60 Tahun Astra

60 Tahun Astra

21 April 2017

Akurat Testpack


Hari Kamis saya sudah curiga ada yang hidup dalam rahim saya. Tapi sayangnya suami saya lupa membeli testpack. Paginya pas bangun, hari Jumat, 21 April 2017, pertanyaan saya masih sama.

“Sudah beli testpack?”

Pagi-pagi, akhirnya suami saya keluar bersama anak sulung saya ke apotik untuk membeli testpack yang namanya AKURAT. Harganya murah, hanya Rp11.000. Ada sih beberapa blog yang menuliskan mereka beli testpack harga Rp2.000 perak. Di Pontianak kayaknya Rp11.000 sudah terhitung murah baanget karena saya sebelumnya pernah pake testpack yang merek lain harganya lebih mahal dibandingkan Akurat. Penampakannya kurang lebih lama sih strip kertas gitu.

Sudah pernah menggunakan sebelumnya tapi entah mengapa saya berdebar menggunakannya kembali. Perasaan saya campur aduk. Antara senang kalau positif tapi memikirkan kuliah yang sudah semester akhir, kegiatan Kongres Dayak Internasional yang sudah di depan mata. Kemungkinan besar saya akan membawa kandungan saya untuk wisuda dan juga kongres tersebut. Memang sih sejak awal saya selalu berharap bisa wisuda dalam keadaan hamil gede. Dikabulkan begitu saja! Saya positif. Walaupun saya masih ingin memastikan lagi dengan USG. Tapi gejala dan hasil testpack yang sejalan memang meyakinkan. Suami juga bilang dengan santainya, “Hamil kok itu.”

Saya ingin tes ulang pake satu atau dua testpack lagi sebenarnya. Tapi karena suami meyakinkan ya sudahlah, cukup menunggu saja sampai usianya cukup untuk dibawa USG. Saya ingat betul waktu positif pertama kali. Suami langsung bawa saya USG malamnya. Beda dengan kali ini. Dia hanya yakin saya hamil dan semuanya berjalan seperti biasa. Apa karena sudah anak kedua kali ya. Jadi sensasinya berbeda dengan anak pertama?

Waktu saya lihat garis merah dua di testpack Akurat itu saya setengah nggak percaya sih. Saya sampai googling mencari penjelasan soal dua garis tersebut. Mana garis yang menentukan kehamilan kita. Ternyata garis yang paling ujung atau yang paling jauh dengan bagian yang kita celupkan ke urine adalah garis batas dan itu bukan garis penentu. Kalau hanya garis itu yang merah, artinya negatis. Garis yang paling dekat dengan ujung yang kita celupkan yang menjadi penanda kita hamil atau tidak.

Garis kedua yang menentukan kehamilan itu memang tidak semerah garis yang satunya. Namun garis samar pun sudah berarti kita hamil. Jadi jangan ragu kalau Anda benar-benar hamil saat ada dua garis merah walaupun yang satunya samar. Saya harus USG sih untuk memastikan lebih pastinya. Tapi rasanya sih memang hamil. Sensasinya sama seperti saat saya hamil pertama kali dulu.


Mengantuk berlebihan dan lapar yang berulang setiap dua atau tiga jam.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers