16 Februari 2017

Bau Hari



Waktu kecil saya sering kali mendengar Uwan saya bilang kalau bau badan saya ‘bau hari’. Itu tandanya saya terlalu banyak main di halaman kena matahari, berkeringat, banyak debu yang nempel, dan sudah saatnya buat mandi. Sudah lama sekali saya nggak dengar Uwan saya teriak-teriak memanggil saya untuk menghentikan kegiatan saya di halaman dan segera mandi sebelum azan magrib tiba.

Datang Bulannya Tidak Sakit


Beberapa bulan yang lalu saya di kelas pernah ditanya sama dosen soal datang bulan. Entah bagaimana ceritanya ada mahasiswi di kelas saya yang mengeluh soal datang bulan dia yang masih sakit. Jadi dosen saya bilang begini, karena istrinya sudah melahirkan beberapa kali, dia jadi tahu bahwa perempuan yang sudah pernah melahirkan akan terasa perubahannya juga saat datang bulan. Katanya dia sih perempuan yang sudah pernah melahirkan datang bulannya tidak akan sesakit waktu masih gadis.

Semua mata pun memandang saya untuk memastikan bahwa pernyataan dosen saya itu benar. Saya hanya bisa bilang “saya belum datang bulan sih sejak melahirkan”. Saya masih tidak benar-benar tahu bagaimana rasanya datang bulan setelah melahirkan. Kalau dulu saya selalu minum jamu untuk memperlancar datang bulan dan menghilangkan rasa sakitnya. Paling berat sih dihari pertama. Tidak sampai menangis sih tapi mulasnya cukup bikin saya malas beraktivitas seharian.


Beda dengan sekarang. Ada benarnya ternyata apa yang diomongin sama dosen saya kalau sekarang datang bulannya jauh lebih nyaman. Tidak semenderita dulu, tidak sampai berbaring seharian.
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design