pernah ada. Semoga kamu pun berbahagia dengannya, sama sepertiku yang bahagia memilihnya.

5 Januari 2019

10 Hari Setelah Operasi Amandel





Sudah hari ke-10 pasca operasi amandel. Nyerinya alhamdulillah sudah jauh lebih ringan. Nyeri berbeda-beda antara satu pasien dengan yang lain soalnya khusus untuk operasi yang saya jalani menggunakan metode konvensional, yaitu disiang. Iya disiang. Karena terlalu rapuh untuk dijepit dan ditutup lukanya dengan pembakaran. Jadi ingat setelah melahirkan Momoy kemaren, bidan juga mengeluh 'daging' saya yang rapuh juga. Agak kesulitan saat dijahit. Kalau menggunakan metode terbaru mungkin nyerinya nggak separah ini.

Tapi yang paling penting adalah amandel kiri kanan atasnya sudah tidak ada. Manfaat lainnya yang saya rasakan adalah hidung saya lebih lega. Tidak terasa seperti ada yang menyumbat. Terus saya juga tak bersin puluhan kali dalam 1 menit. Biasanya saya harus minum cetirizine untuk mengatasi masalah hidung saya.

Jika teman-teman juga mengalami masalah di hidung dan tenggorokan karena amandel saya sarankan memang melakukan operasi. Sakitnya ya semingguan tapi setelah itu tak ada lagi peradangan dan masalah tenggorokan hidung lainnya.

4 Januari 2019

Empat (30 Hari Bercerita)

Empat (30 Hari Bercerita)



Empat

Waktu itu saya masih kelas empat. Saya ingat dengan jelas saya demam tinggi tak turun-turun. Bawa ke mantri langganan ternyata demam berdarah. Saya tak begitu paham. Saya hanya tahu saya harus menginap di rumah sakit. Makanan tak ada yang enak. Saya berteman infus. Uwan menemani tanpa jeda. Saya ingat betul Uwan selalu ada saat saya menginap di rumah sakit. Terakhir saat saya operasi tumor dia juga menemani. Sampai akhirnya dia sudah terlalu tua untuk berada di rumah sakit sebagai penjaga pasien.

Saya sebal dengan obat penambah darah yang warnanya merah dan baunya amis. Saya mual. Saya juga muak karema harus disuntik. Dulu suntik menyuntik masih langsung ke tubuh kita. Beda dengan jaman sekarang, pasang infus dulu baru disuntik lewat infus. Entah berapa banyak suntikan yang menancap ke tubuh saya waktu itu. Saya masih berusia 9 tahun. Kurus kerempeng. Mendapatkan banyak suntikan.

Pulang ke rumah yang saya ingat tangan saya bergetar untuk menulis. Jadi saya tidak masuk sekolah sampai 2 minggu. Empat malam di rumah sakit serasa 4 bulan. Tapi tak ada yang mengkhawatirkan soal DBD yang menyerang saya. Karena saya cepat dibawa ke rumah sakit. Ada yang terlambat dibawa ke rumah sakit hidungnya sudah mengeluarkan darah. Sewaktu saya keluar dia yang dibawa masuk ke ruang rawat inap. Dia juga kecil seperti saya.

Jika sekarang ditanya, apa yang mengingatkan saya tentang demam berdarah adalah minyak serai. Soalnya setelah saya pernah DBD saya sering dikasih minyak serai supaya tak digigit nyamuk pembawa virus demam berdarah. Sejenak saya teringat Ling-Ling. Tetangga sekaligus teman sekolah saya yang sudah lama tak bersua. Waktu saya keluar dari rumah sakit dia harus pakai minyak serai juga kalau mau main ke rumah. Kalau tidak Phophonya (nenek) tidak akan kasih izin.

Empat, kelas empat SD.

3 Januari 2019

Make Up Sehari-hari




Sejak kecil saya sudah suka sekali belajar menggunakan make up. Kalau ketemu make up saya pasti akan coba menggunakannya. Jangan tanya bagaimana hasilnya. Sebab kebanyakan anak cowok yang saya taksir dulunya pasti kabur semua. Bahkan sampai sekarang pun kemampuan saya menggunakan make up masih standar, tidak sekelas MUA. Tapi kalau untuk sehari-hari setidaknya saya bisa membedakan mana lipstik, eyeliner dan foundation. Dibandingkan kebanyakan orang yang masih bingung soal foundation, tentunya saya masih lebih baik. Hahaha

Kalau di rumah biasanya saya akan skip foundation dan bedak. Karena saya sudah pakai skincare dan tak ingin ada tambahan lain di wajah. Untuk mata saya sangat suka menggunakan eyeliner dan maskara. Tipis saja. Terus lipstik di bibir dan blush onnya juga pakai lipstik yang sama biar senada. Kalau mau lebih rapi alisnya saya biasa juga menggunakan browcara.

Mirip mascara tapi khusus buat alis. Jadi yang tidak jago ngalis kayak saya bisa menggunakan browcara, tinggal sisirkan ke alis dan alis langsung on point dalam sekejap. Tak perlu ada alis sinchan di antara kita. Jika diminta memilih 1 produk saja diantara semua make up yang biasanya saya gunakan, saya akan memilih lipstik. Saya benar-benar tak bisa hidup tanpa lipstik. Soalnya kalau pakai lipstik kita bisa kelihatan segar dalam sekejap terus bisa sekalian dijadikan blush on. Satu produk untuk 2 fungsi. Bahkan bisa juga dijadikan eye shadow tipis-tipis.

Itu make up saya di rumah. Bagaimana dengan teman-teman?

"Calendar of Event” Kemenpar 2019



Siap menjelajahi nusantara? Inilah daftar “Calendar of Event” Kemenpar 2019. Kenali negeri ini, cintai Indonesia.

5-19 Februari - Cap Go Meh, Kalimantan Barat.

14-18 Februari - Festival Pulau Penyengat, Kepulauan Riau

20 Februari - Pesona Bau Nyale, Nusa Tenggara Barat

1-3 Maret - Java Jazz, DKI Jakarta

3-5 Maret - Festival Teluk Jailolo, Maluku Utara

7 Maret - Horas Samosir Fiesta, Sumatera Utara

24 - 31 Maret - Bali Spirit Festival, Bali

24 - 31 Maret - Exciting Banten on Seba Baduy, Banten

24 Maret-5 April- Bangka Culture Wave, Kepulauan Bangka Belitung

29 - 31 Maret - Tour de Bintan, Kepulauan Riau

1 - 10 April - Festival Teluk Tomini, Sulawesi Tengah

11- 14 April - Majapahit Travel Fair, Jawa Timur

15 - 20 April - Krui World Surfing League, Lampung

20 - 21 April - Gebyar Pesona Budaya Garut, Jawa Barat

7 - 9 Mei - Bintan Triathlon, Kepulauan Riau

10 - 28 Mei - Pesona Khazanah Ramadhan, Nusa Tenggara Barat

18 - 24 Mei - Festival Budaya Isen Mulang, Kalimantan Tengah

19 Mei - Asia Afrika Festival, Jawa Barat

20 Mei - 5 Juni - Festival Parade Pesona Kebangsaan, Nusa Tenggara Timur

15 - 13 Juli- Pesta Kesenian Bali, Bali

16Juni - Jakarnaval, DKI Jakarta

16 - 23 Juni - Festival Sriwijaya XXVIII 2019, Sumatera Selatan

17 - 19 Juni - Yadnya Kasada Bromo, Jawa Timur

28 -30 Juni - Festival Bakar Tongkang, Riau

1 - 6 Juli - Festival Biak Munara Wampasi, Papua

5 - 8 Juli - Toraja International Festival, Sulawesi Selatan

5 -13 Juli - Festival Parade 1001 Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat, Nusa Tenggara Timur

17 Juli - Ziarah Kubro, Sumatera Selatan

17 Juli - Festival Babukung, Kalimantan Tengah

18 - 22 Juli - Festival Bumi Rafflesia, Bengkulu

20 Juli - Mizan Al Sufi, Jawa Barat

20 Juli - Tanah Lot Arts Festival, Bali

25 - 28 Juli - Toboali City on Fire Sesi 4, Kepulauan Bangka Belitung

25 - 25 Agustus- ARTJOG, D.I Yogyakarta

26 - 28 Juli - Solo Batik Carnival, Jawa Tengah

26 - 29 Juli - Festival Pesona Bunaken, Sulawesi Utara

27 Juli - 3 Agustus- Festival Cisadane, Banten

28 Juli - Banyuwangi Ethno Carnival, Jawa Timur

30 Juli - 3 Agustus -Jember Fashion Carnaval (JFC), Jawa Timur

1 - 6 Agustus - Polewali Mandar International Folk & Art Festival, Sulawesi Barat

2 - 4 Agustus - Dieng Culture Festival, Jawa Tengah

2 - 6 Agustus - Buleleng Festival, Bali

3 - 4 Agustus - Festival Cheng Ho, Jawa Tengah

4 - 5 Agustus - Festival Morotai, Maluku Utara

4 - 6 Agustus - Aceh Culinary Festival, Aceh

7 - 10 Agustus - Festival Budaya Lembah Baliem, Papua

7 - 12 Agustus - Tomohon International Flower Festival, Sulawesi Utara

8 - 8 September - Jakarta Food & Fashion Festival, DKI Jakarta

9 - 11 Agustus - Pasa Harau Art & Culture Festival 2019, Sumatera Barat

11 - 17 Agustus - Festival Sandeq Race 2019, Sulawesi Barat

18 Agustus - Saman Gayo Alas Festival, Aceh

18 Agustus - Karnaval Kemerdekaan/Grand Karnaval Indonesia, DKI Jakarta

18 - 20 Agustus - Festival Teluk Ambon, Maluku

21 - 25 Agustus - Lampung Krakatau Festival, Lampung

21 - 25 Agustus - Sanur Village Festival, Bali

23 - 25 Agustus - Festival Budaya Wisata Pasar Terapung, Kalimantan Selatan

1 - 10 September - Festival Tabut, Bengkulu

4 - 8 September - F8 Makassar 2019, Sulawesi Selatan

5 - 7 September - Solo International Performing Art, Jawa Tengah

5 - 10 September - Festival Bahari Kepri, Kepulauan Riau

6 - 8 September - Festival Wisata Loksado, Kalimantan Selatan

9 - 16 September - Festival Payung Indonesia, Jawa Tengah

9 - 16 September - Festival Moyo, Nusa Tenggara Barat

12 - 15 September - Festival Pinisi, Sulawesi Selatan

13 - 15 September - Tour de Linggar Jati, Jawa Barat

15 September - Malang Flower Carnival, Jawa Timur

15 September - Ciletuh Geopark Festival, Jawa Barat

17 - 21 September - Tour de Siak, Riau

21 - 22 September - Jogja International Street Performance, D.I. Yogyakarta

21 - 25 September - Festival Pesona Danau Limboto, Gorontalo

21 - 29 September - Erau Adat Kutai & 7th International Folk Art Festival, Kalimantan Timur

22 - 25 September - Festival Batanghari, Jambi

23 - 26 September - Tour de Ijen, Jawa Timur

27 - 29 September - Festival Tanjung Lesung, Banten

27 - 27 Oktober - Wonderful Indonesia Culinary and Shopping Festival, DKI Jakarta

28 - 29 September - Musik Alam 2019, Kalimantan Utara

1 - 6 Oktober - Festival Likurai Timor, Nusa Tenggara Timur 6 Oktober - Festival Karnaval Karawo, Gorontalo

6 - 7 Oktober - Aceh International Diving Festival, Aceh

6 - 10 Oktober - Festival Pesona Selat Lembeh, Sulawesi Utara

7 - 11 Oktober - Festival Seni Budaya Papua Barat, Papua Barat

12 - 17 Oktober - Festival Keraton Kesultanan Buton, Sulawesi Tenggara

15 - 19 Oktober - Festival Danau Poso, Sulawesi Tengah

18 - 21 Oktober - Festival Pesona Bahari Raja Ampat, Papua

19 - 21 Oktober - IronMan 70.3 Bintan , Kepulauan Riau

19 - 25 Oktober - Jakarta Fashion Week, DKI Jakarta

20 Oktober - Gandrung Sewu, Jawa Timur

23 - 25 Oktober - Festival Danau Sentarum, Kalimantan Barat

23 - 27 Oktober - Ubud Writers and Readers Festival, Bali

23 - 28 Oktober - Festival Takabonerate, Sulawesi Selatan

25 - 27 Oktober - Pesona Nusa Dua Fiesta 2019, Bali

27 Oktober - Jakarta Marathon, DKI Jakarta

27 - 29 Oktober - Festival Pulo Dua, Sulawesi Tengah

1 - 3 November - Festival Mahakam, Kalimantan Timur

2 - 10 November - Tour de Singkarak, Sumatera Barat

3 - 7 November - Festival Kerinci 2019, Jambi

10 - 15 November - Festival Bekudo Bono, Riau

11 - 13 November - Wakatobi Wave 2019, Sulawesi Tenggara

11 - 14 November - Pesta Rakyat Banda, Maluku

15 - 19 November - Festival Tanjung Kelayang, Kepulauan Bangka Belitung

16 - 17 November - Jogja International Heritage Walk, D.I. Yogyakarta

16 - 20 November - Festival Ya'ahowu, Sumatera Utara

17 November - Borobudur Marathon, Jawa Tengah

1 - 31 Desember - Iraw Tengkayu, Kalimantan Utara

4 - 7 Desember - Festival Pesona Budaya Minangkabau, Sumatera Barat

7 - 8 Desember - Batam International Culture Carnival, Kepulauan Riau

9 - 12 Desember - Festival Danau Toba, Sumatera Utara

13 - 16 Desember - Pemuteran Bay Festival, Bali

28 Desember - Festival Budaya Cirebon, Jawa Barat

2 Januari 2019

Daftar Oriflame Gratis! Januari 2019




Dear Oriflamers,
Lakukanlah pembelanjaan pertama senilai Rp 300.000 dalam 1 invoice di Januari 2019 dan dapatkan gratis biaya pendaftaran, gratis 1 kali biaya pengiriman dan berkesempatan 1 kali membeli 1 buah Miss Charming Fragrance Mist hanya seharga Rp29.900.

Tunggu apalagi ajaklah calon member Anda untuk bergabung dan berbelanja dan nikmati manfaat dari Welcome Programnya. Untuk keterangan lebih lanjut silahkan klik di sini.

Salam sukses,
Oriflame Indonesia

Lelaki Kedua (30 Hari Bercerita)



LELAKI KEDUA #30HBC1902 #30HariBercerita

Namanya Rangga. Rangga Saputra. Dia adalah satu dari sekian banyak lelaki kedua yang saya miliki, untuk sementara. Menggantikan sinsang yang sempat merawat salah urat saya, sekarang Rangga, dokter Rangga merawat tenggorokan saya. Sebelumnya dia melakukan operasi pengangkatan amandel saya yang sering sekali radang. Bahkan pernah radang setiap bulan.

Jangan bayangkan dia seperti Rangga-nya Cinta. Dia bukan lelaki yang akan menusuk tepat ke jantung setiap wanita dengan mata elangnya. Dia lelaki yang sangat perhatian dan banyak bicara. Saya menyukai cara dia memanggil saya 'Kakak'. Feeling not to old ketika kebanyakan orang memanggil saya ibu, mak Momoy, atau Mbak. Mengingatkan masa PPL saat saya memanggil murid saya juga dengan sebutan 'kakak-abang'.

Hari ini, saya akan bertemu lelaki kedua ini di RS Untan. Memeriksakan kondisi tenggorokan pasca operasi. Masih sakit. Susah nelan. Sekarang terasa sampai ke telinga perihnya. Tapi saya masih tetap memaksakan untuk makan. Sebab lapar mengalahkan segalanya.

Entah apa yang lelaki kedua ini katakan tentang tenggorokan saya. Saya yakin dia punya banyak cerita setelah dia curhat betapa susahnya mengangkat amandel saya yang 'rapuh' dan kondisi saya yang terus-menerus tinggi tekanan darahnya.

Tunggu Rangga, not-so-Cinta bentar lagi datang dengan Nicholas Saputra. *eh

1 Januari 2019

BUKAN CINTA






"Kamu bilang kamu akan menunggu."

Alisku terangkat hampir bertemu. Lalu mataku berlabuh lagi ke bawah. Menarik napas panjang untuk kesekian kalinya. Cahaya matahari sedikit menusuk kulitku.

"Seberapa lama?" balasan perlahanku membuatmu terdiam beberapa saat.

"Apakah kamu tak bisa menunggu?"

"Tanpa kepastian?"

"Kita bukan anak kecil yang semuanya harus ditegaskan, Ri."

"Aku perempuan. Aku butuh ketegasan."

"Memangnya kamu mencintainya?"

"Kita terlalu dewasa untuk menyempitkan cinta seperti jantung berdebar atau tersipu malu."

"Menikah itu butuh cinta."

"Kita tak sepaham."

"Kamu mencintaiku kan, Ri?"

Aku tak mampu lagi menjelaskannya. Kutarik tasku setelah meninggalkan selembar undangan di atas meja. Meninggalkan lelaki itu bersama banyak orang yang menikmati harumnya kopi di tempat yang sama.

Pic pixabay.com #30HBC1901

Hadiah Sponsor Oriflame 2 × WP 1 Periode Januari 2018



Dear Oriflamers,                                                                                                            
Dapatkan Panci dan Wajan Multifungsi Gratis apabila Anda merekrut minimal 2 orang member baru dari tgl 1 - 31 Januari 2019  baik yang langsung Anda sponsori ataupun Anda daftarkan di bawah downline di kedalaman jaringan Anda dan mereka berhasil menutup WP1 di 1 - 31 Januari 2019.

Jadi pastikan Anda mendapatkannya ya, rekrut lebih banyak dan bawa pulang hadiah menarik ini.

Salam Sukses, 
Oriflame Indonesia