25 November 2018

Apa Itu Oriflame?



Saya akan memberikan penjelasan di sini buat orang awam yang sama sekali belum tahu apa itu Oriflame, atau bagi yang sudah tahu tapi sama sekali belum memahami Oriflame sebenarnya apa.


Oriflame adalah perusahaan kosmetik yang memiliki sistem penjualan langsung atau network marketing atau lebih singkatnya MLM. MLM atau Multi Level Marketing dengan skala internasional yang sudah ada di lebih dari 60 negara, termasuk Indonesia. Oriflame sendiri didirikan 2 bersaudara, Robert dan Jonas Af Jochnick tahun 1967 lalu di Kota Stockholm, Swedia. Di Indonesia, Oriflame beroperasi sejak tahun 1986 dan menjadi pemimpin pasar dengan kosmetik alami Swedia-nya. Oriflame menjadi pelopor perusahaan network marketing terpercaya di Indonesia di bawah bendera PT. Orindo Alam Ayu.

PENDIRI ORIFLAME & PABRIK ORIFLAME DI DUNIA
Produk Oriflame memiliki banyak macam varian, punya lebih dari ratusan produk setiap katalog dengan berbagai macam produk contohnya kosmetik, minuman kesehatan, aksesoris, serta kebutuhan toilet seperti sabun, shampo, odol, parfum, dan lainnya masih banyak lagi.

Penjualan kosmetik secara langsung lewat membernya menggunakan katalog yang update setiap bulan dengan berbagai promo juga diskon keren yang berbeda. Ada katalog online berbentuk aplikasi yang bisa dipasang di smartphone, tinggal unduh di playstore. Jadi tidak perlu repot lagi menyediakan banyak katalog buat disebarkan yang tentunya akan makan waktu kecuali memang tidak tersedia jaringan internet yang kenceng buat download katalog onlinenya, walaupun saya sendiri sebagai upline akan mengirimkan katalog bulanan kepada jaringan saya yang membutuhkan.

Sistem penjualannya yang langsung melalui kita konsultannya membuat Oriflame tidak diperjualbelikan di toko maupun swalayan. Untuk yang ingin jadi member biaya pendaftaran reguler hanya Rp.49.900 + KTP serta data alamat lengkap untuk pengiriman barang. Namun biaya pendaftaran bisa lebih murah jika ada promo bahkan tak jarang pendaftaran Oriflame GRATIS. Kita sebagai konsultan atau member adalah toko langsung Oriflame, karena itu untuk penjualan produk kita diberikan keuntungan penjualan 1 produk 23% (nett) banyak hadiah promo, dan juga bonus bulanan untuk yang mengembangkan jaringan.

PRODUK ORIFLAME ALAMI
Produk Oriflame sendiri ALAMI tidak ada kandungan bahan berbahaya, dan bisnisnya pun HALAL karena murni penjualan langsung serta memberikan bonus bukan dari uang pendaftaran member. Bagian ini yang membuat saya suka menjalanka bisnis Oriflame sebab kita tidak mengambil keuntungan dari uang yang dibayarkan oleh orang yang ingin bergabung di Oriflame, sebab mengambil keuntungan dari uang pendaftaran itu akan menjadi money game bukan bisnis penjualan langsung.

Selain direct selling atau penjualan langsung Oriflame juga dipadukan dengan Multi Level Marketing. Apa bedanya MLM Oriflame dengan MLM yang lain? Banyak menganggap MLM haram? Lalu bagaimana dengan MLM Oriflame? Mengapa bisnis Oriflame yang MLM berbeda dengan yang lain? Banyak orang yang merasa bisnis Oriflame itu berat karena setiap bulan semua orang memulai jumlah poinnya dari nol lagi. Jadi harus jualan setiap bulan buat dapat poin.

Itulah uniknya Oriflame, kita dibayar berdasarkan dari penjualan pribadi dan grup kita dibulan yang berjalan. Sehingga kita dan semua member Oriflame yang ingin dapat penghasilan dan bonus akan melakukan penjualan. Benar-benar berdagang. Semua orang setiap bulannya memiliki kesempatan yang sama untuk sukses di Oriflame, adil meskipun Anda bergabung lebih dulu atau belakangan.

Ada berbagai bisnis MLM dan tak semuanya bisa disamaratakan. Berikut beberapa gambaran atau kriteria umum bagaimana MLM bisa menjadi halal atau haram.
1. Barang atau jasa yang dijual produknya harus jelas, ada, tidak cacat, dan juga bermanfaat. Jika produk yang dijual tak jelas, misalnya berupa money game, arisan berantai, atau sesuatu tidak ada wujudnya, atau tak bisa dimanfaatkan, dan lain sebagainya, maka MLM jenis ini haram hukumnya.
2. Produk yang dijual harus yang halal. Jika produk yang dijual sesuatu yang diharamkan, maka hukumnya jadi haram.
3. Harga produk jelas. Termasuk apabila ada diskon dan juga pembagian keuntungan untuk member di dalamnya. Jika ada yang ditutup-tutupi sehingga ada yang dirugikan maka haram hukumnya.
4. Menyampaikan kelebihan serta manfaat produk, termasuk jika ada efek negatifnya jika ada. Semuanya disampaikan dengan jelas, jangan ditutup-tutupi. Jika seseorang menjual suatu produk dengan menutup-nutupi kekurangannya, hanya menyebutkan kelebihannya, haram hukumnya.
5. Tidak boleh menjelek-jelekkan produk lain sejenis agar produknya laku, karena ini bentuk kecurangan jual beli.
6. Pembeli betul-betul membeli produk yang dijual karena kualitas dan manfaatnya sebagaimana yang dijelaskan, bukan gara-gara iming-iming berlebihan.
7. Dalam mencari downline, tak boleh ada unsur pemaksaan (sekalipun halus), mengarahkan calon downline membeli produk lebih banyak supaya mendapatkan poin tertentu, bujuk rayu, janji yang berlebihan, dan lainnya sebagainya. Kalau sampai di kemudian hari downline menyesal, si upline berdosa, bisnis semacam ini menjadi haram. Sebab, si downline ikut dikarenakan terpengaruh “presentasi” berlebihan dari upline. Ini termasuk bentuk penipuan yang diharamkan.
8. Dalam mencari downline, sampaikan secara jelas apa adanya tentang kelebihan, produk yang dijual, sistem bagi hasil, gambaran keuntungan wajar yang didapatkan member, jenjang karir, bonafiditas perusahaan, dan lainnya. Selanjutnya, serahkan kepada “calon downline” untuk mengambil sikap. Jangan sampai calon downline ikut MLM tersebut karena ada perasaan “tidak enak”. Tidak jarang seorang upline selalu menanyakan kepada calon downlinenya; jadi atau tidak ikut MLM-nya. Biarkan calon downline mengambil keputusan untuk menghubungi calon uplinenya, kalau dia jadi ikut bergabung.
9. Harus menjaga akhlak dan juga etika dalam menjual produk serta mencari downline. Tak boleh seorang calon pembeli ataupun calon downline merasa terganggu dengan berbagai penawaran atau promosi yang dilakukan. Pastikan, bahwa calon pembeli atau downline tak terganggu dengan penawaran produk MLM. Tidak sedikit orang apriori dengan bisnis MLM disebabkan ulah member MLM itu sendiri saat memasarkan ataupun menawarkan produknya.
10. Upline harus menepati janjinya pada downline. Tak boleh seorang upline meninggalkan downlinenya setelah dia berhasil menarik si downline dan dapat keuntungan dari masuknya downline tersebut ke jaringannya. Kalau ternyata setelah downline masuk tak mendapatkan yang dijanjikan upline kepadanya, maka dia berdosa.
11. Yang diutamakan menjual produk, bukan mencari downline. Kalau suatu bisnis MLM lebih mengutamakan mencari downline daripada jual produk, maka HARUS dihindari. Sebab, MLM jenis ini tidak mempunyai produk yang bermanfaat, melainkan mimpi yang mustahil dan penuh tipuan.
12, Penjual dan pembeli harus ridha dengan harga jual dan juga barang yang dibeli. Begitu juga upline dan calon downline, harus ridha dengan bisnis yang dijalankan. Penjual tak boleh menipu atau memperdaya calon pembeli dengan cara apa pun sehalus apa pun supaya barangnya terjual. Begitu pula upline, tak boleh menipu ataupun mengintimidasi dengan cara apa pun dan sehalus apa pun terhadap calon downline. Bergabungnya downline harus karena keridhaannya dan pengetahuannya akan bisnis MLM tersebut.

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda,
إِنَّمَا الْبَيْعُ عَنْ تَرَاضٍ .
“Sesungguhnya jual-beli itu harus dengan saling ridha.” [HR. Ibnu Majah dari Abu Hurairah]
13. Keuntungan, bonus, dan peluang yang dijanjikan rasional dan bisa dicapai seseorang, sekalipun harus bekerja keras. Harus ada contoh riil bukan kamuflase dan tidak bohong-bohongan, memang ada orang yang berhasil melakukan serta mendapatkannya.
14. Uang perndaftaran member rasional dan tidak mahal. Lebih baik lagi kalau sebagian manfaat dari uang pendaftaran dikembalikan pada downline/member dalam bentuk buku, brosur, kartu anggota, bonus produk, dan lain sebagainya. Tidak dibenarkan kalau uang pendaftaran member menjadi andalan bisnis MLM, atau merupakan bagian dari produknya, di mana pemilik usaha serta upline mendapatkan keuntungan UTAMA dari sebagian uang pendaftaran member/downlinenya. Jika andalan suatu bisnis MLM dari member get member (bukan produk), haram hukumnya.
15. Tidak mengapa uang pendaftaran member termasuk harga produk yang dijual. Yang penting keterangan jelas dan tak ada yang ditutupi. Keanggotaan semacam ini otomatis dan merupakan bonus. Hal ini tidak bertentangan dengan hadits,
نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَفْقَتَيْنِ فِي صَفْقَةٍ وَاحِدَةٍ .
“Rasulullah SAW melarang dua transaksi dalam satu transaksi.” [HR. Ahmad dari Ibnu Mas’ud]
Atau hadits Nabi yang lain,
نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ .
“Rasulullah SAW melarang dua jual beli dalam satu jual beli.” {HR. At-Tirmidzi dari Abu Hurairah]
Sebagaimana yang disangkakan sebagian kalangan. Sebab, dua transaksi dalam satu transaksi atau dua jual beli dalam satu jual beli yang dilarang, adalah jika ada kesamaran di dalamnya, di mana ketika penjual dan pembeli berpisah, belum ada kata sepakat yang pasti tentang harga atau barang yang dijual. Adapun penjualan sejumlah item dalam satu kali transaksi, jika masing-masing produk jelas harganya, dan harga total barang secara keseluruhan juga jelas, termasuk jika ada bonus di dalamnya juga jelas, maka ini adalah jual beli yang sah.
16. Marketing plan jelas, jujur, transparan. Downline tak boleh dirugikan upline dalam bentuk apa pun. Sekiranya upline mendapatkan bagian keuntungan dari transaksi yang dilakukan downline, itu harus jelas aturannya. Ini sah. Sebab, manfaat dari bisnis adalah ada selisih keuntungan yang didapatkan seseorang dari orang lain yang menjual barangnya. Selain itu, hubungannya dengan bisnis MLM, apa yang didapatkan upline dari downlinenya, sebenarnya tak lepas dari usaha si upline itu sendiri dalam mencari downline dan juga menjual produk. Tetapi, apabila ada yang dirugikan dalam masalah pembagian keuntungan ini, misal bagian upline terlalu besar, sementara downline yang menjual justru mendapatkan bagian yang kecil, atau keuntungan yang diambil pemilik usaha terlalu besar sedang keuntungan member sangat kecil; bisnis ini bisa menjadi haram, karena ada yang dirugikan.

Dalam hadits disebutkan,
لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ .
“Tidak boleh merugikan dan dirugikan.” [HR. Ibnu Majah Dari Ubadah bin Ash-Shamit]
17. Tak boleh memaksa downline mengejar target penjualan harus sekian, di mana jika target tak tercapai ada pengurangan poin atau hak member yang dikurangi. Idealnya, pencapaian target adalah semacam motivasi, di mana kalau target penjualan tercapai, member mendapatkan sejumlah bonus atau reward tertentu. Namun kalau tidak tercapai, tak boleh ada pengurangan hak. Sebab, tak sah jual beli yang ada unsur keterpaksaan di dalamnya. Jual beli didasarkan saling ridha.

18. Tak boleh mengekspoitasi hubungan kekeluargaan dan pertemanan dalam jual produk. Sebab hal ini bisa merusak hubungan juga merusak keabsahan jual beli itu sendiri. Harus dipastikan pembeli membeli produk karena manfaat produknya. Calon downline menjadi downline juga karena ketertarikan dan minat tulus untuk bergabung; tertarik dengan sistem dan produknya, berminat untuk menjadi seperti yang dijanjikan kalau berhasil (janji yang rasional dan tidak berlebihan).

Jadi, kalau bisnis MLM yang ditawarkan kepada Anda lebih mengutamakan cari downline, yang berarti sistemnya member get member, di mana keuntungan didapatkan dari uang pendaftaran downline, bukan jualan produk ini haram hukumnya. Begitu pula dengan MLM yang lain, apa pun nama dan produknya, kalau memenuhi kriteria kehalalan di atas, insya Allah halal. Apabila yang terjadi sebaliknya, dikhawatirkan masuk kategori syubhat yang menjerumuskan kepada keharaman. Wallahu a’lamu bish-shawab.
Wassalamu’alaikum wr. wb.
Dijawab oleh: Abduh Zulfidar Akaha
Semoga menjadi masukan untuk menambah keyakinan dalam menjalankan bisnis Oriflame...


BISNIS ORIFLAME HALAL
Dan inilah succeplan Oriflame yang membuat saya ingin berjuang di sini untuk masa depan saya. Karena bisnis ini dapat diwariskan jadi membangunnya dari sekarang. Yang mau juga membangun bisnis modal kecil seperti saya, dengan income menjanjikan serta waktu fleksible silahkan bisa hubungi kontak saya di bawah. Akan saya jelaskan bagaimana menghasilkan uang dr internet dengan fasilitas online lengkap.

Whatsapp 085213626011.

Related Posts

Apa Itu Oriflame?
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).