Langsung ke konten utama

PRODUK PENGEMBANGAN SMK BERBASIS INDUSTRI “MOTOR AMPHIBI HONDA VARIO”
















Teknologi ditemukan dan diciptakan memang untuk memudahkan dan Menyenangkan, Seperti Inovasi yg di buat oleh Siswa SMK N 4 Pontianak yg bekerjasama dengan Astra Motor Pontianak menjalankan Program Pemerintah “ LasJuRin” (Penyelarasan Kejuruan dan Kerjasama Industri) yang memperkenalkan “Prototype motor Amphibi” yang bisa di kendarai baik di darat maupun di Air. Latar belakang dibuatnya motor Amphibi ini selaras dengan ciri khas kota pontianak yang banyak sungai sehingga dapat dijadikan sebuah Obyek Wisata air dengan Motor Amphibi tersebut.

Dalam proses pembuatannya motor yg digunakan adalah motor matic Honda Vario 125 PGM FI dengan di beri kano yang mempunyai daya apung sampai 250 kg sehingga masih aman untuk dikendarai 2 orang dengan kecepatan bisa 20 – 40 km/jam dan sangat cocok untuk wisata Air di kota Pontianak.

Pada tanggal 19 Desember 2018 bertempat di Kota Pontianak lebih tepatnya di Sungai jawi dilakukan Launching Motor Amphibi ke khalayak Umum yg dihadiri Para Pejabat Pemerintah yaitu Kepala DisPerinDag propinsi, KaBid DisDikBud Provinsi, Kabid Pariwisata provinsi, Lurah Kelurahan Mariana serta tokoh masyarakat sekitar Sungai Jawi dan dimeriahkan dengan suara yang menggelegar dari Drumband Siswa Siswi SMKN 4 Pontianak.

Kepala DisPerindag menyampaikan bahwa dengan adanya motor Amphibi ini tercapai sudah kerjasama antara pelaku industri dengan dunia pendidikan dan harapan beliau kerjasama ini dapat ditingkatkan lagi untuk pengembangan2 berikutnya. “Hal ini sangat positif sekali bagi Siswa Siswi dalam menerapkan ilmu nya dan berkreasi menuangkan ke dalam bentuk yang nyata” ungkap KaBid DisDikBud Provinsi KalBar.

“Harapannya dengan Adanya Produk Motor Amphibi ini dapat bermanfaat dan menjadi nilai bagi wisata air kota Pontianak dan kedepannya akan terus dilakukan penyempurnaan produk yang tentunya perlu dukungan dari dunia industri dalam hal ini Astra Motor Pontianak yang telah bekerjasama dengan kami” tutup Kepala Sekolah SMKN 4 Pontianak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan