Langsung ke konten utama

Setelah Bergabung di Oriflame Saya Harus Ngapain? Ini Dia 10 Hal yang Sebaiknya Anda Lakukan Setelah Bergabung atau Mendaftar di Oriflame



Bagaimana dengan Anda apakah sering menerima orang yang mau daftar di Oriflame ternyata sudah terdaftar di Oriflame dan bukan di jaringan kita. Banyak sekali orang yang kadang tak sadar dirinya pernah mendaftar atau masih terdaftar di Oriflame tapi dia tak pernah melakukan apa-apa setelah daftar.

Berbagai alasan mereka yang sudah mendaftarkan diri di Oriflame tetapi tetap mengisi form pendaftaran di web saya atau mengklik iklan saya di internet. Satu di antara banyak alasannya adalah karena mereka kebingungan untuk memulai bisnis Oriflame. Mereka tak tahu harus ngapain di Oriflame. Setelah daftar saya harus ngapain? Pertanyaan ini banyak yang tak mendapatkan jawaban dan akhirnya mereka statusnya hanya member tapi pasif. Tak melakukan apa-apa selama terdaftar sebagai konsultan.

Sebenarnya, membimbing member atau konsultan baru adalah tugas upline setelah dia mendaftarkan mereka. Namun karena berbagai hal entah upline tinggal berjauhan ataupun hilang kontak dengan sang downline, akhirnya mereka mencoba mencari sendiri solusinya.

Nah, untuk membantu member atau konsultan baru yang masih kebingungan, di bawah infografis 10 hal pertama yang seharusnya dilakukan sejak terdaftar di Oriflame. Silahkan dipelajari.


Bagaimana apakah masih bingung harus ngapain setelah daftar Oriflame?

Kalau masih bingung bisa lanjut baca lagi.

Jadi setelah gabung di Oriflame terus harus ngapain sih?

1. Pertama balikin modal yang udah keluar

Bisnis is bisnis, kalau kita mengeluarkan modal ketika memulai bisnis Oriflame, paling masuk akal adalah mengembalikan modal dulu kan ya. Bener atau bener banget?

Caranya bagaimana? Cara paling cepat mengembalikan modal kita mendaftar di Oriflame adalah dengan berjualan. Kalau tinggal dekat dengan kantor cabang bisa mendapatkan staterkit dengan lebih cepat. Segera tunjukkan katalog yang kita miliki ke tetangga, teman atau saudara untuk mendapatkan pesanan dari mereka. Namun bagi yang jauh jangan khawatir sebab sekarang sudah tersedia katalog online yang bisa didownload setiap bulannya sebanyak dua edisi dan bisa kita sebarkan secara online ke sosial media. Download saja di id.oriflame.com atau bisa minta sama saya juga lewat whatsapp 085213626011.

Satu hal yang harus Anda ingat adalah jangan memberikan hutangan pada pelanggan semacam mengkreditkan produk jualan Anda karena dengan dikreditkan atau dihutangkan malah menambah modal bukannya mengembalikan modal yang sudah kita keluarkan.

2. Mengajak orang lain gabung di Oriflame

Modal sudah balik dari orderan yang kita dapatkan? Dapat keuntungan juga tapi masih kurang banyak duitnya? Mau dapat duit lebih banyak di Oriflame? Caranya dengan mengajak orang lain bergabung di Oriflame. Sering ada yang bertanya mengapa kita harus mengajak orang lain bergabung di jaringannya kita, apakah tak bisa dengan jualan saja? Bisa saja kalau kita sanggup jualan 10.000BP setiap bulan. Tapi kalau Anda sama seperti saya yang tak punya banyak modal dan waktu serta tenaga untuk jualan dengna omzet puluhan sampai ratusan juta perbulan, cara lebih mudah untuk mendapatkan poin atau BP lebih banyak adalah dengan mengajak orang bergabung dan berjualan juga. Sebab semua BP atau bisnis poin akan diakumulasi dari bawah hingga ke atas. Fungsinya untuk menentukan bonus uang yang akan kita dapatkan dibulan berikutnya.

Bagaimana caranya mengajak orang bergabung di Oriflame? Kita bisa bercerita dengan teman kita soal produk yang kita gunakan. Mau cerita soal pengalaman order pertama kali yang seru atau banyak melakukan kesalahan dan dibantu sama upline juga boleh. Terus cerita juga keuntungan yag didapatkan di Oriflame apa saja. Belum lagi cerita tentang bonus upline yang sudah ratusan juta. Pokoknya cerita, cerita, cerita semua. Kalau dilakukan bersamaan sambil jualan juga bagus banget. Jadi sekalian jualan sambil ngajak orang.

Saya sendiri biasanya cek dulu pelanggan butuh apa, lalu saya tawarkan produk yang memang dia butuhkan, saya jelaskan harga promo bulan berjalan, lalu kasih tahu produk tersebut cara pakainya bagaimana dan bisa berapa lama pemakaiannya. Setelah dia tertarik beli baru saya tawarin mau nggak dia gabung untuk mendapatkan harga lebih murah dan keuntungan bergabung di Oriflame lainnya yang bisa dia dapatkan.

3. Belajar dari upline

Belajar merupakan cara terbaik untuk Anda berkembang. Begitu pun juga di Oriflame, bahkan diamond dan juga eksekutif director indonesia tak pernah berhenti belajar.

Jadi kalau sudah merasakan pengalaman jualan, sudah merasakan mengajak orang, selanjutnya belajar. Belajar setelah mencoba dulu. Biar tak kebanyakan teori tapi nggak praktek-praktek. Mendingan praktek dulu trial error, terus disempurnakan dengan belajar. Atau belajar dan juga praktek sekaligus.

Jika Anda bergabung di jaringan saya tentunya akan saya bimbing soal apa saja yang harus Anda lakukan setelah bergabung di Oriflame sebagai bekal pertama untuk praktek jualan, dan juga mengajak orang. Selanjutnya Anda dapat langsung ngobrol dan ikut training di grup yang saya sediakan.


Bagaimana apakah masih kebingungan soal apa yang harus Anda lakukan setelah join di Oriflame? Bisa tanya ke Whatsapp 08213626011 jika Anda memang belum terdaftar atau terdaftar di jaringan saya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan