Langsung ke konten utama

Belajar Cerdas di Rumah Juara


Orang tua jaman sekarang sudah memiliki banyak sekali akses untuk mendapatkan informasi membantu anak-anak belajar lebih baik. Apalagi sekarang semuanya bisa diakses melalui genggaman dengan tersedianya aplikasi yang dapat digunakan untuk media pembelajaran. Dulu mungkin kita, saya sewaktu masih anak-anak, tak pernah membayangkan akan semudah ini untuk mencerdaskan anak-anak kita.



Anak saya memang masih dua tahun lebih usianya namun saya selalu melihat perkembangan informasi yang dibutuhkan untuk mendukung pendidikannya nanti saat dia sudah mulai sekolah. Memang sih sekarang ini sudah banyak tempat bimbingan belajar yang dapat kita datangi dan memasukkan buah hati kita untuk mendaftar di sana. Namun seberapa jauh kita bisa mengetahui perkembangan kemampuan belajar anak kita nantinya? Belum lagi waktu yang harus dialokasikan khusus untuk pergi dan pulang terus juga selama berada di sana.

Beda cerita kalau kita, sebagai orang tua, memilih Rumah Juara sebagai media untuk belajar anak. Di Rumah Juara ada 3 fitur penting yang dapat diakses yaitu sebagai berikut.
1. Media Interaktif
Kita sebagai orang tua dapat memilih media interaktif yang tinggal kita sesuaikan dengan kelas anak kita. Kita tinggal mengarahkan anak kita menggunakan Media Interaktif dengan menekan tombol MAINKAN.
2. Ebook
Tersedia pula fitur ebook yang dapat kita gunakan untuk menambah pengetahuan. Bukan hanya pengetahuan anak-anak kita ya Bunda namun juga pengetahuan kita sebagai orang tua. Ada buku pendidikan yang sangat bermanfaat bagi guru, ada pula buku parenting untuk kita sebagai orang tua, dan juga buku bacaan untuk anak-anak kita. Formatnya dikemas dalam flipping book dan juga pdf.
3. Bank Soal
Butuh soal untuk mengetahui kemampuan belajar anak kita sudah sampai di mana? Tinggal gunakan bank soal. Ada banyak soal yang disediakan untuk media pembelajaran anak. Bisa gunakan secara online bisa pula dicetak untuk penggunaan secara offline. Untuk orang tua kita bisa mencocokkan jawaban anak kita dengan menggunakan kunci jawaban yang memang disediakan dan juga pembahasan soal.

Sttt… tiga produk di atas GRATIS untuk orang tua dan guru lho. Menarik sekali bukan? Sebagai orang tua dengan keberadaan Rumah Juara ini tentunya akan sangat membantu untuk memonitor anak belajar secara langsung di rumah tanpa perlu membawanya ke tempat bimbingan belajar. Jauh lebih hemat waktu dan praktis sebab bisa diakses kapan saja orang tua dan anak punya waktu untuk belajar bersama. Anak-anak tentunya juga akan lebih senang dengan adanya orang tua yang menemani kegiatan belajarnya.

Dulu waktu saya masih anak-anak saya selalu berharap saat belajar dapat ditemani oleh orang tua dan melihat apakah jawaban saya untuk setiap soal yang diberikan guru di sekolah sudah benar atau belum namun terkadang kemampuan orang tua berbeda dengan kemampuan guru sehingga orang tua tak tahu jawaban yang paling tepat apa. Kecuali mereka punya kunci jawaban dan pembahasan soal yang dimaksud.

Sekarang kita sebagai orang tua semakin dimudahkan dengan mendaftar di Rumah Juara untuk membantu kegiatan belajar anak-anak kita. Tambahan baiknya lagi adalah aplikasi Rumah Juara dapat diunduh juga melalui PlayStore. Pengguna android semakin dimanjakan dengan adanya aplikasi Rumah Juara ya! Buruan download dan daftar sekarang yuk Bunda. Mumpung masih awal semester dan anak-anak kita juga tentunya butuh banyak materi pembelajaran yang harus mereka kuasai selama menempuh pendidikan.


Ayo ciptakan generasi juara!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan