26 Februari 2017

Menyanyi di Depan Kelas


Waktu duduk di sekolah dasar ada mata pelajaran kesenian yang biasanya mengharusnya siswa menyanyi di depan kelas atau menggambar. Saya lebih merasa aman jika diminta menggambar. Tidak peduli gambar yang saya buat nanti tidak jelas bentuknya. Menyanyi bukan passion saya sebenarnya dan suara saya jauh dari yang bakalan bikin orang ternganga atau berdecak kagum. Bahkan saya pernah diminta ikut lomba menyanyikan syair melayu lalu digantikan sama teman saya karena ternyata suara saya susah sekali untuk terdengar merdu menyanyikan syair-syair tersebut.

Entahlah…

Saya suka menyanyi di rumah atau di kamar mandi. Waktu kecil saya bahkan punya tempat duduk buat menyanyi. Banyak sekali lagu anak-anak yang saya nyanyikan di kursi kayu yang panjang itu. Milik tetangga sebelah rumah Uwan. Saya tak punya impian untuk menjadi penyanyi juga sih. Menyanyi itu sekadar saya mengeluarkan suara untuk menghibur diri sendiri mengingat tidak banyak hiburan yang bisa saya dengarkan di kampung yang lama sekali baru ada listrik.

Paling saya akna sedikit berbahagia dengan adanya orkes kampung yang datang karena dipanggil oleh keluarga yang menikahkan anaknya. Memanggil orkes ke kampung kami dulu itu adalah prestasi besar yang bisa dibanggakan. Karena itu sebagai tanda bahwa yang punya acara orang yang berduit. Lagunya kebanyakan lagu dangdut.

Saya bahkan ingat nama-nama orkes yang terkenal dulu. Sekarang saya sudah tak pernah menyaksikan orkes dangdut yang banyak digunakan sebagai hiburan di malam hari setelah paginya ikut undangan pernikahan. Hal-hal sederhana yang dulunya terasa hebat dan mengesankan. Sekarang? Youtube berpesta setiap menit. Kita kelebihan sumber informasi dan hiburan. Waktu 24 jam seakan tidak cukup untuk dihabiskan menyaksikan semua hiburan itu.

Gadis kecil yang berdiri di depan kelas dengan seragam putih merahnya yang kekecilan karena sudah lama tidak diganti menyanyikan lagu Bagimu Negeri yang selalu diingatnya sebagai Padamu Negeri sekarang sudah besar. Tak lagi memilih lagu pendek itu untuk dinyanyikan di depan teman-temannya dengan malu dan ingin segera selesai. Saya tidak tahu apakah ada yang menikmati nyanyian saya atau ada yang suka dengan kegiatan menyanyi di depan kelas. Seharusnya pelajaran kesenian siswa bebas memilih seni yang dia sukai atau setidaknya yang dia bisa. Menyanyi is not really my thing.


Walaupun ada beberapa lagu yang bisa saya nyanyikan dan tidak terdengar seperti kucing kejepit pintu. But still, writing is really my thing.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers