Langsung ke konten utama

Kuota Hemat Telkomsel 8GB Hanya Rp50.000 Masih Ada!



Waktu di menu *363# tidak ada lagi pilihan untuk membeli kuota murah yang biasanya saya gunakan, panik seketika. Sebab sepanjang yang saya alami, satu-satunya layanan internet yang harganya terjangkau dan tetap maksimal kecepatannya ya paket internet Telkomsel. Beruntung yang menggunakan kartu sakti bisa mendapatkan paket internet dengan harga yang sangat murah. Saya biasanya berlangganan yang Rp20.000 soalnya bonus kuota 4G-nya banyak. Kuota utama 3GB dan kuota bonus 4G sampai 5GB belum lagi bonus buat nonton di HOOQ sebesar 1GB. Total kuota yang saya dapatkan dengan membayar Rp20.000 adalah 9GB. Murah banget kan?

Awalnya sih sekitar tahun 2015 lalu saya bisa menggunakan kartu Telkomsel saya untuk membeli paket 8GB sebulan. Saat itu hanya ada kuota utama tanpa bonus 4G. Sebab jaringan 4G pun belum tersedia untuk kartu AS. Wah senangnya bukan main sebab pengalaman saya menggunakan Telkomsel memang memuaskan. Tak pernah saya merasa kecewa atau terjadi gangguan yang menyebalkan. Jarang sekali sinyalnya bermasalah. Jika bermasalah pun saya rasa saya tidak begitu menyadarinya karena segera mereka perbaiki layanannya.

Beberapa waktu lalu menu di *363# berubah. Tak ada lagi tu paket murah Rp20.000 yang saya beli. Menu paket internet murahnya menghilang. Ternyata sempat pindah ke *100# namun tak lama berubah lagi. Menunya jadi sama dengan yang di *363# dengan beberapa perubahan. Tak ada lagi bonus 4G dan harga kuotanya naik. Waduh membengkak nih pengeluaran buat beli kuota. Padahal saya paling sulit diminta menghemat pemakaian kuota.

Ternyata untuk pemilik kartu sakti bisa membeli kuota murah di konter yang mengguakan kartu M-kios. Di menu *369# ada pilihan untuk membeli pulsa internet Rp50.000 yang isinya 8GB. Lumayan balik lagi ke yang dulu harganya. Memang tidak ada lagi kuota 4G tapi setidaknya masih hemat harganya buat pengguna kuota boros seperti saya. Paling lama saya menggunakan 8GB sepanjang dua minggu jadi sebulan saya mengalokasikan dana sebesar Rp100.000 untuk kuota internet. Masih murah lah ya! Hehehe…


Ada yang pake kartu sakti di sini?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan