14 Februari 2017

Telur Rebus Pecah


Uwan saya punya banyak sekali resep untuk sarapan. Setiap pagi selalu ada berbagai menu andalan yang bisa saya makan sebelum berangkat sekolah. Berbeda dengan Umak saya yang biasanya lebih memilih ke apsar dan membeli kue untuk sarapan anaknya. Umak saya memang lebih praktis dan Uwan saya lebih ekonomis. Apalagi Aki saya sudah terbiasa ‘makan pagi’. Saya lebih suka menyebutnya makan karena memang yang kami lakukan setiap pagi adalah makan nasi dalam porsi ‘makan’ yang sebenarnya. Bukan sarapan yang terdengar hanya ganjel perut sebelum waktu makan siang tiba.

Menu ‘makan pagi’ yang Uwan siapkan satu di antaranya adalah telur rebus pecah. Jadi ini menunya ada kuahnya. Cara membuatnya pun mudah. Bumbunya bawang merah, bawang putih, garam, dan ikan teri. Semua bumbu direbus sampai mendidih lalu telurnya akan dipecahkan cangkangnya. Direbus tanpa cangkang sampai matang. Biasanya tidak ada tambahan garam karena ikan terinya sudah asin. Kaldu dari ikan teri yang bikin kuah telur ini tambah enak.

Nasi di piring biasanya dalam keadaan berenang. Sebab telur seperti biasa saya hanya akan dapat setengah bagian. Satu-satunya yang bisa saya ambil dalam jumlah banyak adalah kuahnya. Jadi saat telurnya sudah habis saya masih bisa makan nasi dengan kuahnya. Kuning telurnya biasanya akan saya hancurkan biar jadi banyak saat bercampur kuah. Kalau masih kurang saya bisa mengumpulkan ikan teri yang ada di dalam kuah telur. Lumayan buat jadi lauknya.


Masakan Uwan memang tiada duanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers