Langsung ke konten utama

ASI BOOSTER




Walaupun saya sendiri selama menyusui selalu minum atau makan sesuatu yang diklaim sebagai ASI BOOSTER saya tetap meyakini bahwa yang namanya ASI akan keluar dengan lancar kalau seorang ibu itu percaya diri. Jadi harusnya tidak ada istilah "ASI SEDIKIT" atau "ASI KURANG LANCAR". Setiap ibu sudah dibekali dengan jumlah ASI sesuai dengan kebutuhan anaknya.

Paling penting seorang ibu mesti bahagia setelah melahirkan dan selalu merasa senang saat harus menyusui anaknya. Saya waktu habis melahirkan merasakan banyak sekali tekanan. Tapi kemauan kuat untuk memberikan yang terbaik bagi Raza selalu jadi motivasi yang membuat saya bisa memberikan ASI EKSKLUSIF buat anak sulung saya itu.

Sekarang Raza hampir dua tahun dan masih menyusu. Perkembangannya normal. Dia sangat ekspresif. Mulai belajar bicara banyak kata. Mengenali orang-orang di sekitarnya. Satu hal yang paling saya suka dari dia adalah dia jarang menangis dan sangat sering tertawa. Mudah sekali membuatnya tertawa. Ketika dia menangis juga mudaj sekali dibujuk dan menghentikan tangisannya.

Dulu semasa hamil saya suka sekali makan beragam sayur hijau. Saya saja sampai heran mengapa saya makan banyak sekali sayuran bahkan sayuran yang saya sendiri tidak doyan pun saya makan dengan lahapnya. Ternyata itu Raza yang suka. Sekarang setiap melihat sayuran hijau dia senang sekali memakannya.

Buat bunda yang sekarang masih menyusui seperti saya. Selain makan dan minum sesuatu yang disebut sebagai "ASI BOOSTER" ada baiknya juga percaya diri bahwa bisa menyusui anak bunda sampai usia 2 tahun. Setidaknya 6 bulan ASI EKSKLUSIF.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan