28 Desember 2017

Momoy



Kemudian dia lahir dihari yang tidak diduga. Perkiraannya 27-28 Desember 2017. Perkiraan saya malah tahun 2018. Anak kedua saya ternyata lahir lebih dulu beberapa hari, maju dari perkiraan dokter. Masih terhitung dekat dengan perkiraan lahirnya. Saya senang sekali dia lahirnya lebih cepat dari yang seharusnya karena gangguan di tulang pubis sudah sangat parah. Setiap kali beraktivitas bahkan tidak beraktivitas pun saya merasakan sakit yang luar biasa. Berhari-hari saya membujuknya untuk keluar lebih cepat karena saya sudah tidak kuat lagi.

Hingga akhirnya hari itu, jam 5 pagi saya merasakan agak mulas. Tapi jaraknya masih jauh dan masih kuat saya tahan. Sampai pukul 7 pagi mulasnya mulai 10 menit sekali. Saya sampai mengganti posisi jadi nungging untuk meredakan sakitnya. Pukul 9 kurang jaraknya 3 menit sekali dan saya sudah tidak kuat menunggu di rumah. Suami langsung bawa ke puskesmas Gang Sehat yang jaraknya memang dekat dari rumah. Ternyata sudah pembukaan 3.

Selanjutnya pembukaan begitu cepat hingga azan dzuhur tiba, bayi perempuan yang saya pujuk setiap hari itu lahir juga. Kontraksi yang menyakitkan saya alami sekitar 3 jam saja. Jauh lebih singkat dibandingkan pertama kali melahirkan dulu. Bujukan saya berhasil berarti. Soalnya saya selalu bilang sama perut saya kalau pembukaannya bakalan cepat. Kalau harus nunggu 24 jam lagi nggak kuat saya. Hahaha…

Momoy, lahir ke dunia. Saya pikir harusnya kami bertemu hari ini. Rasanya nggak percaya dia sudah ada di samping saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers