13 Februari 2017

Ongol-Ongol


Warnanya ungu kehitaman, sekelilingnya penuh dengan parutan kelapa. Waktu saya masih kecil Uwan sering membuat ini. Sepertinya sih mudah dan menggunakan tepung sagu. Saya tidak yakin itu tepung sagu sih tapi kayaknya tepung sagu. Nanti saya konfirmasi deh ke Uwan atau Umak saya soal bahan yang digunakan untuk membuat ongol-ongol, saya ingat betul sering membeli tepung dengan kemasan kertas ini di warung dekat rumah.

Kue ongol-ongol ini rasanya manis dan gurih karena luarnya ada parutan kelapa yang dikasih sedikit garam. Bentuknya abstark sih suka-suka Uwan mau buat bentuk seperti apa. Saya sebenarnya tidak begitu suka tapi entah mengapa saya rindu sekali dengan kue ini. Mungkin bukan kuenya yang saya rindukan tapi kebersamaan yang saya rasakan saat makan kue ini dengan keluarga. Ada Uwan dan Aki, paman, bibi, sepupu, orang tua saya dan saudara saya.


Begitu cepat waktu berlalu dan ongol-ongol itu sekarang hanya bagian dari kenangan masa kecil saya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers