Langsung ke konten utama

Cara Kredit Asus Zenfone 6 di Bukalapak Tanpa Kartu Kredit




Semakin banyak diantara masyarakat yang tidak takut belanja secara online, hal ini disebabkan karena sekarang ini jaminan keamanan diperketat lebih tinggi, baik itu dari beberapa e-commerce maupun market place, sehingga bagaimanapun nantinya konsumen bisa mendapatkan barang yang sudah dibeli sesuai dengan keinginan, jikapun ada kesalahan pengiriman secara langsung akan diganti dengan yang baru. Atas dasar inilah maka banyak kemudian diantara masyarakat yang mengenyahkan anggapan bahwa belanja online itu selalu penuh resiko. Bahkan tak hanya barang-barang dengan nominal yang kecil saja, banyak diantaranya yang membeli produk dengan harga tinggi, seperti diantaranya adalah smartphone. Transaksi pembelian Asus Zenfone 6 di Bukalapak cukup banyak terjadi, juga beberapa jenis smartphone yang lainnya.
 
Tak bisa dipungkiri bahwa sekarang ini apapun dijual secara online, kecuali produk makanan yang mudah busuk maupun hewan. Mulai dari item fashion, kendaraan, gadget dan juga produk elektronik semuanya tersedia untuk Anda dan bisa didapatkan secara mudah. Bahkan tak jarang pula diantara produsen yang sengaja memang hanya menjualnya secara online, mereka tak memberikan penjualan barang langsung dengan alasan strategi marketing, sistem flash sale.
 
Sekarang ini untuk menarik lebih banyak konsumen, bahkan selain pembelian tunai maka Anda juga dapat membeli dengan program kredit atau cicilan. Termasuk diantaranya adalah kredit Asus Zenfone 6 di Bukalapak ini. Bahkan program tersebut tak hanya berlaku untuk mereka pemilik kartu kredit saja, melainkan juga yang tidak memilikinya tetap bisa melakukan cicilan disini. Cara mengikuti program pembelian kredit tanpa kartu kredit ini juga sangat mudah, diantaranya adalah:
 
1. Sebelumnya miliki terlebih dahulu akun dari perusahaan pinjaman uang online, ada cukup banyak yang bisa Anda gunakan, seperti diantaranya adalah Akulaku, kemudian juga Kredivo, semuanya bekerjasama untuk tawarkan program pinjaman dana untuk bisa melakukan cicilan secara mudah di Bukalapak. Sehingga pastikan bahwa Anda bergabung dengan satu diantaranya.

2. Mulai lakukan transaksi pembelian onlinenya, seperti biasa untuk membeli produk teknologi ini, maka bisa mengeklik fitur gadget dan juga teknologi, kemudian bisa memulai untuk mencari Zenfone 6 pilihan Anda, satu keuntungan berbelanja lewat Bukalapak ini kenyataan bahwa tak hanya satu orang yang menjual produk tersebut, melainkan ada puluhan, sehingga konsumen nantinya akan diberikan kemudahan di dalam memilah-milih harga mana yang paling murah, lumayan bisa hemat beberapa ratus ribu rupiah.

3. Setelah mendapatkan barang yang diinginkan maka bisa langsung beli, disana nantinya akan muncul kolom untuk pengisian data diri, seperti kemana alamat tertuju untuk pengiriman barang tersebut disertai dengan atas nama siapa barang dikirimkan, isi sebenar-benarnya, karena salah memasukkan alamat maka barang tidak akan sampai ke tempatnya.

4. Pilih mode pembayaran, karena menyertakan pembayaran lewat cicilan maka akan muncul berapa kali kredit yang diinginkan tersebut, apalah cukup dengan 3 bulan, 6 bulan atau 12 bulan. Disertai dengan nominal biaya cicilan yang harus dibayarkan secara teratur. Nantinya cicilan ini akan disetujui jika pihak dari pemberi kredit sudah melakukan konfirmasi dengan Bukalapak.

5. Tentunya biaya yang ditanggung antara harga asli dengan harga pembelian cicilan juga berbeda, biasanya akan lebih mahal beberapa ratus ribu rupiah, tergantung dari kisaran bunga yang diambil.
 
Barang bisa ditunggu di rumah, beli Zenfone 6 di Bukalapak ini paling banyak dipilih oleh masyarakat dengan alasan keuangan belum mencukupi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan