Langsung ke konten utama

Baju Bayi Baru Lahir Bisa Anda Beli dengan Lebih Hemat dengan Menerapkan Tips Berikut






Orangtua manapun dijamin akan sangat antusias ketika sebentar lagi akan menyambut kedatangan buah hati. Proses persalinan yang menegangkan akan menjadi momen yang haru biru ketika diwarnai oleh tangisan si kecil. Sebelum hari persalinan tiba tentu semua orangtua sudah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk mengasuh si kecil. Salah satunya adalah menyediakan baju bayi baru lahir yang tidak hanya perlu tepat dari segi model dan bahan melainkan juga tepat dari segi jumlah.

Dalam memenuhi kebutuhan pakaian bayi kadang sebagian orangtua memilih belanja online, sebab disinilah dijumpai banyak pilihan. Tidak hanya baju bayi dari brand terkemuka saja melainkan juga dari brand lain yang bisa ditemukan dengan harga sangat murah. Kalau berencana untuk berhemat maka usahakan untuk belanja beberapa baju dan perlengkapan lainnya, supaya hanya terbebani satu kali ongkos pengiriman. Selain belanja melalui situs belanja online, pakaian bayi juga bisa dibeli dengan datang langsung ke toko terdekat.

Masing-masing transaksi, baik online maupun offline, tentu memberikan dua sisi antara untung dan rugi sehingga bisa disesuaikan dengan kondisi. Kalau memang kondisi membuat pilihan belanja baju bayi di internet terasa lebih masuk akal maka tidak perlu belanja secara offline. Bisa pula sebaliknya, usahakan memilih pakaian bayi dengan benar supaya nyaman dan baik untuk kesehatan si kecil. Jumlahnya pun harus tepat jangan sampai keluar uang berkali-kali padahal baju yang awalnya dibeli tidak cocok atau masih kurang.

Tips Hemat Belanja Kebutuhan Baju Bayi

Menyediakan baju bayi baru lahir tentu hukumnya wajib untuk memberi perlindungan yang optimal, jangan sampai salah model dan salah jumlah. Berhubung butuh banyak maka untuk berhemat simak dulu beberapa tips di bawah ini:

Belanja jenis pakaian yang sering gonta-ganti,
Supaya tidak sering berbelanja dan jatuhnya lebih boros maka hitung jenis pakaian bayi yang harus disediakan. Kemudian tentukan jenis pakaian mana yang pemakainya terbilang boros maka butuh disediakan dalam jumlah banyak. Kalau sudah ditentukan sejak awal dijamin belanja pun tepat dan hemat.

Baiknya memilih ukuran lebih besar,
Menghindari resiko belanja pakaian si kecil terlalu sering dan membuang banyak uang maka pilih ukuran baju dengan tepat. Berbeda saat belanja baju untuk diri sendiri dimana wajib memilih yang ukurannya pas, untuk pakaian bayi malah dianjurkan memilih yang longgar. Alasannya logis sekali karena bayi cenderung tumbuh dengan cepat kalau ukurannya terlalu pas maka akan segera sesak, maka pilih satu tingkat lebih besar.

Manfaatkan pakaian anak sebelumnya,
Merawat si kecil tentu selain membutuhkan kesabaran dan ketelatenan juga membutuhkan modal untuk menyediakan berbagai kebutuhannya. Mulai dari makan sampai pakaian dan juga mainan maka perlu cermat agar tidak membuat kantong melarat. Salah satunya adalah saat belanja pakaian pertimbangkan memanfaatkan baju bayi lama dari si kakak. Kalau masih anak pertama pinjam baju bayi milik saudara, sehingga tidak belanja berlebihan.

Pilih yang bermerek agar lebih berkualitas,
Meski si kecil tumbuh dengan pesat dan lekas besar serta lekas gemuk kalau memang suka menikmati makanannya. Tentu pakaian yang disediakan mudah kekecilan, namun untuk berhemat pilih yang bermerek agar kualitasnya bagus. Sebab selain lebih nyaman saat dipakai berbekal kualitas inilah maka baju awet dan bisa disimpan. Kelak bisa di pakaikan ketika memiliki bayi lagi sehingga tidak perlu belanja baju bayi baru lahir lebih banyak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan