15 Mei 2017

Makanan Kesukaan Raza


Ketan adalah makanan yang paling Raza sukai. Mau dibikin jadi bentuk kue apa saja dia selalu suka. Biasanya dia akan memilih lupis atau putri selat yang memang bahan utamanya adalah ketan. Jadi kalau dia pergi belanja kue dia pasti akan menunjuk kue yang dia tahu dibuat dari ketan. Paling sering putri selat yang dia temukan di warung kue.

Tahu putri selat? Waktu kecil saya juga suka sekali dengan kue putri selat ini. Uwan saya pernah membuatnya waktu bulan puasa sebagai kue untuk berbuka. Tapi jarang dia membuatnya. Kue yang paling sering Uwan buat kalau tidak kusoi biasanya kue ubi. Iya sih harga beras ketan memang lebih mahal dibandingkan beras biasa. Jadi wajar ya tak bisa membuat kue yang bahan utamanya beras ketan sering-sering.

Putri selat itu bagian bawahnya ketan yang rasanya gurih dan bagian atasnya tepung yang manis. Kue ini terbagi dua antara rasa manis dan gurih. Jadi ingat kue Sari Mukke buatan Uwan yang punya konsep serupa. Manis dan gurih tapi dua-duanya bahannya sama-sama tepung yang dikukus. Atasnya dicampur gula merah dan warnanya mirip dengna gula merah. Sedang bagian bawahnya putih dan dicampur dengan sedikit garam supaya gurih.

Kalau lupis itu mirip ketupat tapi dari daun pisang pembungkusnya dan bentuknya lebih ceper. Makannya pake parutan kelapa dan juga kuah gula merah yang manis.


Raza bisa makan banyak kue lupis dan putri selat ini karena suka dengan makanan yang dibuat dari ketan.  

Kebiasaan Raza Ketika Menyusu (1)


Raza sekarang usianya hampir dua tahun. Anak sulung saya yang lebih dekat dengan abahnya. Apa-apa yang dia pnggil adalah abahnya. Karena memang setiap hari selama saya kuliah dia akan bersama abahnya. Jadinya dia hanya mencari saya ketika ingin menyusu. Kebiasaannya ketika menyusu yang masih dia lakukan sampai sekarang adalah memegang ketiak saya. Kalau dia tak bisa memegang ketiak saya saat menyusu dia akan berteriak-teriak meminta saya membukakan ketiak saya agak dia bis amenyentuhnya.

Geli? Tentu saja. Saya orangnya gampang geli. Jadi ketika dia terus menerus memegang ketiak saya dengan jari-jarinya, saya harus menahan rasa geli sampai dia tertidur. Kadang kalau dia sedang tak ingin menyusu terlalu lama dia juga suka mencium ketiak saya. Entah mengapa dia suka sekali dengan ketiak saya.


Dia akan tertawa-tawa kalau sudah menemukan ketiak saya dan berhasil menyentuh atau menciumnya.  

Susu Hamil


Masih seperti kehamilan pertama, saya juga minum susu hamil yang sama untuk kehamilan kedua ini. Suami sih yang langsung beli susu Prenagen. Mungkin dia tak mau banyak mikir soal beli susu yang cocok untuk hamil saya. Waktu hamil Raza saya selalu pesan susu setiap pagi dan malam. Sekarang saya tidak meminta susu dua kali sehari lagi. Bahkan jika tak dibuatkan susu saya tidak protes seperti dulu.

Entah mengapa sekarang susu Prenagen vanilla yang biasanya saya minum selama hamil terasa terlalu manis. Padahal suami tak menambahkan gula saat membuatnya. Saya lebih sensitif dengan rasa manis dan asin. Jadi saya lebih suka makan buah dibandingkan minum susu. Kalau lapar atau mual saya juga makan pisang atau memuntahkan asam lambung yang naik.

Karena suami terus menyediakan susu Prenagen untuk saya minum mau tak mau saya terus meminumnya terutama saat pagi hari. Dibandingkan susu saya lebih suka minum juice Prenagen yang rasanya asam manis dan juga ada kandungan asam folatnya. Untuk mencoba susu yang lain saya kurang tertarik sih sebab sejak awal minumnya hanya susu Prenagen dan memang merasa cocok dengan yang rasa vanilla yang bisa buat menghilangkan rasa mual saat hamil.

Waktu hamil pertama memang sukses hilang rasa mualnya karena saya minum susu prenagen dan barangkali waktu hamil pertama kali tak mengalami asam lambung yang berlebihan. Jadinya tidak semual yang sekarang. Ya rasanya mabok hamil kali ini. Walaupun saya masih bisa menyelesaikan beberapa pekerjaan lain yang harus saya kerjakan.


Hanya blog ini yang kemudian menjadi terbengkalai karena saya tidak mengisinya. Iya memang kepala saya lumayan pusing selama hamil kedua ini sehingga blog ini saya biarkan kosong untuk beberapa lama. Sekarang saya mulai mencicil mengisinya kembali. Banyak sekali hutang yang harus saya selesaikan di blog ini supaya artikelnya penuh lagi terisi setiap hari. Syukur-syukur bisa mencapai target yang saya ingin. Setidaknya jangan sampai ada hari yang kosong di blog ini selama saya hamil.

TriMester Pertama


Kehamilan yang kedua sekarang ini memang berbeda dengan kehamilan pertama. Waktu hamil Raza selain telat tahu saya sudah mengandung, saya juga tidak begitu merasakan mual-mual karena asam lambung yang naik tinggi. Bahkan dapat dikatakan saya hanya mengalami penambahan tidur lebih banyak dibandingkan biasa.

Morning sickness yang biasanya terjadi di awal kehamilan, tak terasa waktu mengandung Raza. Sekarang di kehamilan kedua, saya lumayan agak mual dan mengalami pusing lebih sering dibandingkan biasanya. Terus soal makan juga ada beberapa makanan yang biasanya saya suka sekarang tidak ingin saya makan.

Kabar baiknya sih saya masih bisa makan banyak dan tidak melewatkan waktu makan. Jadi tak ada cerita kalau saya akan kesulitan untuk makan makanan yang ada di rumah atau yang dibeli suami. Cuma keinginan saya untuk makan berganti-ganti. Kabar buruknya saya tidak bisa banyak ngeblog seperti biasanya. Saya lebih banyak menggunakan waktu luang saya untuk tidur dibandingkan melakukan kegiatan yang lain.

Untungnya saya hanya siaran dua kali dalam seminggu jadi tak begitu mengganggu jadwal saya untuk tidur. Walaupun kadang sambil siaran saya bisa merasakan ngantuk yang luar biasa. Memang malam saya harus tidur lebih awal untuk menghindari rasa kantuk yang berlebihan selama siaran walaupun kadang saya memejamkan mata ketika duduk di meja siar.

Minum antasida lumayan membantu saat asam lambung naik tinggi atau saya biasanya akan membiarkan asam lambung yang terlalu banyak itu dikeluarkan lewat muntah. Beberapa kali muntah biasanya yang keluar hanya cairan bukan makanan yang saya konsumsi. Kalau sudah muntah air seperti itu saya lumayan hilang rasa mualnya yang disebabkan asam lambung.

Trimester kehamilan kedua ini memang lumayan berat. Beda jauh dengan hamil pertama kalinya yang rasanya tak mengalami rasa seperti ini.


Teman-teman lagi hamil juga? Saya doakan hamilnya lancar hingga lahiran ya!
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design