24 April 2017

Hilangkan Amis Pada Ayam


Saya baru tahu kalau jahe itu fungsinya untuk menghilangkan aroma tidak sedap dari ayam. Iya saya sering makan ayam masakan sendiri yang aroma ayamnya masih terasa amis. Sudah coba banyak sekali bumbu untuk menghilangkan amisnya dan menambah gurih ayam yang akan digoreng. Biasanya saya ungkep dengan bumbu instant kemasan yang banyak sekali dijual di pasaran. Memasak sekarang memang sangat dimudahkan dengan tersedianya bumbu-bumbu yang dapat kita beli dan punya intruksi jelas di kemasan bagian belakang.

Resep juga tinggal googling, sampai akhirnya saya melihat di Youtube ada yang memasak ayam yang direbus dengan potongan jahe sebelum menjadikannya masakan yang siap saji. Jadi proses penghilangan amisnya dulu yang dilakukan. Jadi saya juga coba tu pada ayam yang sebelumnya sudah saya ungkep dengan bumbu untuk ayam goreng. Tapi masih ada bau tidak sedap yang tertinggal pada ayam sehingga saya putuskan untuk mencuci ayam tersebut dari bumbu pertama lalu saya rebus kembali dengan potongan jahe.

Setelah direbus dengan jahe menggunakan api kecil barulah saya mengolahnya menjadi ayam goreng. Ternyata bau tidak sedapnya memang hilang dengan penggunaan jahe tersebut. Bahkan dengan adanya jahe, daging ayamnya punya aroma baru yang lebih khas. Baunya jadi lebih enak. Jadi sekarang setiap suami beli ayam yang saya butuhkan hanya beberapa ruas jahe yang dipotong tipis-tipis untuk merebus ayamnya. Nanti kalau ingin diolah lagi baru dikasih bumbu yang lain.


Enaknya ayam yang direbus dengan jahe adalah mudah untuk dimasak menjadi ayam hainan karena memang ayam hainan yang dikukus juga menggunakan jahe. Jadi bumbu dasar untuk menghilangkan amisnya tidak akan mengganggu bumbu ayam hainan. Di internet banyak sekali resep ayam hainan yang bisa kita coba untuk dibuat di rumah dan rata-rata resepnya mudah sekali. Ingin diimprovisasi? Tak masalah kok. Tinggal sesuaikan selera saja.

Menyapih Raza


Bulan depan usia Raza sudah dua tahun. Sebenarnya saya bukanlah penganut paham segera sapih saat anak berumur dua tahun. Saya bahkan tidak merasa terganggu kalau dia akan terus menyusu sampai usia 3 tahun. Kemudian sampai akhirnya saya merasakan payudara saya nyeri beberapa hari terakhir ini karena saya positif hamil. Akhirnya saya harus segera belajar untuk menyapih Raza ketika dia genap dua tahun nanti.

Kalau saja menyusukan selama hamil tidak membuat payudara saya sakit, saya rasa saya akan terus menyusukan dia sampai dia benar-benar lepas dari kegiatan ‘nyennyen’ setiap malam. Entah bagaimana nantinya saya bisa melepaskan Raza dari menyusu. Dia baru dua tahun bulan depan dan harus segera mengalah dari adiknya yang masih dalam kandungan.

Ada rasa kasihan sih sebenarnya menghentikan susuan Raza. Saya ingin dia berhenti menyusu karena dia yang mau bukan saya yang membuatnya berhenti. Apalagi sampai menggunakan banyak kecurangan untuk membuat dia menjauhi payudara saya. Namun anak yang usianya sudah lebih dari dua tahun juga tidak membutuhkan ASI lagi seharusnya. Dia sudah makan banyak jenis makanan dan minum berbagai jenis cairan. Berhenti menyusu semestinya tidak akan mengganggu tumbuh kembangnya.

Punya ide untuk menghentikan anak menyusu setelah dia berusia dua tahun? Atau sudah pernah menggunakan cara yang menyenangkan untuk dia berhenti?


Beberapa hari terakhir ini yang saya laakukan hanya memperkenalkan ‘adiknya’ yang masih dalam perut dan mengatakan bahwa ‘nyennyen’ ini milik adiknya karena dia sudah besar. Dia masih pasang wajah cuek dan tetap menyusu sampai kenyang dan tertidur.
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design