60 Tahun Astra

60 Tahun Astra

15 Maret 2017

Puting Lecet Saat Menyusui dan Cara Mengobatinya


Berpengalaman soal menyusui? Sebentar lagi usia anak saya genap 2 tahun dan itu artinya saya akan segera genap juga menyusuinya hingga 2 tahun. Apakah waktu menyusui pertama kali putting saya lecet? Lecet sih tapi tidak sampai mengeluarkan darah. Waktu itu rasanya Raza berusaha membentuk puting payudara saya supaya pas dengan mulutnya. Dia setiap menyusui selalu menggunakan gusinya untuk memastikan bentuk puting payudara saya nyaman dihisap. Semingguan rasanya puting saya lecet.

Meringis selama Raza menyusu itu sudah biasa. Saya sampai menggigit bibir kalau sakitnya tak tertahankan tapi mau tidak mau saya harus menahannya karena tidak mungkin saya membiarkan anak saya menangis kelaparan. Walaupun awalnya cukup menyakitkan, menyusui adalah masa-masa yang akan saya rindukan saat Raza sudah besar dan tidak butuh ASI lagi. Sekarang saja saya sudah mulai berpikir bagaimana nanti dia sudah dua tahun dan tidak menyusu?

Melihat wajahnya yang terlelap tidur ketika menyusu adalah hal yang paling indah dari banyak hal indah yang kami habiskan bersama. Sekarang dia juga sudah mulai pintar berbicara dan selalu tersenyum saat diajak bermain. Itu yang saya suka. Dia terlihat bahagia menjadi anak saya. Padahal dulu saya pikir saya tidak bisa menjadi ibu yang baik. Sekarang nyatanya saya baik-baik saja dengan banyak bantuan yang saya terima dari keluarga dan suami terutama.

Bayi kecil yang keluar dari rahim saya itu sekarang sudah lancar berbicara dan sudah bisa berlari. Setiap malam dia masih menyusu selama tidur dan akan menangis jika saat haus tak menemukan saya disampingnya. Dia akan nyenyak dengan puting saya di dalam mulutnya. Untungnya saya memberikan dia ASI jadi malam-malam tidak perlu repot membuatkan susu formula dan memastikan hangatnya pas. Kalau ASI kan dalam keadaan apa pun sudah pas tinggal hisap saja.

Balik lagi soal puting lecet saat menyusui dan cara mengobatinya, saya setiap Raza tidak menyusu akan mengoleskan tendercare supaya lukanya cepat sembuh dan lecetnya tidak terasa perih. Setelah beberapa hari lecetnya hilang dan setiap menyusui tidak lagi menyakitkan. Ketika itulah saya bisa menikmati masa-masa menyusui Raza tanpa meringis. Saya merasa lebih beruntung dibandingkan banyak orang yang katanya sampai berdarah putingnya disebabkan anaknya menyusu.


Sekarang saya hanya bisa berharap bisa hamil lagi lalu punya anak kedua, anak perempuan cantik, saya juga sudah memilih susu Lactamil untuk menjadi susu yang memberikan nutrisi saat hamil nanti. Tapi sampai tulisan ini saya buat belum ada tanda-tanda saya berbadan dua dan akan segera punya anak lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers