28 Februari 2017

Menyembunyikan Artikel di Blog


Raasanya banyak sekali artikel yang saya tuliskan dan harus saya terbitkan di tanggal yang sudah lewat. Beberapa waktu ini konsentrasi menulis saya memang terganggu oleh banyak hal. Sekarang saatnya membayar semua tanggal yang kosong tersebut dengan tulisan-tulisan yang terbit di tanggal mundur. Saya seperti berada di masa depan dan mengubah masa lalu saya untuk masa depan yang lebih baik.

Apakah saya terdengar seperti time traveler?

Terlalu berlebihan ya menyebut saya sebagai petualang waktu walaupun saya selau senang dengan tema drama yang berkaitan dengan orang yang bisa ke masa lalu atau ke masa depan. Akan sangat menyenangkan ya bisa melakukan hal-hal seperti itu. Paling penting lagi kalau bisa ke masa lalu dan mengubah kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan dan menjadikannya lebih baik.

Saya banyak sekali hutang tulisan di blog dan saya sedang terus mengisinya dengan lebih banyak tulisan. Jangan sampai terjadi yang namanya writer block dan saya gagal membayar semua hutang tersebut. Artikel yang terbit mundur ini akan menjadi artikel tersembunyi bagi beberapa orang yang tidak tahu sosial media saya tentunya tidak tahu mana artikel yang sebenarnya baru saya tulis atau yang sudah lama sekali diterbitkan di blog ini kecuali kebetulan berlangganan rss feed atau follow blog ini.

Saya baru sadar bahwa jumlah tulisan saya semakin ke sini semakin sedikit. Turun drastis dibandingkan tahun 2013 lalu. Padahal saya dulu bisa menulis ribuan artikel dalam setahun. Entah itu berbayar atau gratisan. Saya merasa lebih waras sekarang makanya tak banyak hal lagi yang bisa saya ceritakan atau lebih tepatnya saya curhatkan di blog ini. Blog kok tempat curhat? Ya demikianlah awalnya saya ngeblog.

Saya butuh teman bicara dan tak ada yang benar-benar bisa meluangkan waktu untuk mendengar cerita saya setiap hari dulunya. Berbeda dengan sekarang ya, sudah ada suami, sudah ada teman dekat perempuan lagi, terakhir teman dekat perempuan saya yang suka mendengarkan saya bercerita menemui ajalnya saat selesai kuliah dan diwisuda.

Dia begitu muda.

Bulan April adalah bulan terakhir dia menghembuskan napasnya. Bulan perpisahan. Teman dekat saya sangat sedikit jumlahnya. Bahkan saya memilih cukup punya satu tapi berbagi banyak hal dibandingkan banyak tapi ujung-ujungnya ada kecemburuan sosial yang tak jelas.


Sudah ketemu artikel tersembunyi blog ini? Follow deh buat ketemu jawabannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers